Pembesaran Kelenjar Getah Bening, Hati-Hati !

0
60 views
www.gulalives.co

Gulalives.com, JAKARTA – Tahukah anda berapa jumlah kelenjar getah bening yang ada di dalam tubuh kita? Ternyata jumlahnya banyak sekali. Hampir 600 kelenjar getah bening yang menyebar dan ada di dalam tubuh manusia. Walaupun hanya sebesar kacang tanah, kelenjar ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh manusia karena fungsinya yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dalam menghadapi penyakit.

Dari sekitar 600 kelenjar getah bening, tidak semuanya dapat mudah kita raba. Rahang bawah, ketiak dan dibawah dagu adalah area yang mudah bagi kita untuk melakukan perabaan terhadap kelenjar ini. Kelenjar ini merupakan tempat berkumpulnya sel darah putih, yang merupakan benteng utama pertahanan tubuh dalam menghadapi infeksi.

Pentingnya kita memperhatikan kelenjar ini karena jika ada pembengkakan maka otomatis dapat disimpulkan bahwa tubuh kita sedang mengalami proses peradangan, namun bisa juga mengarah kepada penyakit autoimun seperti rheumatoid artritis atau juga mengarah kepada keganasan (kanker).

Pembesaran kelenjar getah bening (KGB) yang diakibatkan oleh infeksi akan dengan sendirinya kembali kedalam ukuran normal jika infeksinya sudah sembuh. Namun jika ada rasa sakit saat penekanan, demam yang tidak kunjung reda, bengkak yang terjadi saat kondisi prima, dan adanya penurunan berat badan yang tanpa sebab maka dapat disimpulkan anda sedang mengalami penyakit yang tidak dapat dianggap ringan.

Selain perabaan, untuk mendiagnosa dengan pasti adanya pembesaran KGB maka dapat dilakukan dengan pemeriksaan X-Ray dan Juga CT-Scan. Sedangkan biopsi akan dilakukan jika diagnosa pembesaran KGB masih sulit setelah melalui pemeriksaan penunjang yang tidak invasif.

Untuk pengobatan pembesaran kelenjar getah bening ini sangat berhubungan dengan berhasilnya kita melakukan eradikasi kondisi penyebabnya. Semisal untuk infeksi bakteri, maka dapat diberikan antibiotik yang sesuai dengan penyebab infeksi dan juga istirahat yang cukup. Sedangkan jika infeksi dikarenakan oleh virus maka pasien diharapkan makan dan minum yang bergizi, istirahat dan mengkonsumsi obat-obat anti virus yang diresepkan oleh dokter.

Beda halnya jika penyebab pembengkakan adalah adanya gangguan sistem kekebalan tubuh, maka pengobatan yang dilakukan akan fokus pada kondisi awal yang mendasarinya. Sedangkan untuk kanker maka harus diterapi sesuai dengan penanganan jenis kankernya melalui radiasi, kemoterapi hingga tindakan operasi. – HZ

LEAVE A REPLY