Pendapat Wanita non-Muslim saat Pertama Kali Mengenakan Hijab

0
122 views
Gambar Via: youtube.com

Gulalives.co – Bagi para wanita muslim, mengenakan hijab pasti menjadi hal biasa yang menciptakan rasa nyaman dan menumbuhkan cinta pada Allah SWT. Islam menjaga wanita dengan cara memerintahkan Muslimah untuk menutupi auratnya, sehingga para Muslimah berada di titik yang tinggi, sangat dihormati. Namun, bagaimana pendapat non-Muslim saat mereka pertama kali mencoba mengenakan hijab?

Hal ini dilakukan bukan untuk mempermainkan hijab, melainkan untuk mencoba membuka mata dan pikiran mereka dalam memandang Islam umumnya, dan Muslimah mengenakan hijab khususnya. Karena tidak sedikit non-Muslim yang sampai detik ini beranggapan jika hijab adalah cara Islam mengurung serta membuat pemakainya merasa tersiksa.

Padahal, kebenarannya jelas tidak demikian. Maka itu, Talk Islam membuat video berisi tanggapan non-Muslim saat pertama kali mengenakan hijab, agar mereka tahu jika hijab tidak seburuk apa yang mereka pikirkan selama ini.

“Hijab adalah segala hal yang menutupi sesuatu yang dituntut untuk ditutupi atau terlarang untuk menggapainya. Di antara penerapan maknanya, hijab dimaknai dengan as sitr (penutup), yaitu yang mengalangi sesuatu agar tidak bisa terlihat. Demikian juga al bawwab (pintu), disebut sebagai hijab karena menghalangi orang untuk masuk. Asal maknanya, hijab adalah entitas yang menjadi penghalang antara dua entitas lain,” (At Tauqif ‘ala Muhimmat At Ta’arif, 1/136).

Baca Juga: Tips Berhijab Anti Gerah dan Nyaman Sepanjang Hari

Tim Talk Islam mempersiapkan tempat untuk memulai “Try the Hijab” di sebuah kampus. Mereka melakukan hal ini untuk mengetahui bagaimana pendapat wanita Australia tentang pakaian Islami setelah mereka mencobanya sendiri.

Tanggapannya pun beragam dan menginspirasi. Percobaan ini dilakukan oleh Asosiasi Mahasiswa Muslim Universitas Macquarie (MUMSA) sebagai bagian dari Pekan Kesadaran Islam 2014. Dan saat ditanya bagaimana rasanya pertama kali mengenakan hijab, jawaban mereka pun beragam.

“Di luar dugaan, nyaman dipakai. Sekarang seperti saya tidak perlu khawatir terhadap rambut saya. Rasanya menyenangkan bisa memakai sesuatu yang semestinya kamu pakai. Seperti menentramkan pemahaman saya yang sempit (tentang hijab) selama ini. Seperti membantah pemikiran saya (sebelumnya) yang sempit tentang hijab. Dengan memakainya, saya merasa wajah saya kini lebih menjadi pusat perhatian, tapi seperti tidak ada lagi yang harus disembunyikan. Bahkan, seperti lebih memberikan kebebasan pada sesuatu yang tersembunyi, seperti rambut dan yang lainnya,” jelas salah seorang wanita.

“Pengalaman saya hari ini sangatlah positif, Memberi saya pemahaman tentang Islam, bagaimana wanita Muslim menggunakan hijab di Australia. Dan saya juga belajar apa arti (hijab) yang sebenarnya, yang mana sebelumnya tidak saya tahu sampai hari ini. Saya punya beberapa teman yang saya tahu mereka tidak akan mengenali saya karena terlihat berbeda. Tapi yaa, ada sedikit keanehan. Sekarang saya lebih memahami arti pilihan itu (memakai hijab) sebagai wanita Muslim. Hijab adalah wujud dan keyakinan mereka yang sebenarnya,” tutur Emma.

“Wanita bisa mengubah dunia, dan kamu punya kelompok ini, kelompok wanita yang luar biasa di sini. Dan kami bisa mendukungmu dengan cara apa pun, untuk membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik. (Memakai hijab) itu membutuhkan seluruh bentuk cinta, kecantikan, dan tindakan positif. Dan saya merasa energi yang besar itu di sini, dan ini sungguh indah,” ucap Joanne.

“Baiklah, ini merupakan pengalaman yang sangat menarik. Ini adalah pertama kalinya saya mencoba (mengenakan) hijab. (Hijab) ini bukanlah paksaan seperti apa yang saya pikirkan (selama ini). (Memakai hijab) ini lebih nyaman dari yang saya kira,” kata Marie tentang penilainnya terhadap hijab.

“Jadi ini adalah pertama kalinya saya ingin sekali mencobanya (memakai hijab). Kau akan tahu rasanya setelah memakainya. Rasanya nyaman, saya tidak merasa adanya perbedaan,” ungkap wanita lainnya.

“Sejujurnya saya benar-benar menyukainya. Saya menyukai kenyataan bahwa orang-orang tidak bisa melihat seperti apa rambut dan wajah saya. Dan ini (memakai hijab) seperti bersuara tanpa perlu khawatir untuk dinilai bagaimana penampilan saya. Mungkin bertemu seseorang dan bertanya alasan mereka atas ketertarikannya (terhadap hijab) itu lebih baik, daripada langsung menghakiminya,” jelas seorang wanita yang mengenakan hijab lengkap dengan niqab.

Berikut videonya yang diunggah kembali oleh akun Instagram Cordova Media:

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cordova Media (@cordova.media) on

 

Jika mereka nyaman dengan hijab, bagaimana dengan kita yang terlahir sebagai Muslim, tapi belum juga yakin untuk mengenakannya? Bukan menjadi baik dulu baru berhiijab, tapi yakinlah untuk berhijab, insya Allah kamu akan dengan sendirinya menjadi pribadi yang lebih baik. Asal, niatnya karena Allah.

LEAVE A REPLY