Data Pengguna Facebook Makin Bocor? Saatnya Tengok Medsos Anak Bangsa!

0
116 views
arah.com

Gulalives.co – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menilai krisis kebocoran data 50 juta pengguna Facebook ini melibatkan Cambridge Analytica, terkait dengan upaya pemenangan Presiden Trump di Amerika Serikat, harusnya bisa menjadi momentum mengevaluasi Facebook sebagai media sosial terbesar di dunia. Dan juga dimanfaatkan untuk mendorong bangkitnya media sosial kreasi anak bangsa.

Related image
merdeka.com

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga APJII Tedi Supardi Muslih mengatakan, berdasarkan hasil survei lembaganya, jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2017 telah mencapai 143,26 juta jiwa dari total 262 juta jiwa penduduk Indonesia. Sebagian besar dari jumlah itu menggunakan internet untuk berinteraksi di media sosial.

Bikin Bangga! Aplikasi viuGraph Ini Ternyata Bikinan Anak Bangsa

“Kebocoran data itu adalah momentum untuk mengevaluasi Facebook. Apalagi, Facebook juga tercatat sebagai pemilik WhatsApp dan Instagram. Sebaiknya ini juga jadi momentum kebangkitan media sosial Indonesia. Jangan sampai masyarakat Indonesia hanya jadi pengguna saja,” ujar Tedi Supardi Muslih di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Tedi memaparkan, bedasarkan hasil riset lembaganya pada 2017, pertumbuhan penetrasi internet di Indonesia di sepanjang 2017 menunjukkan separuh pengguna teknologi internet adalah milenial (49,52%). Menurut survei tersebut, pengguna teknologi internet bukan hanya dinikmati oleh yang berada di perkotaan.

Karena bila dirunut berdasarkan wilayah, terungkap bahwa penetrasi pengguna internet terbesar ternyata ada di Pulau Kalimantan dengan jumlah hingga 72%, jauh di atas Pulau Jawa yang hanya 58% populasi penduduk. Artinya, ada akses yang relatif sama untuk milenial di seluruh Indonesia.

“Dengan jumlah pengguna internet sebanyak itu, Indonesia tercatat sebagai negara pengguna Facebook terbanyak ke-4 di dunia. Jadi, dengan potensi pelanggan sebanyak itu, harusnya bisa muncul media sosial khas Indonesia, kita tidak hanya menjadi konsumen,” ujar Tedi yang pemilik dan pendiri PC24 Group, yakni bisnis grup yang bergerak di bidang komputer IT solution.

Instagram Ustadz Abdul Somad Sempat di-Banned, viuGraph Berdiri Paling Depan

Skandal kebocoran data Facebook ini membuat resah seluruh pengguna media sosial, termasuk di Indonesia. Namun, jangan khawatir karena kini ada media sosial yang menjadi model dan layanan cukup populer di Indonesia, yakni viuGraph.

Image result for viugraph
viugraph.com

Apa itu? Media sosial dengan namanya yang cukup singkat, menjadikan aplikasi ini mudah diingat. Kalau dilihat sekilas, aplikasi ini sangat mirip dengan Instagram. Namun, aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2017 ini, masih sangat baru dan terus dikembangkan. Saat ini, kamu sudah bisa mengunduh aplikasi viuGraph secara gratis melalui Play Store di handphone Android. Versi iOS-nya juga sudah tersedia.

Buang 8 Aplikasi ini dari Android-mu!

Pada dasarnya, aplikasi ini dimaksudkan untuk memasukkan foto pun video. Tapi yang membuat viuGraph berbeda adalah pemilihan topik yang disediakan. Karena kamu akan menemukan berbagai pengelompokan topik, seperti UC News, jadi media sosial ini mirip dengan UGC (user generated content) daripada media sosial lainnya yang membatasi setiap konten yang ingin kita buat atau baca.

Mereka juga mempunyai tiga pilihan tab di layar utama, yakni Trends, Topics, dan Friends. Setiap menu tersebut ternyata memiliki fungsinya masing-masing. Menu Trends akan melakukan filter atas trend yang sedang menjadi bahan perbincangan. Sedangkan menu Topics berisikan trend dari topic yang kamu pilih di awal. Dan, yang terakhir, Friends akan menampilkan postingan dari teman-teman yang ada di lingkaran kamu. Selain itu, ada beberapa tombol di bagian bawah aplikasi. Home, yakni Topics, Take a Picture, Notifications, dan Messages. Tombol-tombol ini dibuat dengan tampilan warna putih dan berlatar belakang biru keunguan. Dan, tampilan ini cukup user-friendly, kok.

Image result for viugraph
jurnalapps.co.id

Saat mencoba untuk meng-upload foto akan ada tiga kolom yang harus diisi oleh user, yaitu Topic, Location, dan Description. Setelah itu, barulah bisa di-post. Secara garis besar, viuGraph akan menjadi sebuah tambahan yang menarik di dunia media sosial Indonesia. Karena dengan tampilannya yang biru keunguan, terlihat adem dan nyaman di mata, fungsi-fungsinya juga oke. Jadi, untuk kamu yang ingin segera menginstall aplikasi ini, gak perlu repot, tinggal klik link di bawah ini:

Selamat berbangga dengan media sosial karya anak bangsa!

LEAVE A REPLY