Mengapa Seseorang Bisa Mendengkur Saat Tidur? Dan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

0
83 views
google.co.id

Gulalives.co – Pasanganmu atau justru kamu sendiri, terbiasa mendengkur saat tidur? Apakah hal ini mengganggu waktu istirahat satu sama lain? Jika iya, kamu perlu tahu penyebab seseorang bisa mendengkur saat tidur, dan bagaimana cara mengatasinya.

Related image
videohive.net

Mendengkur atau ngorok biasanya dialami oleh mereka yang sudah dewasa. Kebiasaan ini juga bisa menjadi salah satu ciri penyakit pernapasan pun penyakit lainnya yang cukup serius.

Baca Juga: 5 Masalah dalam Rumah Tangga yang Sering Disepelekan

Banyak hal yang akan kamu rasakan jika kamu mendengkur saat tidur di malam hari. Beberapa di antaranya adalah berkurangnya waktu tidur kamu di malam hari, sehingga kamu justru akan merasakan kantuk pada siang hari, dan menurunkan daya fokus kamu.

Lantas, apa penyebab seseorang bisa mendengkur saat tidur?

Suara dengkur yang besar terjadi karena terhambatnya udara yang melewati struktur saluran pernapasan ketika tidur. Namun, secara umum dengkur terjadi ketika jaringan lunak di langit-langit mulut, anak tekak, dan tenggorokan menjadi rileks, saat kita sudah terlelap, setelah tidur selama kurang lebih 90 menit. Bagian lain yang juga mengalami getaran adalah saluran hidung, dasar lidah, dan tonsil.

Otot dan jaringan yang berada di dalam kondisi rileks inilah yang menyebabkan terganggu atau terhalangnya aliran udara yang lewat, sehingga terjadilah getaran atau dengkur. Makin sempit aliran udara, maka makin sulit juga udara melewati saluran pernapasan. Kondisi ini menyebabkan bertambahnya kekuatan aliran udara yang menghasilkan getaran atau suara dengkur yang makin kuat. Dan, berikut ini penyebab seseorang mendengkur saat tidur:

Obesitas

Kegemukan atau obesitas bisa menjadi salah satu penyebab orang mendengkur saat tidur. Kegemukan jaringan pada sekitar leher dan tenggorokan, bisa membuat aliran udara terhambat, dan menyebabkan suara ngorok saat tidur. Kamu bisa melakukan olahraga untuk menurunkan berat badan, guna mengurangi masalah dengkuran saat tidur.

Usia

Bertambahnya usia adalah satu hal yang pasti dilalui oleh semua orang. Namun, tahukah kamu jika saat bertambahnya usia, ada banyak perubahan-perubahan yang terjadi pada diri kita.

Selain fisik, beberapa organ tubuh juga mengalami penuaan. Selain itu, beberapa bagian tubuh semakin lama akan mengalami kehilangan, seperti pada saat usia produktif. Salah satunya adalah tingkat kelenturan dari otot dan jaringan bagian saluran aliran udara.

Bagian atas yang berkurang, sehingga menyebabkan seseorang mendengkur saat tidur. Pertambahan usia menyebabkan tenggorokan menjadi lebih sempit dan kekencangan otot di tenggorokan menjadi menurun.

Sinus

Saluran udara atau hidung yang tersumbat, nyatanya dapat menghambat aliran udara, dan menciptakan ruangan di sekitar tenggorokan, inilah yang menyebabkan seseorang mendengkur saat tidur. Gangguan pada hidung tersumbat atau polip, yakni ketika mulut kamu tertutup dan hidung kamu tersumbat.

Maka kamu pasti akan mengambil udara untuk bernapas dengan usaha yang lebih, hingga akhirnya menimbulkan tekanan negatif dalam saluran aliran udara dan menyebabkan dengkuran. Penyebab lain seseorang mendengkur saat tidur adalah:

  • Kurang tidur,
  • Posisi tidur telentang menyebabkan tenggorokan menyempit dan lidah turun ke bawah sehingga menghalangi aliran udara,
  • Anatomi mulut, misalnya memiliki langit-langit yang terlalu rendah, posisi rahang yang salah akibat otot yang tegang, dan tenggorokan yang menutup ketika tidur,
  • Gangguan pada hidung, misalnya penyumbatan yang parah atau sekat lubang hidung yang bengkok,
  • Saluran udara yang tersumbat sebagian, misalnya akibat pilek atau alergi yang menyebabkan tonsil membesar,
  • Konsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan yang membuat otot tenggorokan menjadi rileks,
  • Kelebihan berat badan (obesitas) yang menyebabkan banyaknya jaringan lemak di sekitar tenggorokan,
  • Apnea tidur obstruksi, yaitu ketika jaringan yang ada di tenggorokan menghalangi sebagian atau seluruh aliran udara sehingga mengganggu pernapasan,
  • Pria lebih sering mengalami dengkur dibandingkan wanita, dan
  • Memiliki anggota keluarga yang mendengkur atau mengidap apnea tidur obstruksi.

Tiga Tingkatan Dengkur

  • Tingkat 1: Ketika frekuensi dengkur tidak sering dan suara yang dihasilkan tidak keras. Pernapasan tidak akan terpengaruh dan tidak ada tanda-tanda gangguan kesehatan yang berkaitan dengan dengkur yang dialami.
  • Tingkat 2: Ketika frekuensi dengkur berlangsung rutin, selama tiga hari atau lebih lama dalam seminggu dan penderita mengalami gangguan ringan hingga menengah selama tertidur. Kondisi ini akan berdampak kepada kualitas tidur, menimbulkan kelelahan, dan mengantuk di siang hari.
  • Tingkat 3: Ketika penderita mendengkur dengan keras tiap malam hingga terdengar hingga ke luar ruangan tidur. Sebagian besar penderita yang berada di tahap ini memiliki kondisi apnea tidur obstruksi dan berdampak juga pada aktivitas sehari-hari.

Bagaimana cara mencegah agar seseorang tidak mendengkur saat tidur?

Related image
goredforwomen.org
  • Tidak tidur telentang,
  • Cobalah tidur dengan meninggikan bagian kepala dari tempat tidur Anda sebanyak 10 cm,
  • Usahakan untuk mendapatkan waktu tidur yang ideal sebanyak 7 hingga 8 jam tiap malam. Waktu tidur dapat bervariasi pada anak-anak dan anak remaja, yakni antara 10 hingga 12 jam,
  • Tidak mengonsumsi obat penenang dan minuman beralkohol menjelang tidur karena dapat menekan sistem saraf pusat, menyebabkan otot tenggorokan terlalu rileks, dan menghalangi aliran udara,
  • Berhenti merokok,
  • Rutin berolahraga untuk membantu menguatkan otot leher dan mencegah terjadinya penyempitan saluran udara,
  • Jika terjadi penyumbatan hidung, cobalah meminum obat atau menggunakan semprotan dekongestan sesuai instruksi dan tidak lebih dari tiga hari kecuali dengan resep dokter.
  • Semprotan steroid untuk mengobati penyumbatan yang parah dapat diperoleh dengan resep dokter,
  • Menggunakan bantal khusus yang menahan kepala dan leher ketika tidur sehingga aliran udara tidak terhalang, dan

Penderita dengkur dapat menyarankan atau memberikan pasangan atau orang di sekitarnya sepasang penyumbat hidung, memasang musik atau suara latar yang menenangkan. Sebagai tips, coba nyalakan kipas angin untuk menutupi suara dengkur kamu atau pasanganmu, ya!

LEAVE A REPLY