3 Masalah untuk Para Pengguna Softlens, dan 5 Cara Mengatasinya

0
41 views
meetdoctor.com

Gulalives.co – Jika kamu salah satu pengguna lensa kontak (softlens), entah untuk meningkatkan tajam penglihatan, pun sekadar menambah keindahan penampilan. Lensa kontak menjadi favorit di kalangan orang dewasa pun muda. Namun, tahukah kamu jika di antara segala kelebihan yang ditawarkan, nyatanya tersembunyi beberapa masalah untuk para pengguna softlens? Apa saja masalah yang dimaksud, dan bagaimana cara menanganinya?

Image result for use softlens
today.line.me

Infeksi

Terdapat berbagai jenis infeksi yang dapat menyerang mata akibat dari penggunaan lensa kontak. Seperti konjungtivitis (radang pada konjungtiva), keratitis (radang pada kornea), Acanthamoeba, atau ulkus (luka) kornea.

Gejala atau masalah untuk para pengguna softlens yang paling sering dikeluhkan adalah mata merah, rasa nyeri, kotoran mata berlebih, bahkan kadang disertai dengan pandangan yang kabur.

Baca Juga: Tanpa Disadari, Ternyata 4 Hal ini Membuat Minus Mata Bertambah, Lho!

Kalau kamu mengalami gejala-gejala tersebut, ada baiknya untuk segera lepaskan softlens, dan periksakan diri ke dokter spesialis mata. Obat antibiotik tetes mata biasanya akan diberikan sesuai dengan jenis infeksi mata yang menyerang penderita.

Infeksi mata akibat penggunaan lensa kontak ini bisa kamu hindari dengan perawatan dan prosedur penggunaan lensa kontak yang baik. Selalu cuci lensa kontak hanya dengan cairan pembersih khusus lensa kontak. Selain itu, jangan lupa untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menggunakan atau melepas lensa kontak, ya.

Hilang saat Digunakan

Mungkinkah masalah untuk para pengguna softlens adalah menghilangnya lensa? Biasanya, lensa kontak sebenarnya sudah terjatuh dari mata. Namun, pada beberapa kejadian, lensa yang dirasa menghilang ternyata terselip di sisi atas bola mata. Hal ini terjadi pada mereka yang tidak mencopot lensa kontak saat tidur, dan pastinya berbahaya.

Jika kamu kehilangan lensa kontak saat digunakan, dan tidak dapat menemukannya terjatuh, segera datangi dokter spesialis mata, untuk memastikan lensa kontak tidak tertinggal pada bagian atas mata. Karena, lensa yang terselip di bagian atas dari bola mata, memerlukan eversi (pembalikkan) kelopak mata untuk dapat mengambilnya.

Ketika sedang menggunakan softlens, sebisa mungkin hindari aktivitas fisik yang terlalu berat, ya. Karena aktivitas fisik yang terlalu berat, benturan, atau guncangan keras mungkin saja membuat lensa kontak lepas atau terselip pada mata kamu.

Tight Lens Syndrome (Terlalu Ketat)

Masalah untuk para pengguna softlens ini sering terjadi ketika softlens terlihat seperti menempel erat pada kornea (bagian bening di depan mata). Gejala yang biasa dirasakan adalah mata merah, disertai dengan pandangan kabur, sekalipun lensa kontak sedang dikenakan.

Tight lens syndrome ini dapat terjadi pada lensa kontak yang sudah mengering (lewat masa pakai atau kedaluwarsa), pemakaian lensa kontak saat tidur, dan pada penggunaan lensa kontak saat cuaca berangin atau justru terlalu panas.

Cara mudah yang dapat dilakukan untuk mencegah hal ini adalah meneteskan cairan pelembap khusus lensa kontak secara berkala, saat menggunakan lensa kontak. Sebelum tidur, jangan lupa lepas lensa kontak kamu.

Dan dengan prosedur pemakaian serta perawatan lensa kontak yang baik, sebagian besar masalah saat menggunakan softlens di atas dapat dihindari. Kamu juga bisa mengatasi masalah untuk para pengguna softlens lainnya, dengan cara:

Simpan di Tempat Bersih

Usahakan untuk selalu menyimpan soflens di tempat yang bersih dan aman. Hindari softlens terkena debu atau kotoran lain. Kotoran pada softlens bisa berdampak buruk untuk kesehatan serta kecantikan mata kamu.

Hindari Memakai Softlens Terlalu Lama

Image result for softlens
hellosehat.com

Meski dengan memakai softlens kamu akan merasa lebih percaya diri dan nyaman. Namun, usahakan agar tidak memakai softlens dalam waktu lama. Gunakan softlens sesuai kebutuhan. Karena, memakai softlens terlalu lama akan membuat mata sulit bernapas, dan rentan terhadap berbagai masalah.

LEAVE A REPLY