5 Penyakit Terbanyak di Indonesia

0
32 views
scroll.in

Gulalives.co – Secara umum, masyarakat Indonesia belum memiliki kualitas kesehatan yang baik. Dan, banyak faktor yang mempengaruhinya, antara lain yakni pola konsumsi yang tidak sehat, pola hidup berantakan, dan masih banyak lagi. Dan, ada lima penyakit terbanyak di Indonesia, yang tersebar di negara kita, berdasarkan laporan dari BPJS. Apa saja penyakit tersebut? Apa kamu salah satu yang mengalaminya?

Diabetes

Related image
bidanku.com

Diabetes adalah penyakit gangguan metabolik yang menahun atau kronis, akibat pankreas tidak cukup produksi hormon insulin atau tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Diabetes juga disebut sebagai silent killer, karena sering tidak disadari.

Penyakit ini disebabkan oleh berbagai macam hal, yakni mulai dari faktor genetik atau keturunan, berat badan, perilaku sedenter (kurang gerak), usia, tekanan darah tinggi, hingga tingginya kadar kolesterol dan trigliserida.

Jika kondisi diabetes tidak ditangani dengan tepat, maka akan ada berbagai macam komplikasi yang memperparah keadaan. Mulai dari penyakit jantung dan pembuluh darah, kerusakan saraf, kerusakan ginjal, hingga kerusakan saraf kaki.

Gagal Jantung

Related image
1health.id

Gagal jantung merupakan kondisi saat katup jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh dengan benar. Bukan berarti jantung kamu berhenti bekerja secara keseluruhan, melainkan kondisi saat kerja jantung melemah, hingga tidak optimal seperti biasanya.

Gagal jantung sering terjadi pada orang tua, tapi seiring berjalannya waktu, orang dewasa dan muda pun banyak yang mengalami penyakit ini. Karena, siapapun memang bisa mengalaminya, hingga menyebabkan gagal jantung menjadi salah satu penyakit terbanyak di Indonesia.

Tanda-tanda seseorang mengalami gagal jantung adalah sesak napas setelah beraktivitas berat, merasa lebih cepat lelah, pergelangan kaki bengkak, pusing, dan jantung berdegup cepat. Sementara penyebabnya adalah:

  • Penyakit jantung koroner, yakni kondisi ketika pembuluh darah arteri di jantung tersumbat.
  • Tekanan darah tinggi, yakni kondisi yang dapat menambahkan ketegangan pada jantung, sehingga lama-kelamaan menyebabkan gagal jantung.
  • Kardiomiopati, yakni kondisi terganggunya kerja otot jantung.
  • Kondisi seperti anemia, kecanduan alkohol, tiroid yang terlalu aktif, dan kurangnya aktivitas fisik, sehingga seseorang memiliki berat badan berlebih, dan memicu terjadinya gagal jantung.

Baca Juga: Batu Ginjal, Penyakit yang Tidak bisa Disepelekan

Hipertensi

Related image
kompas.com

Hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah salah satu penyakit terbanyak yang diklaim terjadi di segala penjuru pelayanan kesehatan di Indonesia. Hipertensi juga disebut sebagai pembunuh senyap, sebab sering kali hadir tanpa gejala.

Penderitanya tidak menyadari kalau dirinya mengidap hipertensi. Dan, ketika sudah terjadi komplikasi, biasanya orang baru datang ke rumah sakit atau periksa ke dokter. Penyebab hipertensi belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang berisiko memicu hipertensi.

Mulai dari usia, berat badan, kebiasaan minum alkohol dan merokok, aktivitas fisik yang kurang, serta tingginya asupan natrium dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Untuk mencegah terjadinya hipertensi, rutin cek tekanan darah adalah cara yang paling efektif, agar terpantau tekanan darahnya.

Stroke

Related image
google.co.id

Kamu mungkin sudah menebak bahwa stroke termasuk dalam penyakit terbanyak di Indonesia. Stroke sendiri merupakan kondisi terganggunya suplai darah ke otak. Dan, saat hal ini terjadi, otak tidak mendapatkan cukup oksigen dan zat gizi, sehingga sel-sel otak pun mulai mati. Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan stroke, yakni:

  • Berat badan lebih dan obesitas,
  • Usia di atas 55 tahun,
  • Memiliki riwayat keluarga dengan stroke,
  • Gaya hidup yang kurang aktif, serta
  • Sering merokok dan minum alkohol.

Sementara tanda-tanda seseorang mengalami stroke yang harus kamu waspadai adalah:

  • Bicara tidak jelas atau meracau,
  • Sakit kepala,
  • Mati rasa atau tidak bisa menggerakan bagian wajah, lengan, atau kaki terutama di satu sisi tubuh,
  • Masalah penglihatan di satu atau kedua mata, dan
  • Kesulitan berjalan atau menggerakkan kaki.

TBC

Related image
mediskus.com

Selain penyakit metabolik atau penyakit tidak menular di atas, infeksi juga menjadi salah satu penyakit terbanyak di Indonesia. Dan, menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diklaim para pengguna BPJS di berbagai rumah sakit di Indonesia.

Indonesia masih tercatat sebagai salah satu negara dengan beban kasus Tuberkulosis (Tb) yang tinggi. Orang dengan daya tahan tubuh lemah biasanya mudah terjangkit infeksi Tb ini. Tb disebabkan oleh bakteri bernama Mycobacterium tuberculosis, yang paling sering memengaruhi paru-paru.

Bakteri ini bisa menyebar dari orang ke orang lainnya, melalui udara. Ketika orang dengan Tb paru-paru batuk, bersin, dan meludah, kuman Tb akan keluar dalam bentuk partikel air yang sangat kecil (droplet) ke udara.

Maka, seseorang yang menghirup udara tersebut dapat mengalami infeksi Tb. Namun, sebenarnya Tb merupakan penyakit yang dapat disembuhkan dan dapat dicegah. Jadi, menjauhi mereka bukanlah pilihan yang tepat, ya.

LEAVE A REPLY