10 Penyakit yang Bisa Kamu Deteksi Melalui Bau Mulut

0
43 views
remediesforme.com

Gulalives.co – Bau mulut kerap dihubungkan dengan kesehatan gigi yang buruk. Padahal, bukan hanya itu, karena bau mulut juga menjadi tanda berbagai macam penyakit yang diderita seseorang, seperti kanker lambung. Namun, nyatanya selain kanker lambung, ada beberapa penyakit yang bisa dideteksi melalui bau mulut seseorang. Penyakit apakah yang dimaksud?

Image result for bad breath
buoyhealth.com

Penyakit Gusi

Penyakit gusi dapat menyebabkan bau mulut. Penelitian pada 2012 menemukan adanya hubungan langsung antara periodontitis dan gingivitis (radang gusi) dengan aroma mulut yang tidak sedap. Halitosis sendiri merupakan hasil dari bakteri yang tinggal di dalam mulut penderita.

Baca Juga: 5 Penyebab Gusi Berwarna Pucat

Kanker

Kanker dapat membuat napas seseorang memiliki banyak komplikasi. Maka, bau pada pernapasan dapat mengidentifikasi kanker tahap awal. Cleveland Clinic telah menguji perangkat yang dapat mendeteksi kanker paru dari 80% pasien, melalui tes pernapasan saja.

Kemoterapi dan terapi radiasi juga dapat menyebabkan mulut kering, dan mempengaruhi produksi air liur. Tanpa aliran air liur yang cukup, bakteri yang tidak diinginkan dapat meningkatkan pelepasan gas sulfur, yang kemudian dapat membuat bau napas menjadi buruk.

Baca Juga: Ternyata 5 Jenis Kanker Inilah yang Sangat Rentan Menyerang Perempuan

Alergi

Kalau kamu salah satu orang yang menderita alergi, selain tenggorokan gatal, hidung tersumbat, dan mata berair, maka kamu juga akan mengalami bau mulut. Lendir dan ingus dapat menyediakan lahan untuk kuman jahat menjadi penyebabnya. Sering kali, ketika kita memiliki alergi, maka kita akan mengalami mulut kering. Hal ini juga menyebabkan aroma tidak sedap keluar dari mulut.

Diabetes

Penderita diabetes akan mengalami produksi insulin yang tidak memadai. Hal ini dapat membuat tubuh membakar lemak, dan kondisi ini disebut ketoasidosis. Di mana dapat berlanjut pada peningkatan keton (produk dari metabolisme lemak), dan tubuh akan mengeluarkannya lewat urin serta paru-paru. Hingga akhirnya dapat menyebabkan napas bau seperti aseton (dimetil keton).

Liver

Penderita penyakit liver akan mengalami bau napas yang disebut sebagai fetor hepaticus. Dan, telah ditemukan bahwa bau kurang sedap pada mulut ini bisa mengindikasikan adanya gangguan pada hati, bahkan sering kali muncul sebelum gejala lainnya terdeteksi.

Gagal Ginjal

Bau mulut juga bisa menjadi awal kemungkinan seseorang mengalami gagal ginjal. Hal ini terjadi karena perubahan metabolisme yang dapat menyebabkan mulut kering, kurangnya air liur, dan menurunnya indera pengecap. Semua kondisi inilah yang akhirnya dapat berkontribusi pada halitosis, karena air liur gagal untuk membersihkan mulut.

Candida Albicans

Kasus lain yang dapat menyebabkan bau mulut adalah Candida albicans. Jamur ini telah terbukti menjadi masalah umum bagi mereka yang memiliki tindikan pada lidah. Masalah ini juga telah diidentifikasi pada mereka yang memakai gigi palsu, atau pemakai kawat gigi.

Refluks Asam Lambung Kronis

Menderita refluks asam lambung kronis sudah merupakan hal yang buruk. Dan, bagi mereka yang mengidap penyakit tersebut, menjaga mulut tetap bersih adalah hal yang sangat penting.

Pada penderita GERD (Gastroesophogeal Reflux Disease), ditemukan bahwa halitosis sering kali mengganggu pasien GERD. Naiknya asam dan bahan-bahan lain yang sebagian telah dicerna ke dalam esofagus dan rongga mulut, dapat menimbulkan masalah bau mulut dan menyulitkannya untuk menjaga kebersihan rongga mulut.

Helicobacter Pylori

Infeksi H.pylori, biasanya berkaitan dengan maag dan masalah saluran pencernaan lainnya, dan memiliki kemungkinan munculnya halitosis pada penderita. Penelitian juga menemukan bahwa penderita gangguan pencernaan, mengidap halitosis dan infeksi H.pylori. Namun, halitosis akan menghilang jika penderita dapat mengatasi infeksi tersebut.

Sindrom Sjögren

Terkadang, mulut kering disebabkan oleh gangguan autoimun (tubuh menyerang diri sendiri). Satu kondisi medis yang dikenal sebagai sindrom Sjögren berlangsung saat tubuh menyerang.

Image result for bad breath
globalnews.ca

Dan menghambat kelenjar eksokrin (seperti kelenjar air liur) saat menjalankan fungsinya. Masalah seperti ini akan menyebabkan mulut kering dan juga masalah lain yang berkaitan, seperti bau mulut.

LEAVE A REPLY