10 Hal yang Menjadi Prioritas Pasca Gempa dan Tsunami Sulteng

0
5 views
wmot.org

Gulalives.co – Rangkaian gempa bumi dengan kekuatan 7,4 SR mengguncang Sulawesi Tengah dan menimbulkan tsunami di perairan Palu dan sekitarnya, Jumat 28 September 2018 lalu. Berbagai bangunan rusak parah, seperti rumah warga, pusat perbelanjaan, hotel, rumah sakit, sekolah, dan bangunan lainnya. Banyak dari bangunan tersebut yang ambruk sebagian atau seluruhnya, dan tersapu gelombang. Sebagai upaya pemulihan pasca gempa dan tsunami, berikut rincian hal yang menjadi prioritas:

Related image
theaustralian.com

Melanjutkan Evakuasi

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, pihaknya membutuhkan banyak alat berat untuk proses evakuasi dan pencarian tersebut. Sebab, banyak korban yang diduga tertimpa reruntuhan bangunan, material longsor, dan tertimbun lumpur yang masih perlu untuk dievakuasi.

Pengkategorian korban berdasarkan tingkat luka yang dialami. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kesempatan bertahan paling tinggi dan paling banyak bagi para korban. Jika kamu mendapati diri setelah terjadi gempa pun tsunami, yang pertama harus kamu lakukan adalah tetap tenang dan melihat situasi. Cek kondisi tubuh dan keadaan sekitar.

Apabila kamu kedapatan berada di antara puing-puing atau dalam ruangan tertutup, pastikan kamu memperhatikan dan menutup mulut serta saluran pernapasan untuk menghindari banyaknya benda asing yang masuk ke dalam paru-paru.

Kemudian, lihat adakah luka yang mengakibatkan pendarahan. Jika itu terjadi, lakukan penekanan pada luka untuk menjaga sirkulasi darah. Lakukan hal ini juga untuk orang yang ada di dekat kamu, siapapun itu.

Baca Juga: Terenyuh Gempa dan Tsunami di Palu, Liverpool Sumbangkan Kostum Pemain

Setelah bencana seperti gempa, semua luka terbuka harus dianggap terkontaminasi dan tidak boleh langsung ditutup. Jaringan yang mati dan banyaknya benda asing yang menempel harus disterilkan terlebih dahulu oleh pihak medis. Begitu pula dengan prosedur pertolongan lanjutan, yang hanya boleh dilakukan oleh pihak medis dan tim penolong.

Jika disekitar kamu terdapat orang yang mengalami cedera serius, jangan pindahkan posisi mereka kecuali dalam keadaan yang benar-benar perlu. Jangan tutup luka mereka, dan yang terpenting jaga kondisi tubuh agar tetap hangat sampai bantuan datang.

Korban dengan luka terbuka harus menerima perawatan tetanus profilaksis sesuai dengan petunjuk WHO, dan perawatan bedah di fasilitas kesehatan terdekat, seperti rumah sakit. Pemindahan korban pun harus dilakukan oleh pihak yang berwenang.

Sebab, jika tidak dikelola dengan benar, cedera yang dialami akan memiliki kemungkinan fungsional, dan kecacatan jangka panjang. Contoh, cedera medulla spinalis, serta fraktur yang mengembangkan komplikasi (infeksi atau cedera ekstrem yang membutuhkan amputasi).

Baca Juga: Menghadapi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Kondisi tersebut harus segera dirujuk ke rumah sakit khusus atau tersier yang dapat menangani kasus-kasus seperti itu. Fasilitas kesehatan yang bersangkutan harus dilengkapi dengan alat bantu mobilitas dan dukungan fisioterapi. Penilaian dan rujukan ini perlu dilakukan di seluruh spektrum fasilitas kesehatan yang menangani korban terluka.

Pemakaman Jenazah

Sutopo juga mengatakan, harus segera dilakukan pemakaman massal, karena tiga hari pasca gempa, korban meninggal dunia sudah mengeluarkan bau. Kantong jenazah untuk menampung dan membawa para jenazah dubutuhkan persediaan lebih.

Pemulihan Jaringan Listrik

Saat ini jaringan listrik di Kota Palu sudah hampir pulih seutuhnya. Setelah sebelumnya 216 personil PLN diterjunkan untuk memperbaiki gardu induk dan jaringan listrik. Padamnya listrik PLN, membuat lokasi menjadi gelap gulita dan juga menghambat sejumlah pekerjaan di malam hari.

Maka, penerangan dapat membantu mereka untuk lebih mudah bergerak cepat. Alat penerangan seperti senter, genset sebagai sumber listrik menjadi alat tambahan.

Terputusnya aliran listrik membuat jaringan komunikasi juga menjadi terhambat. Maka, perbaikan listrik dan telekomunikasi diperlukan, agar koneksi menjadi lebih baik untuk berkoordinasi antar daerah dengan lancar.

Pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM)

Pengadaan BBM juga menjadi prioritas, terutama untuk genset rumah sakit dan operator seluler. Penyebarannya masih terus diupayakan, dengan adanya penjagaan dari pihak berwajib, agar tidak ada penghentian berarti di tengah perjalanan menuju lokasi tujuan.

Distribusi Logistik dan Makanan

Bantuan logistik juga terus berdatangan, baik dari jalur udara, darat, dan laut. Memang tidak mudah, karena banyak jalur yang terputus akibat bencana ini, tapi upaya masih terus dilakukan untuk menjangkau hingga ke tempat yang sampai saat ini masih sulit dijangkau. Selain itu, berikut kebutuhan para korban bencana alam yang wajib dipenuhi, antara lain:

Pakaian

Meskipun bencana, mengganti pakaian merupakan hal yang wajib untuk menjaga kebersihan tubuh dari bakteri. Baik itu dewasa, anak-anak hingga balita, masih membutuhkan bantuan ini.

Obat-obatan dan Alat Medis

Bantuan medis yang terbatas, dan banyaknya korban, membuat persediaan obat-obatan juga diperlukan lebih banyak lagi. Begitu pula dengan tenaga medis, karena mereka juga manusia, bukan robot, maka tetap dibutuhkan tenaga medis tambahan.

Bahan Pokok

Tersapu oleh tsunami menyebabkan tidak adanya bahan pokok seperti makanan dan minuman yang tersisa. Kebutuhan pokok inilah yang diperlukan oleh masyarakat pasca bencana untuk bertahan hidup.

Perlengkapan Tidur

Mereka juga masih membutuhkan perlengkapan tidur seperti bantal, guling, selimut, ataupun sarung sebagai pelengkap tidur. Dan, sebagai alas tidur, mereka butuh tikar atau matras yang bisa dijadikan tempat para korban merebahkan tubuhnya.

Kebutuhan Bayi

Related image
ndtv.com

Jangan lupa, perhatikan hal rinci, yakni kebutuhan bayi, makanan hingga popok. Karena, kenyamanan bayi adalah prioritas bagi orangtuanya. Terlebih ada beberapa korban yang melahirkan di tempat pengungsian. Maka, mereka sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhannya.

LEAVE A REPLY