9 Mitos Kehamilan pada Trimester Ketiga ini Wajib Kamu Tahu

0
54 views
popmama.com

Gulalives.co – Ibu hamil kerap mendapatkan banyak informasi seputar kehamilan yang tidak selamanya benar. Hal ini biasanya terjadi mulai dari awal kehamilan, hingga trimester ketiga. Namun, faktanya ada banyak mitos kehamilan yang begitu leluasa beredar. Dan, di bawah ini adalah 9 mitos kehamilan yang paling sering orang-orang bagikan. Kamu wajib tahu, agar tidak tenggelam bersama kesalahan tersebut, ya.

Related image
maternityandinfant.ie

Porsi Makan

Banyak orang yang tenggelam dalam mitos kehamilan, yakni pada trimester ketiga, ibu hamil harus makan dengan porsi untuk dua orang. Padahal, hal ini jelas salah. Karena, semakin tua usia kandungan, ibu hamil justru harus lebih hati-hati dalam mengonsumsi makanan.

Jangan sampai pola pikir ini justru menjadikan kamu mengalami obesitas jelang melahirkan, dan memicu permasalahan lainnya. Jadi, mulai sekarang jangan lagi beranggapan jika hamil trimester ketiga harus makan untuk dua orang, ya.

Melahirkan secara Normal Akan Mengurangi Nyeri Haid Pasca Melahirkan

Salah satu mitos kehamilan yang salah kaprah lainnya adalah kepercayaan bahwa ibu hamil yang melahirkan secara normal akan mengalami pengurangan nyeri haid di masa menstruasi mendatang.

Padahal, menurut para ahli, secara medis kelahiran normal tidak akan membuat nyeri haid yang biasa dialami berkurang. Karena, rasa sakit selama menstruasi biasanya bersifat genetis, tidak ada kaitannya dengan proses melahirkan.

Tidak Boleh Naik Pesawat

Sebenarnya, dalam kondisi aman dan stabil, ibu hamil trimester ketiga sah-sah saja untuk naik pesawat. Tidak ada kaitannya sama sekali antara kehamilan trimester ketiga dengan keguguran, karena naik pesawat.

Namun, ada baiknya untuk penerbangan panjang, konsultasikan dulu dengan dokter kandunganmu, dan jika diperbolehkan, luruskan kaki dengan berjalan-jalan di lorong untuk memperlancar peredaran darah. Dan, saat memasuki masa 36 minggu kehamilan, memang tidak disarankan ibu hamil untuk naik pesawat, karena berisiko dan sudah dekat dengan kelahiran.

Dilarang Makan Cokelat

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat secara rutin dapat membuat ibu melahirkan anak dengan mood yang baik, setidaknya hingga usia enam bulan pertama. Bahkan, makan cokelat juga bisa menurunkan hingga 40 persen risiko tekanan darah tinggi pada ibu hamil, atau yang biasa dikenal dengan preeklampsia.

Baca Juga: 7 Tanda Kehamilan yang Harus Kamu Pahami

Tidak Boleh Olahraga

Mitos kehamilan lainnya pada trimester ketiga adalah ibu hamil dilarang untuk berolahraga. Padahal, olahraga dapat menguatkan detak jantung janin, lho. Bahkan, bayi yang dikandung oleh ibu yang rutin melakukan olahraga selama kehamilan, justru memiliki berat badan lebih stabil. Selain itu, bayi juga akan memiliki kecerdasan kognitif dan motorik yang lebih baik, daripada bayi yang dikandung oleh ibu yang tidak terbiasa rutin berolahraga.

Bahaya Konsumsi Makanan dan Minuman Dingin

Faktanya adalah tidak ada kaitannya antara suhu makanan yang dimakan ibu selama kehamilan, dengan apa yang dirasakan anak di dalam kandungan. Karena pada akhirnya, semua makanan yang dimakan oleh ibu, akan melewati sistem pencernaan. Jadi, tidak ada yang benar-benar dingin atau benar-benar panas.

Jadi, sebaiknya ibu tidak perlu merisaukan mitos kehamilan tentang suhu makanan. Sebab, hal yang paling penting adalah jenis makanan yang dikonsumsi, yakni makanan sehat yang mengandung nutrisi, serta baik untuk perkembangan kesehatan janin.

Jenis Kelamin Anak Bisa Ditentukan dari Bentuk Perut Ibu

Banyak yang termakan mitos kehamilan tentang jenis kelamin anak yang bisa ditentukan dari bentu perut ibu, jika lonjong berarti jenis kelamin anaknya laki-laki. Sedangkan, jika perut ibu hamil melebar, jenis kelamin anaknya adalah perempuan. Ini jelas mitos! Karena, sebenarnya yang paling sahih adalah memeriksakan jenis kelamin melalui USG, ya. Itu pun masih bisa berubah jika Tuhan berkehendak.

Proses Bayi Lahir

Mitos kehamilan lainnya adalah semakin cepat bayi lahir, akan semakin baik. Namun, meskipun ketidaknyamanan dari kehamilan sungguh melelahkan, masa kehamilan yang baik adalah masa optimal janin berada dalam kandungan untuk mencapai perkembangan yang sempurna.

Masa kehamilan yang optimal adalah sekitar 40 minggu. Maka, jangan tergoda untuk melakukan persalinan sebelum waktunya, ya. Kecuali keadaan tidak memungkinkan untuk mempertahankan kehamilanmu.

Sekali Caesar Akan Tetap Caesar

Related image
drmitaverma.com

Banyak wanita yang sebelumnya pernah melahirkan dengan persalinan caesar, dapat melahirkan bayi berikutnya dengan persalinan normal. Jika kamu pernah menjalani persalinan sebelumnya secara caesar, maka rencana persalinan berikutnya lebih baik untuk dibicarakan dengan dokter atau bidan yang akan memberikan perawatan antenatal, ya.

LEAVE A REPLY