Mark Zuckerberg: Facebook dalam Keadaan Perang

mashable.com

Gulalives.co – Sudah sejak beberapa bulan lalu, media sosial Facebook dirundung berbagai masalah, hingga kini membuat Mark Zuckerberg mengambil langkah yang cukup drastis. Kabarnya, ia akan mengkondisikan media sosial ciptaannya itu masuk dalam keadaan berperang.

Related image
posta.com.mx

Dilansir dari Wall Street Journal, Mark Zuckerberg mengumpulkan sekitar 50 pejabat tinggi Facebook kepercayaannya. Dan, memberitahu mereka bahwa perusahaan Facebook dalam kondisi perang, serta rencananya untuk memimpin dalam situasi itu.

“Dalam waktu damai, eksekutif bisa bergerak lambat dan memastikan setiap orang menuruti keputusan kunci yang sama, kata dia dalam pertemuan bulan Juni lalu, menurut sumber. Namun, karena Facebook tengah dikepung oleh penegak hukum, investor, dan user yang marah, dia perlu bertindak lebih tegas,” ungkap Wall Streey Journal.

Kabarnya, Mark Zuckerberg pun tidak senang dan sering bertengkar dengan Chief Operating Officer Facebook, yakni Sheryl Sandberg, ia menilai Sheryl kurang baik dalam menangani skandal kebocoran data Cambrigde Analytica. Sampai-sampai Sheryl cemas akan jabatannya yang semakin terancam.

Mark Zuckerberg juga bertikai dengan pendiri Instagram, Mike Krieger dan Kevin Systrom, yang berakhir dengan keluarnya dua sosok penting itu dari Facebook. Sebelumnya, pendiri WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton pun sudah lebih dulu mundur dari lingkupnya.

Facebook memang sedang menjadi sorotan dari media, otoritas pun penggunanya. Bukan hanya soal kebocoran data, tapi juga terkait penanganan mereka terhadap campur tangan Rusia pada Pilpres Amerika Serikat tahun 2016 silam, yang dianggap tidak maksimal.

Baca Juga: Lebih dari Rp217 Triliun Kekayaan Mark Zuckerberg Anjlok dalam Sehari

Indeks bursa saham AS pun rontok pada Senin, 19 November 2018, waktu setempat. Hal ini disebabkan saham sejumlah raksasa teknologi berguguran. Selain itu, kekhawatiran terkait tekanan perdagangan global pun terus menekan pasar saham.

Dikutip dari CNBC, Selasa, 20 November 2018, kemarin. Indeks saham Dow Jones Industrial Average merosot 400 poin, disebabkan turunnya saham Apple. Sementara itu, indeks S&P 500 menukik 1,45 persen, lantaran saham sektor teknologi tertekan 3,3 persen.

Adapun indeks saham Nasdaq Composite jatuh 2,5 persen, karena saham Amazon melemah 3,9 persen. Saham Apple menjadi penyebab anjloknya saham sektor teknologi setelah ada laporan dari The Wall Street Journal juga, menyatakan bahwa perusahaan itu memangkas jumlah pesanan iPhone baru yang dirilis tahun ini. Saham Apple jatuh lebih dari 3,5 persen.

The Wall Street Journal pun menyebutkan bahwa CEO Facebook Mark Zuckerberg, mengadopsi gaya manajerial yang lebih agresif.

“Ini akan membutuhkan perbaikan di (sektor) teknologi. Saya rasa kita akan melihat pelemahan hingga akhir tahun. Saya pikir saham yang melemah masih akan menghadapi tekanan aksi jual,” ujar Greg Luken, CEO Luken Investment Analytics.

Sektor teknologi pun mencatat kinerja terbaik di indeks S&P 500 pada tahun 2017 lalu, dan mencatat kinerja terbaik kedua pada tahun 2018. Namun, sektor teknologi anjlok lebih dari 10 persen dari level tertingginya dalam setahun terakhir.

Saham-saham teknologi juga anjlok pada hari Senin, setelah Wakil Presiden AS Mike Pence dalam pidatonya di hari Minggu, 18 November 2018, menyampaikan tidak akan ada akhir dari penerapan tarif impor terhadap produk dari China, senilai 250 miliar dollar AS, kecuali ada perubahan dari sisi China sendiri. Pence menyatakan hal itu pada pertemuan APEC di Port Moresby, Papua Nugini.

Pernyataan Pence tersebut menyusul pernyataan Presiden Donald Trump, bahwa ia tidak akan menerapkan tarif lanjutan terhadap impor produk-produk dari China. Manajer strategi di TD Ameritrade Shawn Cruz mengungkapkan, katalis utama bagi pasar saat ini adalah kekhawatiran terkait perdagangan AS-China.

“Ini menjadi pendorong utama, dan ini yang terlihat pada (saham-saham sektor) teknologi. Perusahaan-perusahaan ini menjadi yang terdepan dalam diskusi AS-China,” sebut Cruz.

Berbagai skandal yang Facebook alami, mulai dari kebocoran data hingga pernyataan perangnya ini, membuat resah seluruh pengguna media sosial, termasuk kita yang di Indonesia. Namun, kamu tidak perlu khawatir berlebih, karena Gulalives memiliki media sosial buatan anak bangsa, yang layak dijadikan pilihan, yakni viuGraph.

Image result for viugraph
jurnalapps.co.id

Media sosial dengan nama singkat ini menjadi aplikasi yang mudah diingat. Dilihat sekilas, aplikasi ini sangat mirip dengan Instagram. Namun, aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2017 lalu, masih sangat baru dan terus dikembangkan. Saat ini, kamu sudah bisa mengunduh aplikasi viuGraph secara gratis melalui Play Store di handphone Android, begitupun untuk versi iOS-nya, sudah tersedia.

Pada dasarnya, aplikasi ini dimaksudkan untuk memasukkan foto pun video. Tapi yang membuat viuGraph berbeda adalah pemilihan topik yang disediakan. Karena kamu akan menemukan berbagai pengelompokan topik, untuk membatasi setiap konten yang hanya ingin kita buat pun baca.

Media sosial ini pun memberikan tiga pilihan tab pada layar utama, yakni Trends, Topics, dan Friends. Setiap menu tersebut ternyata memiliki fungsinya masing-masing. Menu Trends akan melakukan filter atas trend yang sedang menjadi bahan perbincangan.

Sedangkan menu Topics berisikan trend dari topic yang kamu pilih di awal. Dan, yang terakhir, Friends akan menampilkan postingan dari teman-teman yang ada di lingkaran kamu.

Selain itu, ada beberapa tombol di bagian bawah aplikasi. Home, yakni Topics, Take a Picture, Notifications, dan Messages. Tombol-tombol ini dibuat dengan tampilan warna putih dan berlatar belakang biru keunguan. Dan, tampilan ini cukup user-friendly, kok.

Jika kamu mencoba untuk meng-upload foto, maka akan ada tiga kolom yang harus kalian isi, yakni Topic, Location, dan Description. Setelah itu, barulah bisa di-post. Secara garis besar, viuGraph akan menjadi sebuah tempat yang menarik, bagi pengguna media sosial.

Karena dengan tampilannya yang biru keunguan, terlihat nyaman di mata, fungsi yang ditawarkan pun seru! Jadi, untuk kamu yang belum memiliki aplikasi ini di smartphone-mu, tidak perlu repot, tinggal klik link di bawah ini:

Image result for viugraph
androidappsapk.co

Link untuk mengunduh viuGraph pada Android
Link untuk mengunduh viuGraph pada IOS

Dan, selamat berbangga dengan media sosial karya anak bangsa!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here