Ilmuwan Temukan Terobosan Pengobatan Kanker Payudara

0
32 views
Terapi kanker payudara
source : www.shutterstock.com
source : www.shutterstock.com

Gulalives.com, JAKARTA – Tingkat kematian yang diakibatkan oleh kanker payudara pada perempuan masih berada pada level yang mengkhawatirkan. Pemicu utamanya karena umumnya kaum perempuan terlambat menyadari dirinya terkena kanker payudara, hingga sudah mencapai stadium lanjut dan menyebar ke organ lain.

Namun, misteri kanker payudara, perlahan namun pasti mulai terkuak. Adalah peneliti dari Inggris dan Denmark yang berhasil menemukan protein yang mendorong kanker payudara menyebar ke tulang. Ini sebuah temuan yang menjanjikan karena bisa membuka jalan bagi pengobatan untuk menghentikan perkembangan penyakit.

Kanker payudara adalah kanker paling umum di kalangan wanita Amerika Serikat setelah kanker kulit. Tahun ini, diperkirakan bahwa lebih dari 231.000 kasus baru kanker payudara invasif akan didiagnosis di negara Paman Sam.

Ketika sel-sel kanker menyebar dari tumor payudara (yang menjadi tempat utama), ke bagian lain dari tubuh, ini dikenal sebagai metastasis atau kanker payudara sekunder. Paling umum, sel-sel kanker payudara menyebar ke tulang, tercatat mencakup sekitar 85 persen dari semua kanker payudara sekunder.

source : www.shutterstock.com
source : www.shutterstock.com

 

Dalam studi terbaru yang telah diterbitkan di jurnal Nature, pemimpin studi Dr Alison Gartland, dari University of Sheffield di Inggris, dan rekannya menemukan bahwa protein yang disebut lysul oxidase (LOX) berperan mendorong penyebaran sel kanker payudara ke tulang.

Tim mengatakan, temuan terkait cara untuk memblokir aktivitas LOX dapat menuntun pada  cara-cara baru untuk mencegah jenis kanker sekunder pada pasien dengan kanker payudara.

“Ini adalah kemajuan penting dalam memerangi metastasis kanker payudara dan temuan ini bisa mengarah pada pengobatan baru untuk menghentikan tumor payudara sekunder tumbuh di tulang, meningkatkan kemungkinan bertahan hidup pada ribuan pasien,” kata Dr Gartland.

Untuk mencapai temuan mereka, Dr. Gartland dan rekan-rekannya menggunakan spektrometri massa untuk menganalisis sekresi protein tumor antara pasien dengan kanker payudara reseptor estrogen negatif (ER).

Peneliti menemukan bahwa ketika sel-sel kanker payudara kekurangan oksigen, mereka merilis LOX dalam jumlah tinggi. Protein ini membuat lubang di tulang pasien kanker payudara sebagai cara mempersiapkan untuk kedatangan sel kanker.

“Kami menunjukkan bahwa lesi ini selanjutnya menyediakan fondasi bagi sirkulasi sel tumor untuk ‘menjajah’ dan membentuk penyebaran ke tulang,” jelas penulis.

source : www.shutterstock.com
source : www.shutterstock.com

 

Di bagian lain dari studi ini, tim peneliti menemukan bahwa memperkenalkan LOX ke tikus yang bebas tumor juga menyebabkan kerusakan tulang. Namun, mereka menemukan sebuah obat yang sudah ada, disebut bifosfonat, yang digunakan untuk mengobati penyakit tulang seperti osteoporosis, mencegah kerusakan pada tikus tersebut.

Dengan demikian, penulis menekankan bahwa pemberian perawatan yang mirip dengan pasien dengan kanker payudara bisa menghentikan penyakit menyebar ke tulang.

Mengomentari temuan ini, Dr Janine Erler, dari University of Copenhagen di Denmark, yang juga terlibat dalam penelitian ini mengatakan, setelah kanker menyebar ke tulang sangat sulit untuk diobati.

“Penelitian kami telah menemukan bagaimana sel kanker payudara menyebar ke tulang, sehingga bisa dipersiapkan cara ‘menyambut’ kedatangan mereka. Jika kita mampu memblokir proses ini dan menerjemahkan karya ini ke klinis, kita bisa menghentikan kanker payudara di jalurnya sehingga memperpanjang hidup pasien,” ujarnya.

Para peneliti mengatakan langkah berikutnya adalah untuk menentukan bagaimana LOX berinteraksi dengan sel-sel tulang untuk mendorong metastasis kanker, yang akan membawa kita lebih dekat untuk menemukan obat yang dapat menghentikan proses. “Ini juga bisa memiliki implikasi untuk bagaimana kita mengobati penyakit tulang lainnya juga,” tandas Dr Gartland.

 

LEAVE A REPLY