Gambar via: www.crafthubs.com

GULALIVES.com, Jakarta- Hidup di Indonesia, memang tidak sedikit hal-hal yang terjadi di keseharian dikaitkan dengan mitos atau kepercayaan yang berkembang di tengah masyarakat. Bahkan haid sendiri banyak dikait-kaitkan dengan mitos. Tak menutupi, banyak wanita yang juga percaya akan mitos-mitos ini. Padahal, kebenaran mitos itu bersifat simpang siur. Beberapa ada yang dibenarkan secara medis, beberapa ada yang tidak. Kira-kira apa saja mitos-mitos seputar haid? Berikut daftarnya.

  1. Minum soda dapat memperlancar aliran darah haid

Gambar via: www.huffingtonpost.com
Gambar via: www.huffingtonpost.com

Sering kali wanita yang ingin masa haidnya lekas berakhir meminum minuman soda alih-alih dapat melancarkan aliran darah. Nyatanya, hingga saat ini belum ada penelitian secara medis yang membuktikan bahwa mengonsumsi minuman bersoda dapat mempercepat siklus haid. Minuman bersoda hanya mampu membuat Anda merasa segar apalagi dikonsumsi setelah makan dapat membantu untu mengeluarkan tahak. Memang, ada efek yang ditimbulkan oleh soda jika Anda mengonsumsinya secara rutin dan terus menerus. Yakni mempengaruhi asupan gizi dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Parahnya lagi soda yang mengandung gula buatan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan dapat memicu timbulnya penyakit diabetes!

  1. Berhubungan intim saat haid aman dan tidak akan membuat Anda hamil?

Gambar via: sleepfoundation.org
Gambar via: sleepfoundation.org

Banyak yang mengatakan jika berhubungan intim saat haid Anda tidak akan hamil alias aman. Namun, ternyata masih ada kesempatan untuk Anda hamil meskipun kecil. Di saat melakukan hubungan intim, sperma masih bisa masuk ke dalam Miss V. Malah, sperma dapat bertahan di dalam Miss V selama tujuh hari sehingga memiliki sedikit kemungkinan terjadinya pembuahan.

  1. Tidak boleh minum-minuman dingin saat haid

Gambar via: www.dailymail.co.uk
Gambar via: www.dailymail.co.uk

Wanita percaya jika meminum-minuman dingin saat haid akan mempengaruhi kekentalan darah haid. Sehingga saat darah dikeluarkan, wanita akan mengalami keram perut yang mengilukan. Namun, tidak ada penelitian medis yang menunjukan minuman dingin berpengaruh pada kekentalan darah. Hal tersebut dikarenakan sistem pencernaan dan sistem reproduksi wanita tidak memiliki hubungan satu sama lain.

Ada juga yang percaya minuman dingin dapat memperlambat haid. Faktanya, mitos ini tak benar karena minuman dingin tidak berpengaruh pada hormon estrogen dan progesteron yang berfungsi mengatur siklus haid. Hal-hal yang berpengaruh pada siklus haid meliputi stress, penyakit atau kelelahan.

  1. Dilarang berenang saat haid

Gambar via: www.muddymatches.co.uk
Gambar via: www.muddymatches.co.uk

Hal menakutkan yang terbayang saat berenang ketika haid adalah takut darah tembus dan mewarnai kolam renang. Padahal Anda tidak dilarang berenang saat haid jika nyaman berenang dengan menggunakan pembalut. Justru dengan melakukan olahraga renang saat haid dapat memperlancar siklus haid dan mengurangi efek menjengkelkan PMS. Tapi jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum nyemplung ya. Bisa-bisa otot Anda malah jadi keram dan berujung mengancam keselamatan Anda.

  1. Minum obat pereda nyeri saat haid mempengaruhi kesuburan wanita

Gambar via: www.health.harvard.edu
Gambar via: www.health.harvard.edu

Jika Anda tidak dapat menahan rasa sakit haid, Anda justru disarankan untuk mengonsumsi obat-obatan penahan nyeri. Namun, Anda harus memperhatikan aturan penggunaannya dan benar-benar mengonsumsi di saat nyerinya sudah tak tertahankan lagi. Malah ada baiknya jika sebelum mengonsumsi obat nyeri, Anda berkonsultasi dengan dokter. Memang ada kasus yang menunjukan adanya gangguan kesuburan, namun hal ini dikarenakan adanya pertumbuhan jaringan endometrium ke dalam otot rahim yang dapat mempengaruhi kesuburan mesti tidak berpengaruh pada semua wanita.

  1. Tidak boleh keramas selama masa haid

Gambar via: www.newhealthadvisor.com
Gambar via: www.newhealthadvisor.com

Mitos satu ini benar-benar 100 persen mitos. Tanyakan pada diri Anda, memangnya tahan jika tidak boleh keramas selama masa haid? Terbayang kan betapa lepek dan gatalnya kulit kepala Anda. Mitos satu ini timbul karena adanya kepercayaan jika mandi pada saat hari pertama haid dapat mempercepat proses menopause. Untunglah hal tersebut dibantah oleh ahli medis. Mereka menyatakan bahwa tidak ada hubungannya keramas di hari pertama dengan proses menopause. Justru mereka menyerukan untuk wanita yang sedang haid untuk tetap menjaga kebersihan tubuhnya, termasuk dengan keramas.

Nah, dengan begini Anda jangan cepat percaya terhadap mitos-mitos yang berkembang di masyarakat. Tidak ada salahnya jika Anda mencari tahu secara jelas kebenaran mitos-mitos ini. Bisa-bisa jika Anda langsung percaya, malah Anda yang dirugikan. Tetaplah menjaga kesehatan Anda dan alat reproduksi dengan banyak-banyak membaca artikel kesehatan yang tersedia dimana-mana, bahkan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda merasa perlu. (AH)

LEAVE A REPLY