6 Manfaat Menyusui untuk Kesehatan Ibu

google.com

Gulalives.co – Kadang, memang ada beberapa ibu yang produksi ASI-nya kurang lancar. Jika ini terjadi, mau tidak mau pilihannya adalah memberikan susu formula, agar anak bisa tetap terpenuhi nutrisinya. Tapi jika ASI kamu lancar, jangan lelah untuk memberikannya pada si kecil, karena sebagai ibu, kamu juga akan mendapatkan manfaat menyusui, seperti 6 di antaranya berikut ini:

Kehilangan Darah Lebih Sedikit dan Rahim Lebih Cepat Kembali Normal

Gambar terkait
kompas.com

Manfaat menyusui yang satu ini segera dimulai selepas persalinan. Ibu akan lebih sedikit kehilangan darah setelah melahirkan, jika ia segera menyusui bayinya. Dengan menyusui, rahim pun akan cepat menyusut kembali ke ukuran normal.

Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Hasil gambar untuk Menurunkan Risiko Kanker Payudara
mommyasia.id

Proses menyusui dapat menurunkan dua jenis kanker, yaitu kanker payudara dan kanker ovarium. Manfaat menyusui terhadap perlindungan dari kanker payudara sudah banyak dibuktikan oleh para peneliti, bahkan dalam sebuah studi, penyakit kanker payudara yang bersifat diturunkan dalam keluarga juga mengalami penurunan risiko ketika seorang wanita menyusui.

Meski demikian, mekanisme terkait hal ini belum bisa diketahui secara pasti. Boleh jadi hal tersebut berkaitan dengan kondisi hormonal seorang perempuan dimana berhentinya siklus menstruasi pasca melahirkan dapat menurunkan kadar estrogen berlebih dan menurunkan risiko kanker payudara.

Mengurangi Depresi Setelah Melahirkan

Hasil gambar untuk Depresi Setelah Melahirkan
solusisehatku.com

Kondisi psikologis ibu pun akan mendapatkan dorongan ketika ia menyusui bayinya. Sebuah penelitian pada tahun 2003 dari Australia menunjukkan adanya peningkatan depresi pasca melahirkan pada ibu yang tidak menyusui bayinya dan ibu yang menyapih banyinya sejak dini.

Menjaga Kesehatan Jantung

Hasil gambar untuk Menjaga Kesehatan Jantung
lifestyle.sindonews.com

Sebuah studi yang dirilis tahun 2010 menunjukkan bahwa ibu yang menyusui memiliki risiko lebih rendah mengalami kardiovaskuler. Sedangkan, risiko penyakit tersebut lebih banyak ditemukan pada ibu yang tidak menyusui lebih dari tiga bulan.

Membantu Membakar Lemak Tubuh

Gambar terkait
beautynesia.id

Naiknya berat badan merupakan hal yang normal dialami ibu hamil. Saat hamil, tubuh menyimpan cadangan makanan dalam bentuk lemak yang lebih banyak. Bertambahnya berat badan juga bisa disebabkan terjadinya perubahan pola makan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi ibu dan bayi.

Namun, tidak hanya pemenuhan nutrisi saat masa kehamilan, bertambahnya berat badan juga dipersiapkan untuk proses menyusui setelah melahirkan. Dengan memberikan ASI secara rutin, tubuh ibu akan membakar kalori lebih banyak dari biasanya atau sekitar 480 kalori per hari selama menyusui. Hal ini juga dapat mengatasi kelebihan lemak di sekitar perut setelah melalui proses kehamilan.

Mengurangi Risiko Radang Sendi

Hasil gambar untuk Mengurangi Risiko Radang Sendi
aladokter.com

Seorang ibu yang menyusui selama setidaknya 12 bulan selama hidupnya akan berkurang risikonya terserang rheumatoid arthritis atau radang sendi sebesar 20 persen. Dan wanita yang menyusui selama setidaknya 24 bulan berkurang resikonya sebesar 50%. Demikian hasil penelitian besar jangka panjang yang dilakukan Nurses Health.

Baca Juga: Ibu Menyusui Sebaiknya Hindari 6 Hal ini Demi Kesehatan

Meskipun banyak manfaat menyusui untuk kesehatan ibu, namun tetap niatkanlah aktivitas menyusui ini sebagai bentuk ibadah dan ketaatan terhadap ajaran Islam. Terkecuali memang ada kondisi-kondisi tertentu yang menghalangi seorang ibu melakukannya yang diperbolehkan dalam syari’at.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here