Mitos Tentang Perawatan Kulit ini Justru Membuat Kulit Semakin Bermasalah

0
38 views
nayelle.com

Gulalives.co – Sebagai wanita, siapa yang tidak ingin menjaga kesehatan dan kecantikan tubuh? Termasuk kecantikan dan kesehatan kulit kita. Namun, sayangnya banyak dari kita yang langsung melakukan perawatan kulit, dan mengabaikan untuk mencari tahu, apakah perawatan tersebut baik atau justru membawa dampak buruk untuk diri kita sendiri. Maka, Gulalives ingin membagikan apa-apa saja hal yang termasuk ke dalam mitos tentang perawatan kulit, yang mungkin selama ini kamu terapkan. Apa saja? Ini dia:

Image result for myths about skin care
glamngloss.net

Mendung = Tidak Perlu Sunscreen

Siapa bilang cuaca mendung artinya radiasi sinar UV menghilang? Banyak yang menyangka jika sinar matahari yang menyebabkan radiasi, tertutup oleh awan saat mendung, sehingga tidak akan sampai ke bumi. Padahal, saat cuaca mendung bahkan hujan sekalipun, radiasi UV tetap sampai ke bumi, lho.

Maka, bagaimanapun cuacanya, pastikan untuk tetap menggunakan tabir surya, ya. Apalagi saat kamu sedang melakukan kegiatan di luar ruangan. Jangan lupa untuk memakai ulang setiap dua jam sekali, saat berenang atau melakukan kegiatan luar ruangan yang menyebabkan kamu mengeluarkan banyak keringat. Selain itu, usahakan juga untuk tetap memakai tabir surya, sekalipun kamu sedang menggunakan make up.

Karena, make up sama sekali tidak menghalangi sinar UV untuk menembus kulit. Jadi, akan jauh lebih baik jika perawatan kulit kamu lakukan dengan menggunakan riasan yang bahan-bahannya mengandung SPF, untuk dapat melindungi kulit lebih maksimal.

Mahal = Bagus

Mitos perawatan kulit kedua yang banyak dipercaya adalah produk yang dijual dengan harga mahal, sudah pasti bagus. Leslie Bauman, MD, Kepala University of Miami Cosmetic Group dan penulis buku The Skin Type Solution, menyatakan bahwa mitos yang satu ini benar-benar keliru.

Karena, tidak selamanya produk mahal sudah pasti bagus dan cocok untuk kulit kamu. Banyak juga produk murah yang justru sama bagusnya dengan produk mahal, tapi dijual dengan harga yang jauh lebih murah.

Bauman juga menyatakan, jika pada dasarnya sebagian besar produk perawatan kulit tertentu sebenarnya mengandung bahan aktif yang sama. Hanya saja, merek dan popularitas produk membuat yang sudah terkenal dijual dengan harga lebih tinggi.

Jadi, agar terlepas dari patokan merek dan harga produk, kamu perlu mengecek kandungan dan cara pengemasannya, untuk memastikan produk ini baik dan layak digunakan.

Hasil Instant

Banyak dari kita yang memiliki kebiasaan untuk langsung mengganti produk perawatan kulit, saat tidak melihat hasilnya dalam kurun waktu 1 hingga 2 minggu. Padahal, menurut Mark G. Rubin, Asisten Profesor Dermatologi di University of California, butuh waktu 8 hingga 10 minggu untuk melihat hasil kerja pada kulit dari produk, sebelum menggantinya dengan produk baru.

Ingat, tidak semua orang memiliki respon kulit yang sama. Sebagian bahan bisa bekerja lebih cepat pada orang tertentu, dan bekerja lebih lambat untuk orang lain. Maka, hentikan kebiasaan berganti produk terlalu cepat.

Karena kulit membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan produk baru. Jangan terlalu cepat juga mengambil kesimpulan hanya karena reaksi suatu produk pada kulitmu cenderung lebih lambat dibandingkan dengan teman kamu, ya.

Scrub = Menipiskan Kulit

Di antara sekian banyak mitos perawatan kulit yang berkembang di masyarakat, penggunaan scrub adalah salah satu yang paling sering muncul. Scrub dipercaya dapat menipiskan kulit.

Padahal, faktanya tidak demikian. Menurut Mary P. Lupo, MD, FAAD, seorang profesor klinis dermatologi di Tulane University School of Medicine, melakukan eksfoliasi atau pengelupasan melalui produk yang sesuai dengan kondisi kulit, justru dibutuhkan karena dapat meningkatkan kesehatan serta kecantikan kulit.

Eksfoliasi atau pengelupasan sel-sel kulit mati juga bisa membuat kulit tampak lebih cerah. Karena, tiap kotoran dan kulit mati yang menumpuk sebagai salah satu penyebab kulit menjadi kusam dapat terangkat.

Baca Juga: 6 Tanda Skincare Tidak Cocok dengan Kulit Wajah

Dan, justru saat kamu melakukan eksfoliasi secara teratur dengan produk yang tepat, hal ini bisa meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh, lho. Kolagen sendiri merupakan zat yang sangat penting untuk membuat kulit tampak lebih muda.

Biasanya, kolagen akan berkurang dan rusak jika kamu terlalu banyak terpapar radikal bebas. Maka, kulit bisa mengendur dan menunjukkan tanda-tanda penuaan dini. Jadi, kalau selama ini kamu termasuk ke dalam orang yang percaya bahwa scrub bisa menipiskan kulit, bisa dipastikan kamu tidak bisa mendapatkan manfaat penting dari eksfoliasi.

Padahal, dengan eksfoliasi yang tepat, kamu tidak perlu membeli berbagai produk pengencang dan pemutih kulit. Hanya dengan eksfoliasi, kamu bisa mendapatkan kulit yang bersih, sehat, dan terhindar dari penuaan dini.

Lantas, bagaimana cara perawatan kulit yang benar?

Image result for myths about skin care
epiphanydermatology.com

Mengenali jenis kulit dan menggunakan berbagai produk yang sesuai adalah cara perawatan kulit yang paling penting. Namun, usahakan juga untuk tidak menelan mentah-mentah mitos perawatan kulit yang berkembang di masyarakat, tanpa mencari tahu kebenarannya, ya.

Karena, tidak semua informasi yang kita dengar merupakan fakta, jadi penting untuk mencari tahu kebenarannya sebelum mempraktikkannya. Pasalnya, berbagai mitos perawatan kulit yang keliru justru bisa merugikan kita.

Seperti dalam memilih produk perawatan kulit, kamu juga harus cermat. Usahakan untuk menggunakan produk berbahan dasar alami, untuk meminimalisir risiko dan efek samping yang mungkin terjadi, seperti iritasi dan juga alergi. Namun, kamu juga perlu cermat dalam memilih produk perawatan kulit alami. Pilihlah produk yang sesuai untuk kebutuhan kulitmu pribadi.

LEAVE A REPLY