20 Manfaat Menghafal Al-Qur’an yang Sangat Luar Biasa, Masya Allah

0
113 views
tasdiqulquran.or.id

Gulalives.co – Sebagai kitab petunjuk umat islam yang tidak bisa digantikan dengan apa pun, Al-Qur’an adalah kitab pelengkap dari kitab-kitab terdahulu yang dibawa oleh Nabi-nabi sebelumnya. Injil, taurat, dan lain sebagainya adalah kitab yang dibawa pada konteks masyarakat sebelum Nabi Muhammad SAW. Maka, Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir atau penutup, menyempurnakannya dengan mukjizat Al-Qur’an. Bagai hadiah, kita diberi kesempatan untuk mendapatkan banyak manfaat menghafal Al-Qur’an.

Related image
sangpencerah.id

Sebagaimana Allah jelaskan, mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju terang adalah suatu kebenaran yang nyata. Hal ini karena Al-Qur’an menyimpan berbagai petunjuk, untuk berbagai macam sektor kehidupan. Mulai dari masalah individu, keluarga, ekonomi, hukum, sosial, sains, kesehatan, bahkan hingga tentang akhirat, atau ghaib yang tidak mungkin manusia mengetahuinya, jika tidak ada Al-Qur’an.

Ada banyak sekali manfaat menghafal Al-Qur’an yang bisa didapatkan seorang muslim. Lantas, apa saja manfaat menghafal Al-Qur’an bagi dunia dan akhirat?

Menjadi Bagian Penjaga Al-Qur’an

Manfaat menghafal Al-Qur’an untuk muslim adalah ia akan menjadi seperti penjaga Al-Qur’an. Sebab, ia akan memahami bahwa Al-Qur’an adalah kitab petunjuk dan isinya tidak boleh berubah-rubah, karena ia adalah kitab yang otentik dari Allah SWT.

Tentu, penjaga Al-Qur’an adalah mereka yang senantiasa membaca, hafal, dan paham akan isinya. Sedikit saja berubah, maka ia akan tahu, dan mencegah terjadinya penyelewengan bacaan atau isi dari Al-Qur’an.

Memelihara Isi Al-Qur’an

Manfaat menghafal Al-Qur’an adalah akan membuat kita juga turut memelihara isi Al-Qur’an, baik bagi diri kita sendiri, pun masyarakat. Memelihara isi Al-Qur’an tentu bukan hanya memelihara secara teks atau bacaannya saja, tapi juga memeliharanya hingga dalam diri kita sendiri. Jika sebagai penghapal Al-Qur’an, tentu saja kita akan menjaga agar isinya terus melekat dalam sanubari kita.

Seperti Para Nabi

”Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.” (HR Hakim).

Manfaat menghafal Al-Qur’an seperti para Nabi maksudnya adalah kita melakukan fungsi seperti para nabi. Tentu saja tidak menjadi Nabi, ya. Karena kita bukan orang yang diberikan mukjizat dan juga hal khusus dari Allah SWT secara langsung. Maka, fungsinya akan tetap melekat pada kita sebagaimana para Nabi dan Rasulullah SAW.

Tentu tugas dakwah dan menyampaikan kebenaran adalah seperti para Nabi. Untuk itu, jagalah Al-Qur’an dan sampaikan, serta jadikanlah ia sebagai penerang dalam kehidupan kita. Dan, akan menjadi pahala jariah kelak kita di akhirat.

Seperti Para Sahabat

Manfaat menghafal Al-Qur’an adalah seperti para sahabat. Para sahabat menghapal Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pelita dalam kehidupan. Para Sahabat penghapal Al-Qur’an tentu orang-orang yang ingin menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dalam hidup, dan petunjuk dalam setiap langkahnya. Maka, orang-orang yang menghapal Al-Qur’an, kelak akan menjadi seperti para sahabat, yang berjihad, dan kelak akan Allah angkat derajatnya. Aamiin.

Sebaik-baiknya Muslim

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Orang-orang yang menghapal Al-Qur’an, jika ia mempelajari dan mengajarkannya pada orang lain, akan menjadikan dia sebaik-baiknya Muslim. Tentu kita juga ingin menjadikan diri kita sebagai muslim sejati, kan?

Dekat dengan Allah

Manfaat menghafal Al-Qur’an, secara langsung kita juga sudah menghapal apa yang menjadi perintah dan syariat dari Allah SWT. Sebab, di dalam Al-Qur’an juga banyak disebutkan kebesasaran dan kekuasaan Allah.

Maka, mereka yang menghapalnya akan mudah untuk mengingat Allah juga. Bagaimanapun, Al-Qur’an yang Allah ciptakan akan mendekatkan kita pada yang pemilik-Nya.

Dekat dengan Al-Qur’an

Manfaat menghafal Al-Qur’an, kita juga akan selalu dekat dengan Al-Qur’an. Kitab yang merupakan petunjuk hidup kita, tentunya akan menjadi bagian dari dalam diri kita jika kita selalu membaca dan menghafalkannya. Bagi seorang yang beriman pada Al-Qur’an, maka akan menjadi harta paling mahal yang dimilikinya, dan sangat berharga jika selalu dekat dengannya.

Menjadi Pengingat dan Penjaga

Manfaat menghafal Al-Qur’an lainnya adalah menjadi bagian dari pengingat dan penjaga untuk kita tidak berbuat maksiat. Jangankan untuk berbuat maksiat, hafalan kita saja, sejatinya akan membuat kita menjauhi maksiat. Saat diri khilaf dan mendekatinya, hafalan Al-Qur’an akan mengingatkan kita untuk segera menjauhkan diri dari maksiat tersebut.

Berbicara dengan Kalimat yang Baik

Kalimat-kalimat Al-Qur’an adalah kalimat-kalimat yang Allah pilihkan untuk manusia. Maka, manfaat menghafal Al-Qur’an adalah kita akan terbiasa menggunakan kalimat-kalimat yang baik. Secara otomatis akan menjadikan ini sebagai kebiasaan, dan mengucapkan kalimat-kalimat baik pada keseharian.

Jauh dari Segala Penyakit

Jika kita benar-benar berusaha untuk menghafal Al-Qur’an, maka sejatinya akan terhindar dari berbagai penyakit. Salah satunya adalah penyakit pikun atau pelupa. Bahkan, seperti kita ketahui, bacaan Al-Qur’an juga memberikan efek psikologis yang baik bagi jiwa kita. Kesehatan jiwa dan psikologis tentunya akan berpengaruh juga pada kesehatan fisik kita.

Baca Juga: 16 Ciri Wanita Berakhlak Baik

Bertanggung Jawab untuk Mendakwahkan

Mereka yang menghapal Al-Qur’an, secara tidak langsung juga akan turut menjadi bagian dari dakwah Al-Qur’an. Mereka merasa bertanggung jawab untuk turut mendakwahkan Al-Qur’an, khususnya isi dalam Al-Qur’an, agar menjadi tuntunan di masyarakat.

Di dalam hadits yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, ternyata sangat banyak penjelasan mengenai manfaat menghafal Al-Qur’an. Hal ini tentu saja jika kita laksanakan, akan menjadi kebaikan dan penyelamat kita kelak di akhirat.

Diutamakan oleh Rasulullah

“Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)

Mereka yang menghafal Al-Qur’an didahulukan oleh Rasulullah pemakamannya ketika ia meninggal. Hal ini membuktikan bahwa penghafal Al-Qur’an adalah manusia yang luar biasa dan spesial bagi Rasulullah.

Diangkat oleh Rasulullah sebagai Tim Dakwah

Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR At-Turmudzi dan An-Nasa’i)

Di saat Rasulullah dulu melakukan ekspansi dan perluasan dakwah ke mancanegara, ia mengirimkan banyak delegasi untuk kesana. Mereka yang dikirimkan, diutamakan yang menguasai dan hafal akan Al-Qur’an. Hal ini dikarenakan kelak di sana, mereka harus menyampaikan dan mendakwahkan risalah Al-Qur’an, untuk itu mereka yang hafal dan menguasai sangat diutamakan.

Dipilih Menjadi Imam

”Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya.” (HR. Muslim)

Hadits di atas menunjukkan bahwa mereka yang banyak hafalannya akan diutamakan untuk dipilih menjadi imam dalam shalat. Begitupun jika imam di sini adalah konteks dalam imam masyarakat, ya.

Termasuk ke dalam Orang-orang yang Berilmu

“Sebenarnya, Al-Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.” (QS Al-Ankabuut 29:49)

Orang-orang yang menghafal Al-Qur’an adalah mereka yang benar-benar diberi ilmu pengetahuan. Untuk itu sangat baik dan beruntung mereka yang menghafalkannya.

Termasuk Keluarga Pilihan Allah

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al-Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

Mereka yang menjalankan perintah Allah adalah termasuk dalam keluarga pilihan Allah. Untuk itu, menjadikan keluarga sebagai penghafal dan pencinta Al-Qur’an adalah suatu keutamaan.

Termasuk Orang yang Mengagungkan Allah

“Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah menghormati orang tua yang muslim, penghafal Al-Qur’an yang tidak melampaui batas (di dalam mengamalkan dan memahaminya) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya) dan Penguasa yang adil.” (HR. Abu Daud)

Orang-orang yang menghafal Al-Quran kelak adalah orang-orang yang mengagungkan Allah karena ia telah memeliharan dan menjaga bacaan Al-Qur’an agar tetap terjaga dalam dirinya.

Diberi Syafaat Kelak di Akhirat

“Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).” (HR. Muslim)

Mereka yang menghapal Al-Qur’an juga termasuk ke dalam orang-orang yang diberi syafaat kelak. Semua ini karena mereka benar-benar menjaga bacaan Al-Qur’an, dan menerapkan apa yang Rasulullah perintahkan.

Diangkat Kedudukannya

“Dari Abdillah bin Amr bin ‘Ash dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib Al-Qur’an, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi)

Kedudukan orang-orang yang menghapal Al-Qur’an kelak akan diangkat tinggi, karena mereka telah menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan dan petunjuk hidupnya. Tentu menghapal dalam rangka menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari hidup di dunia.

Bersama Malaikat dan Taat

“Dan perumpamaan orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (Muttafaqun Alaih)

Dalam hadits ini disampaikan bahwa mereka yang benar-benar membaca Al-Qur’an adalah mereka yang bersama malaikat dimana mereka adalah orang-orang taat dan mulia.

Related image
islampos.com

Mau kah kamu menjadi salah satu penerima manfaat menghafal Al-Qur’an?

LEAVE A REPLY