Gulalives.com, JAKARTA – Mungkin kita sering dengar ada orang yang makan banyak, namun tetap ceking alias cungkring. “Metabolisme tubuhnya bekerja dengan baik,” itu salah satu alasan yang kerap dilontarkan.

Lantas, apa yang dimaksud dengan metabolisme sebenarnya? Istilah ini merujuk pada serangkaian reaksi biokimia yang memengaruhi penyimpanan dan konversi molekul bahan bakar menjadi energi. Ini adalah satu set reaksi kimia yang menjaga kondisi hidup organisme dan sel.

Metabolisme dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu anabolisme (sintesis senyawa yang dibutuhkan oleh sel-sel) dan katabolisme (proses molekul dipecah menjadi energi). Nah, metabolisme secara langsung berkaitan dengan gizi dan kehadiran nutrisi penting dalam tubuh.

Bio-genetik adalah ungkapan yang menggambarkan jalur metabolisme dan biokimia di mana sel-sel akhirnya memperoleh energi. Pembentukan energi merupakan salah satu komponen penting dari metabolisme.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi metabolisme, yaitu:

1. Berat badan

Jaringan tubuh yang berbeda berkontribusi pada jumlah variasi laju metabolisme. Otot berkontribusi lebih per satuan massa otot dari pada lemak karena otot lebih padat daripada lemak.

2. Keturunan

Seseorang dapat mewarisi tingkat metabolisme dari generasi pendahulunya, misalnya orangtua akan mewariskan laju metabolisme ke anaknya.

3. Usia

Tingkat metabolisme dikatakan menurun mencapai 5 persen setiap dekade (10 tahun), setelah 40 tahun. Hal ini terjadi karena sebagian massa otot berkurang.

4. Jenis kelamin

Secara umum, pria membakar kalori lebih cepat dibandingkan dengan perempuan karena mereka memiliki jaringan otot yang lebih banyak.

5. Disfungsi tiroid

Hipotiroidisme dan hipertiroidisme dapat mempercepat atau memperlambat metabolisme. Ketika glukosa sebagai sumber energi utama bekerja, proses metabolisme mengonversi lemak menjadi energi. Di sisi lain, ketika pasokan gula darah meningkat, proses metabolisme menyimpan energi ekstra dengan mengonversinya menjadi lemak.

Kalkulator Resting Metabolic Rate (RMR) dan Indeks Massa Tubuh (BMR) menggunakan usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badan untuk memperkirakan RMR. Ini merupakan tingkat minimum energi yang diperlukan untuk fungsi tubuh yang tepat termasuk suhu tubuh normal, detak jantung, dan fungsi pernapasan, demikian menurut laman Healthierfoods.com. (VW/SY)

LEAVE A REPLY