Hati-hati, 8 Penyakit Kelamin ini Sering Menyerang Wanita!

hellosehat.com

Gulalives.co – Menjaga kebersihan organ intim adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh setiap orang, termasuk wanita. Karena, ada beberapa penyakit kelamin yang sering menyerang wanita. Entah itu jamur, bakteri, hingga parasit, bisa menjadi penyebab utama terjadinya infeksi. Lantas, apa saja jenis penyakit kelamin yang sering menyerang wanita dan harus kamu kenali?

Bartholinitis

Image result for consultation with doctor
dreamstime.com

Bartholintis adalah infeksi yang berada di pinggir salah satu kelenjar bartholin, pada bagian dasar labia, kelenjar yang menghasilkan pelumas saat berhubungan intim. Penyebab penyakit kelamin ini adalah adanya infeksi, gonokokus, atau bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar pengidap, tapi penyakit ini tidak menular saat berhubungan intim. Gejalanya:

  • Demam dan tidak enak badan.
  • Pada Miss V akan terjadi pembengkakan pada kiri atau kanan.
  • Bila diraba akan terasa nyeri.
  • Bila tidak segera diobati akan menjadi kista bartholinitis.

Herpes Genitalis

Related image
slate.com

Penyakit kelamin ini disebabkan oleh virus herpes simplex tipe II dan sebagian kecil oleh tipe I. HSV 1, biasanya akan menyerang badan (pinggang ke atas hingga mulut), dan HSV 2 biasanya menyerang pinggang ke bawah. Gejalanya:

  • Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar di tempat yang akan menjadi luka.
  • Selanjutnya pengidap akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam, dan juga nyeri otot.

Kandidiasis

Related image
centropegaso.it

Kandidiasis adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur yang disebut jamur candida. Jamur ini ada di dalam tubuh, tapi sistem imun yang kuat bisa menolak datangnya penyakit kelamin ini. Jamur ini tidak hanya menyerang Miss V, tapi juga paru-paru, mulut, kulit, saluran kemih, dan lain-lain.

Kanker Serviks

Related image
mdmag.com

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit kelamin yang sering menyerang wanita. WHO mencatat penyakit ini sebagai penyebab kematian wanita tertinggi di dunia. Kanker leher rahim ini disebabkan virus Human Pappiloma Virus (HPV).

Proses infeksinya memakan waktu cukup lama sekitar 10 hingga 20 tahun, dan jarang disadari penderitanya. Penyebabnya adalah gaya hidup yang kurang baik, kurangnya kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan, dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh.

Baca Juga: Ternyata 5 Jenis Kanker Inilah yang Sangat Rentan Menyerang Perempuan

Kencing Nanah

Related image
alghad.com

Kencing nanah atau Gonore adalah infeksi bakteri gonococcus yang dapat menular dari orang ke orang, saat kamu melakukan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi, atau terpapar dengan cairan tubuh mereka. Biasanya, ditemukan pada cairan vagina orang yang terkena infeksi.

Maka itu, gonore juga dapat menular dari ibu ke anaknya. Gejala awal penyakit kelamin ini mungkin sangat ringan, atau tidak begitu jelas, sehingga sering keliru dianggap sebagai infeksi vagina atau infeksi saluran kemih. Gejala gonore yang sering muncul, baik pada pria pun wanita, di antaranya adalah:

  • Saat buang air kecil akan terasa sakit atau perih.
  • Keluarnya cairan kental seperti nanah berwarna kuning atau hijau dari vagina atau penis.
  • Infeksi akan menjalar ke organ panggul wanita jika tidak segera diobati.
  • Bisa menyebabkan perdarahan pada vagina.
  • Sakit pada perut bagian bawah.
  • Demam, dan sakit saat melakukan hubungan seksual.

Keputihan

Related image
ivfnewborn.com

Keputihan adalah cairan putih yang keluar dari Miss V, tapi bukan berupa darah. Keputihan bisa bersifat fisiologis dan patologis. Keputihan fisiologis terjadi menjelang atau setelah menstruasi.

Sedangkan, patologis adalah keputihan yang terjadi akibat infeksi atau bakteri yang berada di sekitar Miss V. Jika tidak diatasi, keputihan bisa menyebabkan peradangan. Maka, jangan sampai dibiarkan berlarut-larut. Segera tanyakan ke dokter untuk mengatasinya.

Klamidia

Related image
dreamstime.com

Kasus klamidia dua kali lipat lebih banyak ditemukan pada wanita ketimbang pria. Klamidia disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama chlamydia trachomatis dan bisa ditularkan melalui hubungan seks.

Parahnya lagi, klamidia bisa ditularkan lewat ibu ke bayinya yang baru lahir. Penyakit kelamin pada wanita ini tidak langsung menimbulkan gejala, melainkan bisa muncul setelah beberapa minggu kamu terkena infeksi pertama kali. Salah satu ciri-ciri klamidia adalah:

  • Keluarnya cairan lewat vagina.
  • Perdarahan berat saat menstruasi.

Sipilis

Related image
rolereboot.org

Sama seperti klamidia, sipilis merupakan salah satu penyakit kelamin pada wanita yang gejalanya tidak terdeteksi. Diperlukan waktu hingga 90 hari bagi wanita untuk benar-benar terserang penyakit sipilis.

Jika terdeteksi lebih awal, sipilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Namun, penyakit sipilis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf, dan organ lainnya, termasuk jantung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here