Ini Olahraga yang Aman untuk Kamu, Pasca Operasi Caesar!

0
48 views
babygaga.com

Gulalives.co – Setelah melahirkan, banyak wanita yang ingin segera kembali olahraga demi bisa mengembalikan bentuk tubuh seperti semula. Karena selama masa kehamilan, sebagian besar ibu mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Namun, bagaimana jika kamu melahirkan dengan cara Caesar? Tak perlu khawatir, kamu hanya perlu tahu, apa olahraga yang aman pasca operasi caesar.

Image result for swimming
hindustantimes.com

Pasca operasi caesar, tubuh wanita membutuhkan waktu istirahat setidaknya 1,5 hingga 2 bulan. Artinya, selama jangka waktu tersebut ibu tidak boleh melakukan aktivitas yang terlalu berat. Nanti, jika sudah lewat 2 bulan, ibu bisa kembali mulai beraktivitas secara bertahap. Terpenting adalah memperhatikan kemampuan dan kondisi tubuh sendiri.

Jika ingin mulai kembali olahraga pasca operasi caesar, cobalah untuk melakukan jenis latihan yang sederhana terlebih dahulu. Jenis olahraga yang tidak banyak melibatkan gerakan terlalu rumit, bisa kamu jadikan pilihan. Misalnya, jalan santai setidaknya 5 hingga 10 menit dalam satu hari. Setelah itu, baru kamu bisa mulai meningkatkan durasi dan intensitasnya secara perlahan.

Selain jalan santai, pasca operasi caesar kamu juga bisa mencoba untuk melakukan olahraga renang dan bersepeda. Namun, perlu kamu ingat, pastikan untuk selalu konsultasi terlebih dulu dengan dokter, sebelum memutuskan segala sesuatu.

Baca Juga: Dampak yang Terjadi pada Janin Jika Ibu Hamil Menangis

Agar kamu tahu, apakah fisikmu sudah bisa digunakan secara normal dan sudah cukup sehat untuk berolahraga atau belum. Segala pertimbangan, terutama yang terkait dengan kondisi kesehatan ini, bertujuan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi pada seseorang pasca operasi caesar.

Tapi tak perlu khawatir berlebih, biasanya kondisi tubuh akan berlangsung membaik dan memungkinkan ibu untuk kembali aktif. Selama 4 hingga 6 bulan pasca operasi caesar, sudah cukup untuk mempersiapkan tubuh agar bisa kembali berolahraga. Termasuk olahraga yang dilakukan untuk mengencangkan bagian perut, ya.

Peregangan

Untuk meredakan ketegangan dan mengembalikan fleksibilitas, kamu bisa mencoba melakukan gerakan peregangan setidaknya 10 kali sehari, dengan cara:

  • Setiap setengah jam, tarik 2 hingga 3 kali napas yang panjang dan dalam. Untuk membantu melatih pernapasan, yang dibutuhkan saat beraktivitas nanti.
  • Duduk tegak dan putar bahu 20 kali ke depan dan ke belakang. Ini dapat dilakukan setiap jam sekali untuk meregangkan persendian, sehingga tubuh terasa lebih rileks.
  • Kamu juga bisa melakukan peregangan ringan ini sembari berdiri dan bersandar pada tembok. Kemudian rentangkan dan naikkan kedua tangan perlahan ke atas kepala hingga otot perut terasa tertarik.
  • Tahan 5 detik, kemudian lemaskan, ulangi hingga 5 sampai 10 kali untuk meningkatkan kelenturan di sekitar area bekas jahitan.

Pernapasan Perut

Latihan ini dapat dilakukan di tempat tidur atau di depan TV. Caranya:

  • Berbaringlah telentang di atas sofa atau tempat tidur. Lemaskan tubuh, letakkan tangan pada perut. Tarik napas melalui hidung, dan rasakan perut mengembang dengan tangan. Lepaskan napas melalui mulut, kempiskan perut. Tahan selama 3 detik.
  • Ulangi gerakan di atas 5 hingga 10 kali, tiga kali sehari.
  • Latihan ini bersifat ringan, dan baik untuk relaksasi, juga dapat membantu melatih otot-otot perut.

Kegel

Senam kegel adalah latihan untuk mengaktifkan dan mengencangkan dasar panggul, juga membantu kamu mengontrol urine pascabersalin. Caranya:

  • Duduk di tepi kursi, dengan kaki menapak pada lantai, lalu kencangkan otot dasar panggul seperti sedang ingin menahan buang air kecil.
  • Tahan selama mungkin, dimulai dari 5 detik, kemudian setelah terbiasa, durasi bisa ditingkatkan hingga 10 detik, sesuai kemampuan.
  • Iringi dengan mengambil napas panjang dan dalam.
  • Coba melakukan gerakan ini sambil berdiri pun berbaring menyamping.
  • Ulangi 8 hingga 12 kali, dengan jeda 2 menit.

Peregangan Kaki

  • Berbaring telentang, dengan lutut ditekuk, dan telapak kaki menapak.
  • Tempatkan handuk atau kenakan kaos kaki agar kaki dapat bergerak lebih mudah di atas lantai atau alas baring.
  • Tarik napas, kemudian buang.
  • Saat membuang napas, tarik dan kencangkan otot perut ke dalam, tapi pertahankan posisi punggung tetap lurus.
  • Perlahan luruskan kaki menjauh dari tubuh hingga terentang sepenuhnya. Kemudian kembali ke posisi semula.
  • Ulangi bergantian 10 kali pada tiap kaki.
  • Lakukan latihan ini 1 set dalam sehari.
  • Latihan ini membantu melatih otot perut, dan disarankan hanya dilakukan jika nyeri pasca operasi caesar telah berkurang secara signifikan.

Squat Dinding

  • Berdiri agak dekat dari dinding.
  • Perlahan sandarkan punggung pada dinding dengan lutut ditekuk sehingga tubuh berada pada posisi menyerupai duduk sambil bersandar pada dinding.
  • Pastikan lutut dan paha membentuk sudut 90 derajat.
  • Tarik napas dalam-dalam, kemudian tarik perut ke arah dinding saat mengembuskan napas.
  • Pada posisi ini, kamu juga bisa mempraktikkan gerakan Kegel.
  • Tahan selama 1 menit. Ulangi 5 kali.
  • Jenis latihan ini baik untuk melatih berbagai otot tubuh seperti otot-otot dasar panggul, paha, betis, hingga punggung bawah.

Namun, sebelum melakukan olahraga pasca operasi caesar, kamu juga harus perhatikan tips berikut ini:

Related image
activebirthcentre.com
  • Konsultasikan dengan dokter, apakah olahraga yang akan kamu pilih cukup aman.
  • Sebaiknya untuk memulai olahraga, selalu lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan sesudah berolahraga.
  • Jangan sampai kamu mengalami lelah dan dehidrasi berlebihan. Berhentilah bila timbul rasa pusing dan nyeri di luka bekas operasi.
  • Jika selesai berolahraga dan ada terasa nyeri di sekitar bekas jahitan segera konsultasi ke dokter.

Itulah saran olahraga yang aman pasca operasi caesar.

LEAVE A REPLY