4 Pengobatan untuk Glaukoma

Gambar Via: ijo.in

Gulalives.co – Glaukoma adalah gangguan penglihatan yang biasanya terjadi pada orang usia lanjut, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi di usia lainnya. Glaukoma disebabkan oleh kerusakan saraf mata akibat tekanan tinggi yang terjadi di dalam bola mata. Maka, mendapatkan pengobatan sedini mungkin sangatlah penting, guna mencegah gangguan penglihatan menjadi semakin parah. Karena, kebutaan akibat glaukoma bersifat permanen. Lantas, apa saja pengobatan untuk glaukoma yang biasanya diberikan oleh dokter?

Related image
healthnewsreview.org

Obat Tetes Mata

Pengobatan untuk glaukoma yang pertama adalah dengan menggunakan obat tetes mata. Tentu bukanlah obat tetes generik yang bisa kamu dapatkan dengan bebas di warung atau apotek, ya.

Obat tetes ini harus didapatkan dengan menebus resep, karena jenis dan dosisnya akan ditentukan oleh dokter, berdasarkan tingkat keparahan kondisi pasien. Namun, obat tetes mata untuk glaukoma yang paling sering diresepkan dokter adalah:

  • Golongan analog prostaglandin, contohnya latanaprost, travoprost, tafluprost, dan bimatoprost. Cara pakainya adalah satu kali sehari di malam hari. Kemanjuran obat ini baru bisa dirasakan dalam 4 minggu setelah memulai pengobatan untuk glaukoma. Salah satu efek samping yang paling sering terjadi adalah warna iris (lingkaran hitam mata) berubah menjadi lebih gelap.
  • Golongan antagonis ß-adrenergik, contohnya timolol dan betaxolol. Obat tetes mata golongan ini biasa digunakan di pagi hari. Betaxolol akan menjadi pilihan dokter untuk pasien yang memiliki gangguan paru-paru.
  • Golongan inhibitor karbonik anhidrase, contohnya dorzolamide dan brinzolamide. Obat golongan ini digunakan tiga kali sehari, dan dapat terus digunakan sebagai terapi jangka panjang. Efek samping yang paling sering terjadi adalah rasa pahit di mulut yang timbul setelah obat diteteskan.
  • Golongan parasimpatomimetik, contohnya pilokarpin. Obat ini biasa digunakan sebagai tambahan pada kasus tekanan bola mata tinggi dalam jangka waktu panjang yang sudah menjalani prosedur laser, tapi target tekanan yang diinginkan belum juga tercapai.

Obat-obatan ini dapat digunakan secara terpisah pun kombinasi.

Obat Minum

Ada dua pilihan pengobatan untuk glaukoma yang diminum, yakni:

  • Golongan inhibitor karbonik anhidrase, contohnya acetazolamide. Obat ini biasanya hanya digunakan untuk terapi singkat serangan glaukoma akut. Namun, pada beberapa kasus, obat ini dapat diberikan dalam jangka waktu panjang pada pasien yang tidak dapat menjalani operasi, tapi obat tetes mata tidak lagi manjur.
  • Golongan hiperosmotik, contohnya glisero. Obat ini bekerja dengan menarik cairan dari bola mata ke dalam pembuluh darah. Pemberian hanya dilakukan pada kasus-kasus akut dan dalam jangka waktu singkat, biasanya hitungan jam.

Namun, risiko efek samping obat minum lebih tinggi daripada obat tetes mata, maka obat minum kurang direkomendasikan sebagai pengobatan untuk glaukoma.

Baca Juga: 7 Makanan Kekinian yang bisa Memicu Diabetes

Operasi

Operasi pengobatan untuk glaukoma biasanya dilakukan pada kasus-kasus yang sudah tidak lagi bisa membaik dengan obat-obatan. Operasi biasanya berlangsung selama 45 sampai 75 menit. Tindakan pembedahan yang biasa dilakukan untuk mengobati glaukoma, antara lain:

  • Trabekulektomi, dilakukan dengan membuat sayatan kecil di bagian putih mata dan juga pembuatan kantong di daerah konjungtiva (bleb). Dengan demikian, kelebihan cairan dapat mengalir melalui sayatan tersebut menuju kantong bleb dan kemudian diserap oleh tubuh.
  • Alat drainase glaukoma, tindakan ini berupa pemasangan implan serupa pipa untuk membantu mengalirkan ekstra cairan dalam bola mata.

Laser

Terdapat dua jenis laser yang dapat dilakukan untuk membantu menguras kelebihan cairan dari bola mata, yakni:

  • Trabekuloplasti yakni tindakan yang biasa dilakukan untuk orang yang memiliki glaukoma sudut terbuka. Laser membantu agar sudut yang menjadi tempat drainase dapat bekerja secara lebih maksimal.
  • Sedangkan iridotomi adalah tindakan yang dilakukan untuk kasus glaukoma sudut tertutup. Iris Anda akan dilubangi dengan menggunakan sinar laser agar ekstra cairan dapat mengalir lebih baik. Namun, hasilnya tidak se-efektif operasi.
Related image
xvivo.net

Maka, pengobatan untuk glaukoma yang terbaik adalah memulai diskusi terlebih dulu dengan dokter untuk mengetahui metode pengobatan apa yang paling tepat untuk kamu. Semangat, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here