Tahu kah Anda? Pacaran Lama Belum Tentu Menuntun Anda ke Jenjang Pernikahan!

gambar via: fromt2b.com

GULALIVES.com, Depok- Anda telah berpacaran lama dengan pasangan Anda. Dari segi umur dan pekerjaan sudah sama-sama mapan. Kedua keluarga pun sudah saling kenal. Sepertinya sudah tidak ada lagi alasan bagi Anda dan pasangan menunda-nunda untuk menikah. Namun, tahukah Anda pacaran lama tidak menjamin Anda dan pasangan berakhir di pelaminan? Ketahuilah tanda-tanda ketika hubungan Anda berujung buntu.

  1. Komunikasi Berkurang Drastis

Hand phone mulai sepi pesan manis darinya. Gambar via: localtextmarketers.com
Hand phone mulai sepi pesan manis darinya. Gambar via: localtextmarketers.com

Kesibukan pasti menjadi alasan utama mengapa komunikasi berkurang. Handphone yang tadinya ramai dengan sms manisnya kini terasa sepi. Anda sendiri juga sepertinya tidak keberatan dengan komunikasi yang makin hari berkurang. Padahal, komunikasi yang baik merupakan salah satu kunci utama menjaga hubungan. Jika Anda sudah tidak peduli dengan kurangnya komunikasi antara Anda dan pasangan, lebih baik berpikir ulang mau dibawa kemana hubungan Anda ini.

  1. Bertengkar Soal Hal-hal Kecil

gambar via: www.self.com
Gambar via: www.self.com

Anda dan pasangan yang telah berpacaran lama pasti telah banyak berkompromi akan banyak hal. Seperti soal tempat makan, film apa yang akan ditonton pada akhir minggu atau siapa yang membayar kencan kali ini. Namun tiba-tiba Anda jadi sering bertengkah soal hal-hal kecil yang dahulu tidak pernah kalian permasalahkan. Ketahuilah, hal itu membuktikan bahwa kalian sudah mulai lelah untuk saling berkompromi.

  1. Menghindar Ketika Diajak Bicara Soal Masa Depan

gambar via: family.lovetoknow.com
Gambar via: family.lovetoknow.com

Teman-teman di sekitar Anda sudah menikah, tentu ada dorongan untuk Anda agar cepat melangkah ke jenjang pernikahan bersama pasangan. Anda akan mulai sering membicarakan soal pernikahan dan masa depan kalian berdua. Tetapi dia terus menghindar atau hanya menanggapinya dengan malas-malasan. Jika iya, ini pertanda bahwa Anda mungkin tidak lagi menjadi bagian dari masa depan yang dia rencanakan.

  1. Berhenti Mengajak Anda ke Acara Keluarganya

gambar via: blog.asha.org
Gambar via: blog.asha.org

Anda pasti telah mengalami fase dimana pasangan sering mengajak Anda ke acara keluarganya. Pada awal pacaran, hal ini menandakan keseriusannya dengan cara memperkenalkan Anda ke keluarganya. Lamban laun, Dia tidak pernah mengajak Anda ke acara keluarganya. Contohnya; Dia tidak mengajak Anda ke acara arisan tahunan yang biasa diadakan setahun sekali. Secara halus pasangan mengisyaratkan bahwa Anda tidak akan menjadi bagian dari keluarga besarnya.

  1. Dia Mulai Lupa Dengan Kebiasaan Anda

Sering lupa kebiasan-kebiasaan Anda tanda Dia mulai tidak perhatian. gambar via: www.lifehack.org
Sering lupa kebiasan-kebiasaan Anda tanda Dia mulai tidak perhatian. Gambar via: www.lifehack.org

Contoh jika Anda seseorang yang tepat waktu, Anda benci saat orang lain datang terlambat dari jam yang sudah ditentukan. Jelas pasangan Anda yang telah berpacaran lama pasti hafal dengan kebiasaan ini. Tiba-tiba malah Dia yang jadi sering datang terlambat. Contoh lain seperti bagaimana jika dia mulai lupa racikan bakso kuah favorit Anda atau makanan apa yang biasa Anda makan saat sedang PMS. Lamban laun Anda merasa Dia baru berkenalan dengan Anda. Ini pertanda bahwa pasangan Anda sudah tidak memperhatikan Anda lagi.

  1. Lebih Nyaman Sendiri

Gambar via: plus.google.com
Gambar via: plus.google.com

Ada masa di mana Anda merasa keberadaannya di sisi Anda membuat Anda tenang. Seperti ada yang tidak lengkap bila Anda tidak pergi ke suatu tempat bila tidak bersamanya. Atau bagaimana Anda mempermasalahkan jarak di antara kalian. Perlahan rasa cemas tak beralasan itu lenyap. Anda merasa baik-baik saja jika memang harus pergi tanpa ditemani pasangan . Bahkan Anda lebih nyaman sendiri daripada bersamanya justru berujung pertengkaran. Tanpa Anda sadari kini Anda sudah terbiasa tanpa Dia. Maka bersiaplah, cepat atau lambat Anda akan lebih memilih untuk sendiri.

Wajar jika Anda yakin Anda akan menikah dengan orang yang paling lama Anda pacari. Sebelum Anda sadari, telah lama timbul keraguan saat pasangan mulai berhenti menunjukan keseriusannya dengan Anda. Tidak heran Anda ragu untuk mengakhiri hubungan yang Anda jalin setelah sekian lamanya. Ada beberapa ketakutan seperti tidak akan menemukan orang yang lebih baik dari pasangan Anda yang sekarang atau Anda takut menyesal bila melewatkannya.

Anda harus tetap berfikir jernih. Pernikahan adalah soal bagaimana Anda menemukan orang yang paling baik dari yang terbaik. Di mana tidak ada keraguan bagi Anda untuk menghabiskan sisa hidup bersamanya. Jika Anda telah menyadari hubungan Anda dan pasangan saat ini sudah memasuki jalan buntu, putus hubungan menjadi jawaban yang paling tepat. Sudah cukup Anda menghabiskan waktu dengan yang salah, dan mulailah memperbaiki diri untuk menemukan “The Right One”. (AH)

 

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY