5 Makanan Pahit yang Memiliki Segudang Manfaat untuk Kesehatan

Gulalives.co – Siapa di antara kalian yang suka dengan makanan manis? Atau minuman asam segar? Cemilan pedas? Pasti tidak sedikit dari kita yang menyukai rasa-rasa tersebut, ya? Tapi apakah ada di antara kalian yang juga menyukai makanan pahit? Sebab, makanan yang jarang disukai ini justru menyimpan banyak manfaat, lho.

Related image
zliving.com

Dilansir dari Huffington, Guido Masé, seorang penulis buku The Wild Medicine Solution: Healing with Aromatic, Bitter and Tonic Plants, mengatakan bahwa tidak semua makanan pahit itu beracun, justru beberapa makanan pahit diperkaya berbagai nutrisi yang tidak bisa kamu dapatkan dari makanan manis, yang mungkin selama ini sudah menjadi kegemaranmu.

Selain itu, tanpa disadari rasa pahit dari makanan tersebut juga bisa membantu kamu mengendalikan nafsu makan, memperbaiki kerja hati dalam menghasilkan empedu, hingga melancarkan sistem pencernaan. Secara tidak langsung, risiko penyakit kanker, jantung, serta diabetes pun akan semakin kecil. Namun, apa saja makanan pahit yang dimaksud? Berikut 5 di antaranya versi Gulalives:

Bubuk Kakao

Related image
healthline.com

Bubuk kakao biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan cokelat pun produk kue lainnya, ya? Namun, meski bubuk ini identik dengan rasa tawar dan pahit, tapi ada beragam manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan secara cuma-cuma, dari makanan pahit ini.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Frontiers in Bioscience, menjelaskan bahwa bubuk kakao mengandung sejumlah polifenol dan antioksidan yang bisa melindungi fungsi jantung, melebarkan pembuluh darah, dan membantu mengurangi peradangan. Bubuk ini juga diperkaya nutrisi sehat seperti mineral tembaga, mangan, magnesium, serta zat besi.

Kulit Jeruk

Related image
klankosova.tv

Buah jeruk, lemon, serta jeruk bali, biasanya hanya kamu konsumsi bagian dagingnya saja, ya? Padahal, serabut putih serta kulit bagian luar dari buah-buahan yang biasa kita buang ini, justru bermanfaat untuk kesehatan.

Karena, mengandungan antioksidan flavonoid, khususnya jenis hesperidin dan naringin. Antioksidan sendiri penting untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, guna menghindari serangan berbagai penyakit.

Kamu bisa memakan langsung serabut putih bersama dengan buah jeruknya, atau memarut bagian kulit, untuk kemudian kamu tambahkan pada makanan atau minuman yang ingin kamu konsumsi. Selain memberi manfaat kesehatan, aroma khas yang dihasilkan dari kulit buah jeruk pun akan semakin menambah cita rasa pada hidangan.

Baca Juga: Manfaat Luar Biasa dari Kulit Jeruk

Pare

Related image
lifealth.com

Sejak lama, pare memang dikenal sebagai makanan pahit yang jarang peminatnya. Namun, tahukah kamu kalau pare kaya akan antioksidan? Itu sebabnya, pare dipercaya bisa membantu mencegah serangan radikal bebas penyebab penyakit kronis.

Hingga menurunkan risiko terserang penyakit jantung dan diabetes. Pare juga dikemas oleh zat fitokimia, seperti triterpenoid, polifenol, dan flavonoid, yang terbukti mampu memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh.

Sayuran Cruciferous

Related image
eatright.org

Sayuran cruciferous adalah beberapa jenis sayuran seperti brokoli, kol, kembang kol, pakcoy, lobak, dan sawi hijau. Meski masih ada yang menyukai, tapi tidak jarang juga yang menganggap sayur-sayuran ini memiliki rasa yang pahit. Karena, sayuran tersebut mengandung senyawa glucosinolates yang bisa memberi rasa pahit.

Namun, tetap menyumbang banyak manfaat kesehatan. Selain itu, sayur cruciferous juga dilengkapi dengan fitonutrien yakni antioksidan dari kelompok flavonoid, carotenoid, dan sulforaphane. Semua zat kimia alami ini akan membantu hati dalam menetralkan racun, sekaligus mengurangi dampak negatif dari paparan zat karsinogen yang berbahaya bagi tubuh.

Teh Hijau

Related image
foodsforbetterhealth.com

Teh hijau merupakan salah satu dari beberapa jenis teh yang diproses dengan sekali penyaringan, sehingga menghasilkan warna yang cenderung terang. Rasa pahit alami yang dimiliki teh hijau ini berasal dari kandungan katekin dan polifenol yang kuat, terutama epigallocatechin-3-gallate (EGCG).

Menariknya, manfaat yang tersimpan di balik teh hijau tidak sedikit, dan bisa menunjang kesehatan tubuh, yakni bertindak sebagai antioksidan serta antiradang yang membantu memerangi serangan radikal bebas, hingga menurunkan risiko penyakit jantung.

Jadi, makanan pahit juga memiliki manfaat yang bisa membuat jalan hidup kita jauh lebih manis untuk jangka waktu yang panjang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here