Menghadapi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

wowkeren.com

Gulalives.co – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, meningkat menjadi 384 orang. Selain ratusan korban meninggal, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB), tercatat 29 orang hilang, dan 540 di antaranya mengalami luka berat.

Related image
antigempa.com

Dari berbagai bencana yang kerap terjadi di Indonesia dan bagian dunia lainnya, membuat kita tidak boleh lagi menutup mata dari langkah-langkah apa saja yang seharusnya bisa kita lakukan saat harus menghadapi bencana tersebut. Lantas, bagaimana jika suka tidak suka, mau tidak mau, kita harus berhadapan dengan gempa bumi dan tsunami?

Baca Juga: Gempa dan Tsunami Terjang Donggala-Palu

Kita perlu menghafalkan jalur penyelamatan, dalam hal ini letak Posko Bencana dan SAR, serta menyediakan persiapan air, makanan, hingga perlengkapan P3K. Namun, lebih lanjut, dilansir dari situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat beberapa langkah yang bisa kita lakukan saat gempa bumi dan tsunami benar-benar terjadi secara mendadak:

Jika Kamu Ada di dalam Rumah (Bangunan)

Jangan panik. Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mencari meja atau tempat tidur, lalu berlindunglah di bawahnya. Lakukan hal ini meskipun kamu berada di ruangan dengan banyak orang.

Terpenting, jangan berdesakan! Dan, tetap melindungi kepala dengan bantal pun benda lain jika tidak ada meja atau tempat tidur, hindari juga benda-benda yang memiliki risiko, seperti rak buku, lemari, hingga jendela kaca.

Waspada terhadap langit-langit rumah atau benda yang tergantung di tembok, biasanya mereka memiliki risiko runtuh. Jika memungkinkan, keluarlah menuju tempat terbuka menggunakan tangga (jalur) darurat.

Jika Kamu Ada di dalam Rumah (Ruangan)

Menjauh dari bangunan tinggi, tembok, tiang (pusat listrik), papan reklame, serta pohon. Kamu juga perlu mencari tempat terbuka, seperti lapangan. Hindari juga benda-benda dengan risiko tinggi, seperti rak hingga jendela kaca.

Jika Kamu Ada di Atas (dalam) Kendaraan

Hentikan kendaraan, dan hindari tempat-tempat tertentu, seperti di bawah jembatan (baik jembatan penyeberangan pun jembatan layang).

Jika Kamu Ada di Alam Terbuka

Hindari lereng dan jurang, usahakan untuk tetap bersikap waspada terhadap reruntuhan batu atau tanah longsor (jika kamu berada di kawasan pegunungan), pindah ke daerah yang lebih tinggi untuk menghindari potensi tsunami (jika kamu berada di kawasan pantai).

Lantas, bagaimana jika gempa terjadi ternyata memang benar-benar berpotensi tsunami?

  • Jangan panik,
  • Ikuti arah jalur evakuasi tsunami atau pergi ke tempat yang lebih tinggi. Ingat, gelombang tsunami bisa mencapai 24 meter;
  • Perhatikan selalu keadaan di sekitar lautan atau pantai. Jika air laut surut dari batas normal, tsunami mungkin terjadi. Jangan ragu untuk memperingatkan orang-orang,
  • Jangan jadikan gelombang tsunami sebagai tontonan, sebab jika gelombang tsunami bisa kita lihat, berarti kita sedang ada di kawasan yang berbahaya,
  • Jika tidak memungkinkan pergi ke dataran tinggi, carilah gedung dengan konstruksi yang kuat dan bertingkat. Pergilah ke lantai yang paling aman (setidaknya lantai 3) untuk menyelamatkan diri,
  • Jika kamu ikut terhanyut oleh gelombang, usahakan untuk tetap tenang, dan carilah benda terapung yang bisa digunakan sebagai rakit, seperti batang pohon,
  • Hindari meminum air laut, usahakan badanmu tetap berada di permukan air untuk bernapas,
  • Bertahanlah di atas atap rumah jika gelombang tsunami membawamu ke sana. Tetaplah tenang dan tunggu air surut, dan
  • Jika memungkinkan, gunakan jas hujan.

Tidak kalah penting, setelah gempa bumi dan tsunami terjadi, berikut hal-hal yang perlu kamu lakukan:

  • Gunakan pelindung kaki agar terlindungi dari puing akibat gempa,
  • Selamatkan anak-anak, wanita, dan manula ke tempat yang lebih aman,
  • Hindari benda yang memiliki risiko api (kebakaran), termasuk jaringan listrik yang roboh atau kabel yang terbuka,
  • Periksa jalur pipa gas, lalu tangani jika ada kebocoran,
  • Jauhi reruntuhan yang ada di dalam genangan air,
  • Ikuti informasi terkini dan panduan dari pihak berwenang, dan
  • Utamakan keselamatanmu serta orang-orang di sekitar, bukan barang!

Tentu saja, bencana selalu menimbulkan ketakutan yang luar biasa. Langkah-langkah di atas hanyalah hal yang bisa kami bagikan untuk saling mengingatkan, dan bisa kamu pelajari untuk mempersiapkan diri jika (harus) menghadapi bencana tak terduga.

Baca Juga: #MedisPLNuntukLombok Bantu Percepat Pemulihan Korban Pasca Gempa

Namun, tentunya kita tetap berharap, semoga kita semua bisa tetap bersikap waspada dan tidak panik saat kemungkin terburuk itu datang.

Related image
google.co.id

Terpenting, untuk saudara kita di manapun berada yang sedang mengalami hal memilukan ini, percayalah jika doa kita tiada henti. Secepatnya masing-masing dari kita akan sampai di tempat masing-masing, untuk membantu kalian. Bertahan, kuat, tabah, dan sabar. Kita percaya kalian kuat. Allah bersama kita; selalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here