Rika, Penjual Mi Ayam dengan Harga Hanya Rp 2 Ribu

Gulalives.co – Biasanya, kita butuh minimal 10.000 rupiah untuk bisa menikmati semangkuk mi ayam, ya? Tapi hal ini bisa dipatahkan oleh Rika. Sebab, ia membuktikan secara nyata, jika kamu bisa mengunyah mi ayam, hanya dengan membayar 2.000 rupiah!

Image result for mie ayam 2000

Keberadaan warung mi ayam jelas ini menjadi perbincangan di media sosial. Tapi bagaimana Rika bisa membanderol mi yang ia jual hanya dengan harga Rp 2.000 untuk tiap porsinya?

Pemiliknya warung yang ada di Dukuh Gondang RT 37, Desa Grasak, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah ini adalah Rika Septi Anadewi (25) dan suaminya, Febriana Trilaksono (25).

Mereka sudah berjualan sejak dua bulan lalu, terhitung dari Desember 2018. Adapun Rian, sang suami, sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan.

“Dulu saya ikut bantu jualan bulek (tante) di dekat MTs 1 Gondang. Karena anak saya enggak ada yang jagain, ya sudah saya jualan di rumah saja,” ujar Rika.

Rika mengaku dapat resep bumbu mi ayam dari mertuanya. Selain dia dan bibinya, mertua serta kakak Rika pun berjualan mi ayam di tempat masing-masing.

“Alhamdulillah enggak rugi. Bulek saya yang berjualan mi ayam malah iri dengan laba yang saya dapat,” jelasnya.

Rika mengaku membangun usahanya dengan modal hanya Rp 100.000, itu pun pinjaman dari neneknya. Tapi sekarang, dalam sehari Rika mampu menjual 100 porsi mi ayam. Dia biasa membeli mi kering di pasar dekat rumah.

Sehari, rata-rata Rika membeli 10 pak. Adapun untuk daging ayam, sehari ia menghabiskan 2 hingga 3 ekor. Keuntungan bersih yang ia dapatkan rata-rata Rp 70.000 setiap harinya.

Baca Juga: Inspiratif! Ida Ayu Riski Susilowati, Jualan Cilok Demi bisa Sekolah!

“Saya menjual Rp 2.000 biar anak-anak juga bisa beli. Apalagi anak muda hingga orang tua,” ujarnya.

Pemikiran ini lahir dari kisah sedih yang Rika dan suami alami. Suatu hari, anaknya meminta uang jajan Rp 2.000, tapi karena mereka tidak punya uang, Rika tak mampu memenuhi permintaan anaknya itu.

“Sedih, nelangsa. Ketika anak minta uang jajan Rp 2.000 saja, saya enggak bisa ngasih,” ujar Rika meneteskan air mata.

Namun, usaha yang ia jalani tak berjalan mulus begitu saja, sebab ia mengaku mendapat banyak cibiran dari netizen, karena harga mi ayam yang ia jual dianggap tak masuk akal.

“Mi ayam apa itu cuma Rp 2.000, mencurigakan. Pasti ayamnya ayam mati,” ucap Rika sembari membacakan komentar yang ada di Facebook.

Tapi Rika tak terlalu memusingkan hal tersebut, sebab ia memastikan jika apa yang ia jual, memang tercipta dari bahan yang alami. Ia pun mengaku senang bisa berjualan tanpa meninggalkan anaknya. Rika bersyukur bisa mendapatkan untung dari usahanya, meski hanya sedikit.

“Dulu saya bikin hanya satu panci, itu saja habis Alhamdulillah. Sekarang 3 panci besar kadang kurang, yang penting saya tidak rugi. Bisa jualan, jaga anak, bisa beliin jajan anak,” terangnya.

Perlu diketahui, sebenarnya saat ini ia melayani pembeli di dalam rumah yang bisa dibilang sederhana, bukan warung seperti pada umumnya. Tapi pelanggan bisa memesan lebih dulu via WhatsApp, kemudian tinggal mengambilnya setelah pesanan jadi.

Namun, Rika berencana akan segera membuka warung mi ayam di depan rumahnya. Dia sudah mulai membeli mangkok, wadah kecap, meja, kursi, dan perlengkapan lain.

“Kurang bersih-bersih, belum sempat. Suami saya masih bekerja,” tutup Rika.

Lantas, seperti apa rasa mi ayam Rp 2.000 ini? Rasanya enak dan sedap. Tidak berbeda dari mi ayam yang harganya lebih mahal. Hanya saja, porsinya memang lebih sedikit, sehingga orang dewasa tak akan cukup jika memesan hanya semangkuk.

Pengakuan tentang rasa mi ayam ini juga disampaikan Fira (31), seorang pelanggan Rika yang datang mengambil pesanannya. Dia sudah berlangganan dengan Rika, karena mi ayam buatan wanita ini memang memiliki rasa yang enak, tak hanya murah belaka.

Gimana, kamu mau coba? Main-mainlah ke Sragen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here