bastabalkana.com

Gulalives.co – Kapan terakhir kali kamu menangis? Biasanya alasan apa sih yang membuatmu akhirnya menangis? Karena menonton film sedih, frustrasi, stres pekerjaan, atau putus hubungan? Apa pun alasannya, sebenarnya kamu tak perlu malu atau menyesal karena sudah menangis, lho. Karena ternyata kegiataan melow satu ini memberi manfaat untuk kesehatan fisik dan mental kita.

Related image
loon.ro

Banyak psikoterapis yang mengungkapkan jika menangis itu baik untuk kesehatan, karena bisa mengeluarkan energi negatif dari tubuh dan menggantikannya dengan energi positif yang baru. Jadi, kamu tidak perlu menahan air mata kalau memang sedang benar-benar emosi, ya. Cause, crying is good for you!

Mengeluarkan Toksin

Image result for menangis Mengeluarkan Toksin
journal.sociolla.com

Kenapa menangis itu menyehatkan? Karena air mata yang dikeluarkan tubuh saat stres dapat membantu menurunkan hormon stres yang dikenal sebagai kortisol. Dari penelitian yang dilakukan oleh St. Paul Ramsey Medical Centre, ini membuktikan jika menangis sama seperti berkeringat dan membuang air kecil, karena air mata juga mengeluarkan toksin dan endorfin bernama enkephalin yang bisa mengurangi rasa sakit.

Mengurangi Stres

Related image
wellnessrepair.com

Saat kamu merasa tertekan dan stres, atau bahkan merasa seperti ada beban yang menimpa. Tanpa kamu sadari, stres sebenarnya juga menghasilkan bahan kimia dan hormon di dalam tubuh. Ketika mengalami stres dan kemudian menangis, bahan kimia dan hormon yang tercipta karena stres ini bisa keluar, dan tidak tersimpan di dalam tubuh. Jadi, beberapa orang akan merasa lega setelah menangis.

Air mata yang keluar karena stres ini mengandung zat kimia berupa Adrenocorticotrophic dan juga hormon kortisol atau hormon stres. Bahan kimia dan hormon stres inilah yang memang harus dikeluarkan dari dalam tubuh agar tidak menyebabkan masalah kesehatan yang meliputi tekanan darah tinggi hingga penyakit jantung.

Menyeimbangkan Pikiran

Related image
tribunnews.com

Tidak hanya mengeluarkan bahan kimia dan hormon negatif dari dalam tubuh, saat menangis sebenarnya tubuh juga memproduksi zat endorfin, di mana zat ini disebut juga dengan zat bahagia. Zat endorfin yang dihasilkan dari menangis ini dapat menstabilkan pikiran dan menyeimbangkan emosi. Itulah mengapa dengan menangis, pikiran dan emosi akan jadi lebih seimbang, dibandingkan saat kamu menahan air mata.

Selain mengeluarkan bahan kimia dan hormon, kamu juga sedang memanfaatkan zat endorfin, yang secara psikologis menangis juga akan membuat jiwa seseorang menjadi lebih tegar dalam menghadapi tiap-tiap situasi yang tidak diinginkannya.

Membunuh Bakteri

Related image
livescience.com

Air mata yang notabene mengandung cairan lysozyme, terbukti mampu membunuh sebanyak 95% bakteri dalam 5-10 menit dengan cara menghancurkan dinding sel bakteri tersebut. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food Microbiology juga mengungkapkan bahwa air mata mengandung properti antimikroba yang melindungi tubuh.

Mencegah Flu

Related image
starbene.it

Kalau selama ini kamu berpikir menangis akan membuat kamu flu, kamu salah. Karena penyebab flu adalah saat adanya bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Bakteri penyebab flu dapat masuk ke dalam tubuh dari bagian tubuh manapun, termasuk dari mata. Nah, bakteri ini hanya bisa dikeluarkan kembali saat seseorang menangis.

Menyehatkan Mata

Related image
mjeksiaislame.com

Air mata bermanfaat untuk melembabkan mata dan mencegah dehidrasi pada selaput mata. Karena mata juga bisa kering kalau kekurangan cairan yang biasa melumasinya. Kandungan air dalam mata juga akan mempengaruhi kualitas penglihatan, lho. Jika kadar air dalam matamu rendah, maka mata juga akan cenderung kesulitan untuk melihat dan menjadi mudah lelah.

Nah, dengan adanya air mata, penglihatan akan menjadi lebih jernih dan mata dapat terhindar dari masalah mata kering tadi. Menangis juga membantu kita mengeluarkan debu dan kotoran yang menganggu mata. Karena kontak langsung antara mata dan lingkungan, tentunya membuat mata kadang terkena kotoran dari udara sekitar. Kotoran tersebut bisa saja menumpuk di sana. Namun, dengan menangis kamu tak perlu khawatir, karena ini sangat membantu mengeluarkan kotoran dan debu dari dalam mata.

Meningkatkan Mood

Related image
yalescientific.org

Perasaan yang kita miliki bukan hanya dipengaruhi oleh faktor psikologis saja, tapi juga dari faktor biologis manusia. Dalam diri kita terdapat berbagai kandungan kimia yang bisa mempengaruhi sisi psikologis.

Seperti dengan banyaknya kandungan mangan (Mn) dalam tubuh dapat memicu suasana hati seseorang menjadi cemas, lelah, gelisah, mudah marah dan terbawa emosi, serta perasaan yang tidak baik lainnya. Nah, menangis bisa bantu mengeluarkan mangan dari dalam tubuh. Sehingga, suasana hati kita pun bisa kembali membaik pasca menangis.

Menyeimbangkan Tekanan darah

Related image
hayatevde.com

Adanya berbagai masalah yang tidak diluapkan dapat menyebabkan beban menumpuk di dalam tubuh, yang lama kelamaan dapat berpengaruh pada tekanan darah seseorang. Terlebih pada pikiran yang yang terlalu penuh dan penat, tekanan darah dapat meningkat dengan cepat. Untuk menghindari tekanan darah agar tidak meningkat drastis, seseorang disarankan untuk menangis, agar tekanan darah kembali seimbang dan terhindari dari hipertensi.

Lebih Dekat dengan Orang Lain

Related image
theodysseyonline.com

Dengan menangis, emosi yang ada dari dalam diri kita dapat terurai, dan juga mencegah terjadinya hambatan mental dari dalam diri. Menangis dapat membantu kita memecahkan emosi, sehingga dapat lebih terbuka dengan orang lain. Menangis juga dapat mengubah suatu pandangan kita terhadap orang lain. Mampu menyatukan kita dengan orang lain, dengan cara yang tulus. Dan, pecahnya emosi dari dalam diri kita ini menjadikan kita lebih terbuka dan lebih dekat dengan sesama.

Jadi, gak masalah kok kalau sesekali kamu menangis, asal jangan sampai meraung-raung, ya! Hahahaha.

LEAVE A REPLY