Nurul Azka, Muslimah yang Menyampaikan Dakwah Melalui Komedi

Gambar Via: muslimahdaily.com

Gulalives.co – Siapa yang tidak suka komedi? Rasanya setiap orang memiliki selera humornya masing-masing, ya? Komedi bisa membawa banyak hal baik dalam kehidupan, tapi akan menjadi bumerang jika melewati batas norma-norma kehidupan, terlebih agama. Maka, menjadi angin segar saat seorang muslimah bernama Nurul Azka atau yang dikenal sebagai Nunuzoo, memilih komedi sebagai pijakannya untuk berdakwah.

Related image
Gambar Via: nursaidr.com

Komedi yang dibawakan dengan tingkah lucu dapat meminimalisir pro dan kontra. Meskipun tetap, kita tidak bisa membuat semua orang menyukai kita. Tapi yang dilakukan oleh Nunuzoo, selebgram penyaji konten komedi dakwah ini bisa dibilang cerdik. Dimulai dengan menyebarnya video berjudul ‘Ruginya Pacaran’ di media sosial, mahasiswi salah satu Universitas Negeri ini mulai banyak dikenal masyarakat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Nurul Azka (@nunuzoo) on

Perjalanannya tidak singkat, Nunuzoo sudah mulai menggeluti bidang movie maker sejak masih duduk di bangku SMA. Sedangkan untuk bidang dakwah komedi, ia mengaku baru memulainya saat masuk dunia perkuliahan.

“Saya mulai menggeluti bidang dakwah komedi itu saat semester satu di bangku kuliah. Saat masih SMA, saya baru mulai dengan komedo saja, eh komedi saja maksudnya, hehehehe,” ujarnya bercanda.

Gebrakan yang ia buat ini dari yang sekadar menjadi creator video komedi, menjadi creator dakwah komedi. Lantas, dari mana ia mendapat inspirasi? Nunu mengaku mendapatkannya dari salah satu Youtuber terkenal, yakni Raditya Dika.

“Awal mula saya beralih menjadi creatornya dakwah video itu karena saya teringat sama pesannya Bang Raditya Dika yang bilang kita itu harus jadi orang yang berani beda. Karena orang yang berani beda itu justru akan semakin menarik,” ungkapnya.

“Akhirnya, Bismillah saya bertekad untuk mengambil dakwah komedi sebagai tema konten saya, karena saat itu juga belum banyak creator video yang mengangkat dakwah,” lanjut Nunu.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Nurul Azka (@nunuzoo) on

Gadis yang bercita-cita menjadi seorang sutradara ini juga mengatakan jika tujuan lain dari konsistensinya dalam membuat video dakwah komedi adalah untuk mengajak para remaja agar berani menyampaikan pesan kebaikan dan dakwah dengan cara yang lebih kekinian, agar bisa dengan mudah diterima semua kalangan.

“Untuk sasaran konten aku sendiri adalah dari kalangan remaja, karena itulah saya menyelipkan pesan dakwah melaui video komedi, supaya bisa lebih disukai dan mudah dipahami. Saya juga bertujuan untuk memberitahukan kepada remaja bahwa berdakwah itu gak sesulit yang dibayangkan, lho. Banyak cara yang mudah dan fun untuk berdakwah, ya salah satunya dengan video komedi. Karena yang ringan dan santai seperti ini justru yang disukai dan mudah dipahami sama umuran remaja,” jelasnya.

Dan sesuai dengan tujuan Nunu, biasanya ia mengangkat tema yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ia juga mengaku kerap mengalami kesulitan, yakni saat menciptakan keselarasan antara komedi dan pesan dakwahnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Nurul Azka (@nunuzoo) on

“Kesulitan yang paling besar adalah dalam menemukan ide. Dakwah komedi bukanlah suatu hal yang mudah. Jadi saya harus berpikir keras untuk menemukan ide dan membuat konsep cerita dakwah komedi tersebut. Karena tidak mungkin saya mengkomedikan atau menyelewengkan nilai dakwahnya. Selain itu, saya juga mengalami kesulitan dalam mengatur antara jadwal shooting dan kuliah, karena saya ingin tetap berkarya tanpa melupakan pendidikan saya,” ucap Nunu.

Menurutnya, tidak hanya kesenangan yang ia dapatkan karena bisa menjalani bidang yang ia sukai, tapi juga banyak manfaat lainnya. Seperti semakin luas lingkar pertemanan, tawaran endorsement dan bintang tamu, hingga pemasukan finansial.

Baca Juga: 10 Rumah Tangga Selebriti yang Kerap Menginspirasi

Selain itu, kegiatan membuat komedi dakwah juga menjadi pemacu agar Nunu bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Karena, saat ia menyampaikan pesan dakwah pada orang lain, ia mengaku otomatis hal ini menjadi tanggung jawabnya untuk melakukan apa yang ia sampaikan pula.

“Selalu ambil yang positif dari setiap postingan saya di Instagram. Jika memang ada sesuatu yang negatif, tolong jangan ditiru, tapi alangkah baiknya jika kalian tegur saya. Kemudian utamakan ambil dan terapkan dalam kehidupan kalian nilai-nilai dakwahnya, barulah kemudian kalian terhibur akan komedinya. Terakhir, pesan saya, jadilah pribadi yang selalu lebih baik dari hari-hari sebelumnya,” tutup Nunu.

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY