Padatnya Pengunjung Toko Emas, Sebelas Dua Belas Seperti di Jalur Mudik

0
216 views
Aktivitas jual beli perhiasan emas di toko emas Sumatera, ITC Depok (Foto:Nunung Dwi/Gulalives)

Gulalives.com, DEPOK – Menjelang Lebaran ini, bukan jalur mudik aja lho yang padat merayap. Toko emas pun juga dijubeli para pembeli. Seperti pantauan Gulalives hari Senin (13/7) kemarin di pusat perbelanjaan ITC Depok, Jawa Barat. Warga Depok dan sekitarnya, yang sebagian besar adalah ibu-ibu, asyik mencoba dan berburu perhiasan emas.

Di tengah kesibukan melayani pembeli, Debby, salah satu karyawan toko emas Sumatera kepada Gulalives menuturkan momen Lebaran memang sudah lazim kalau tokonya diserbu ibu-ibu yang ingin mempercantik penampilan di Hari Raya Idul Fitri.

“Kebanyakan memang membeli perhiasan untuk bergaya. Setelah Lebaran, biasanya ada yang menjual lagi perhiasannya. Beda dengan mereka yang memang berniat menabung,” kata Debby.

Debby menambahkan, momen Lebaran adalah masa para pegawai memperoleh THR. Hal tersebut yang dinilainya menjadi faktor kuat para ibu-ibu tersebut untuk berbelanja emas.

“Bersyukur dengan momen menjelang Lebaran ini, toko jadi lebih ramai dibanding hari-hari biasa,” sambungnya.

Kendati tokonya ramai pengunjung, Debby mengungkapkan penjualan tahun kemarin dinilai lebih bagus dibanding tahun ini.

“Bagusan tahun lalu ya, karena harga emas lebih murah. Mungkin karena Lebaran tahun ini berdekatan dengan masuknya anak sekolah, jadi para orang tua bersiap juga untuk kebutuhan anak,” urainya.

Ditambahkan Lisa dari toko emas Sumatera, untuk harga perhiasan dengan kadar emas sebesar 70% dijual Rp385 ribu/gram. “Pastinya ada yang menawar, kami turunkan sedikit,” ungkapnya.

Kebanyakan pembeli mencari perhiasan seperti cincin, kalung, gelang dengan model baru.

Perhiasan emas
Perhiasan emas (Foto: Gulalives)

“Kalau cincin memang rata-rata pembeli suka yang ada bebatuannya. Mereka yang sudah menjadi pelanggan toko kami lumayan banyak yang membeli perhiasan seberat 5 gram ke atas, yang kisaran harganya Rp2 juta-an,” lanjut Lisa.

LEAVE A REPLY