7 Media Sosial Jadul yang Pernah Hits pada Zamannya!

faxburner.com

Gulalives.co – Sebelum Facebook, Twitter, atau Instagram, hits seperti sekarang. Ada 7 media sosial jadul yang pernah booming, lho. Tidak sedikit pula yang merasa rindu, karena banyak keseruan dan ke-alay-an tertinggal di sana. Itulah alasan mengapa Gulalives ingin membahasnya. Kalau kamu salah satu pengguna dari media sosial jadul tersebut, siap-siap ikutan kangen, ya!

Foursquare

Related image
themidtowngazette.com

Dulu, kamu juga bisa dianggap eksis dengan check-in di tempat-tempat keren, melalui Foursquare. Media sosial jadul satu ini dulu booming banget, dan gak jarang dipakai bersamaan dengan Twitter dan juga Facebook. Sebelum peran travel blogger atau food blogger se-hits sekarang, kalau kamu mau cari review tempat-tempat hits, ya Foursquare lah tempatnya.

Friendster

Related image
wikipedia.org

Ngaku, kamu yang eksis di tahun 2000-an, pasti punya akun di Friendster, yang kini tinggal kenangan. Friendster menjadi salah satu media sosial jadul yang istimewa, karena kamu bisa tahu siapa saja teman yang mengunjungi halaman profil-mu.

Selain itu, kamu juga bisa mengonta-ganti background sesuai keinginan, dan menambahkan widget seperti music player, hingga animasi glitter di tampilan profil-mu. Suka ketawa sendiri gak sih kalau ingat kelakuanmu di Friendster?

mIRC

Related image
warosu.org

Sebelum ada WhatsApp dan LINE, dulu kalau kamu mau chatting, pasti selalu pakai medsos yang satu ini, kan? Dan yang unik dari mIRC adalah kamu sebagai pengguna wajib menggunakan username yang super random dan terkesan alay, seperti 3ggycelalu-d1c4kit1n. Duh, geli gak sih? Hahahaha.

Tapi tampilannya yang sederhana, dan fungsinya untuk chatting dengan kolom super banyak, membuat kamu bisa betah berlama-lama di depan komputer warnet. Kamu gak salah gaul karena media sosial jadul satu ini, kan?

Baca Juga: Bikin Bangga! Aplikasi viuGraph ini Ternyata Bikinan Anak Bangsa

Myspace

Related image
techweez.com

Selain Friendster, ada juga media sosial jadul bernama Myspace, yang sempat populer sekitar tahun 2005 hingga 2008. Bisa dibilang, Myspace adalah versi lamanya Facebook. Karena kamu bisa mengunggah apa saja di sana.

Mulai dari tulisan, foto, hingga musik dan video. Uniknya, dulu Myspace tidak jarang digunakan oleh para seniman untuk mengenalkan karya-karyanya, seperti demo lagu, sampai foto-foto atau gambaran hasil karya tangannya. Kamu salah satu penggunanya?

Plurk

Related image
plurk.com

Hampir mirip dengan Twitter dulu, media sosial jadul satu ini hanya memperbolehkan pengguna mengirim pembaruan atau dikenal dengan istilah plurk, melalui antarmuka web, pesan singkat, atau cara lain dengan panjang maksimum 140 karakter. Lucunya, pembaruan ini akan ditampilkan pada halaman web pengguna, menggunakan garis waktu.

Pengguna dapat menanggapi pembaruan pengguna lain dari garis waktu mereka, melalui situs web resminya, pengirim pesan instan atau pesan singkat. Sayang, karena dianggap terlalu susah dipakai dan kalah pamor dengan Twitter serta Facebook, lambat laun Plurk pun ditinggalkan oleh penggunanya.

Tumblr

Related image
betanews.com

Sebelum Twitter ramai digunakan seperti hari ini, Tumblr sempat menjadi pilihan anak muda di awal 2000-an. Karena Tumblr fungsinya memang mirip banget dengan Twitter, yakni layanan mikroblog yang memungkinkan pengguna mengirimkan konten multimedia atau lainnya, dalam bentuk blog pendek.

Sayang, karena semakin luasnya pengguna Twitter dan juga Facebook, kini pengguna Tumblr pun semakin sedikit. Kamu pernah gak menggunakan media sosial jadul satu ini? Apa saja yang kamu bagikan di sana? Foto? Cerita? Video? Atau justru surat cinta untuk kode di masa muda? Iyuh! Hahahahaha.

Yahoo Messenger

Related image
download.cnet.com

Tidak beda jauh dengan mIRC, Yahoo Messenger juga sangat populer pada masanya. Karena dulu media sosial yang juga akrab disebut YM ini menjadi satu-satunya layanan berkirim pesan (chatting) yang bisa menampilkan profile picture penggunanya, dan sudah mendukung emoticon. Selain itu, YM juga menyediakan games mini yang bisa kamu mainkan jika sedang bosan menunggu balasan dari teman chatting.

Tapi apa daya, mereka tinggalah kenangan, kita hanya bisa rindu dan rindu saja. Mengenang kelakuan saat masih remaja. Hahahaha. Tapi jangan sedih, kalau kamu ingin mendapatkan pengalaman berbeda saat menggunakan media sosial, kamu bisa mengunduh dan menulusuri media sosial buatan anak bangsa, viuGraph!

Image result for viugraph
jurnalapps.co.id

“viuGraph memberikan platform berbagi cerita dalam klasifikasi topik-topik tertentu, di samping dengan teman yang sudah dikenal. Selain hal tersebut, ada fitur filtering yang membuat pengguna ViuGraph hanya melihat apa yang diinginkan, dengan timeline berdasarkan waktu kronologis konten tersebut di upload. You Watch What You Want, You View What You Like,” ungkap founder CEO viuGraph Wahyu Widi.

Penasaran? Kamu bisa langsung download viuGraph via GooglePlay di sini, atau download viuGraph via IOS di sini. Selamat bergabung!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here