Masyarakat Indonesia Kena Imbas Penyalahgunaan Data Pribadi Facebook? Ini Ciri-cirinya

0
93 views
sosyalmedya.co

Gulalives.co – Tak kurang dari 87 juta data pengguna Facebook sukses dibobol firma riset analis Cambridge Analytica. Merupakan konsultan politik yang dipakai Donald Trump dalam kampanye Pilpres AS pada 2016 silam, membuat Cambridge Analytica menyasar pengguna Facebook “Negeri Paman Sam” untuk kemenangan Trump, sayangnya pengguna Facebook Indonesia pun ikut kena imbas. Menurut data yang dibagikan Newsroom Facebook, sebanyak 1.096.666 data pengguna Facebook di Indonesia juga dicuri Cambridge Analytica.

Related image
reuters.com

Lantas, bagaimana caranya kita bisa mengetahui, apakah akun kita ikut dicuri atau tidak? Sebuah notifikasi akan muncul di atas newsfeed Facebook pengguna lengkap dengan tombol baru untuk mengubah pengaturan privasi per tanggal 9 April 2018. Informasi tersebut akan muncul di akun pengguna yang terdeteksi dicuri Cambridge Analytica ataupun tidak.

Jika akun kamu kena imbas permasalahan ini, notifikasi akan memunculkan tombol “See How You’re Affected” yang bisa ditekan untuk mendapatkan informasi selanjutnya. Jika akun Facebook kamu aman, tombol lain bertajuk “Go To Apps and Websites” yang akan muncul. Tampilan notifikasi akan berbeda untuk setiap pengguna. Untuk akun yang datanya dicuri, notifikasinya bisa dilihat dari gambar di bawah ini, di sisi kanan. Namun, jika akun kamu aman dari Cambridge Analytica, tampilan notifikasinya akan muncul seperti pada gambar sebelah kiri.

Fitur ini berfungsi untuk menunjukkan kepada pengguna, aplikasi mana saja yang mereka pakai dan informasi pribadi seperti apa saja yang sudah diakses oleh aplikasi-aplikasi tersebut. Jika sudah tak lagi diinginkan, pengguna bisa menghapus aplikasi yang yang tidak diinginkan. Facebook juga menjelaskan cara-cara untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Secara garis besar, caranya adalah dengan membatasi akses data pengguna Facebook melalui application programming interface untuk digunakan di aplikasi lain seperti Instagram maupun pihak ketiga. Facebook juga mengubah mekanisme fitur pencarian akun dengan mengetikkan nomor telepon atau alamat e-mail melalui layar login.

Hal tersebut dinilai sering disalahgunakan dan membahayakan data pengguna, misalnya, orang lain yang berkedok pura-pura lupa password kemudian si pemilik akun tiba-tiba mendapat SMS berisi kode reset password. Riwayat telepon atau call history untuk orang-orang yang ada di kontak pengguna melalui aplikasi Messenger atau Facebook Lite di Android juga akan rutin dihapus setelah berumur satu tahun. Server Facebook juga hanya akan menerima data yang memang dibutuhkan untuk menjalankan fitur ini saja, bukan informasi detail seperti waktu panggilan.

Facebook Menganggap Ceramah yang Disampaikan Aa Gym Mengandung Kekerasan?

Tapi daripada kamu was-was dengan permasalahan media sosial yang tidak remeh ini, lebih baik mulai mengenal aplikasi media sosial yang dijamin aman oleh penggagasnya. Dan lagi, aplikasi ini adalah buatan anak bangsa, jadi minim sekali pengaruh buruk yang akan kita terima jika kita menggunakannya. Lantas, media sosial apa sih yang sedang kita bahas ini? Kenalkan, ini dia … viuGraph!

Image result for viugraph
jurnalapps.co.id

Media sosial dengan namanya yang cukup singkat, menjadikan aplikasi ini mudah diingat. Kalau dilihat sekilas, aplikasi ini sangat mirip dengan Instagram. Namun, aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2017 ini, masih sangat baru dan terus dikembangkan. Saat ini, kamu sudah bisa mengunduh aplikasi viuGraph secara gratis melalui Play Store di handphone Android. Versi iOS-nya juga sudah tersedia.

Pada dasarnya, aplikasi ini dimaksudkan untuk memasukkan foto pun video. Tapi yang membuat viuGraph berbeda adalah pemilihan topik yang disediakan. Karena kamu akan menemukan berbagai pengelompokan topik, seperti UC News, jadi media sosial ini mirip dengan UGC (user generated content) daripada media sosial lainnya yang membatasi setiap konten yang ingin kita buat atau baca.

Mereka juga mempunyai tiga pilihan tab di layar utama, yakni Trends, Topics, dan Friends. Setiap menu tersebut ternyata memiliki fungsinya masing-masing. Menu Trends akan melakukan filter atas trend yang sedang menjadi bahan perbincangan. Sedangkan menu Topics berisikan trend dari topic yang kamu pilih di awal. Dan, yang terakhir, Friends akan menampilkan postingan dari teman-teman yang ada di lingkaran kamu. Selain itu, ada beberapa tombol di bagian bawah aplikasi. Home, yakni Topics, Take a Picture, Notifications, dan Messages. Tombol-tombol ini dibuat dengan tampilan warna putih dan berlatar belakang biru keunguan. Dan, tampilan ini cukup user-friendly, kok.

Saat mencoba untuk meng-upload foto akan ada tiga kolom yang harus diisi oleh user, yaitu Topic, Location, dan Description. Setelah itu, barulah bisa di-post. Secara garis besar, viuGraph akan menjadi sebuah tambahan yang menarik di dunia media sosial Indonesia. Karena dengan tampilannya yang biru keunguan, terlihat adem dan nyaman di mata, fungsi-fungsinya juga oke. Jadi, untuk kamu yang ingin segera menginstall aplikasi ini, gak perlu repot, tinggal klik link di bawah ini:

Selamat berbangga dengan media sosial karya anak bangsa yang senantiasa mendukung tiap manusia selama ada di dalam kebaikan!

LEAVE A REPLY