Kubis bisa Membantu Pemulihan Pasien Kanker Pasca Kemoterapi?

0
3 views
ahchealthenews.com

Gulalives.co – Kubis atau kol adalah salah satu sayuran yang sangat akrab di lidah masyarakat indonesia. Selain enak, sayuran satu ini juga miliki banyak manfaat untuk kesehatan, karena mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh, seperti vitamin K, vitamin C, dan serat.

Related image
ontrackdiabetes.com

Meski banyak manfaatnya bagi kesehatan, tapi ada beberapa anggapan jika kol juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan, yakni menjadi pemicu gastritis hingga kanker. Padahal? Tidak demikian!

Spesialis gizi klinis dr Ida. Gunawan, MS, SpGK(K) mengatakan bahwa kol sangat kaya akan manfaat yang tidak terduga. Mulai dari membantu turunkan kadar kolesterol, hingga membantu mempercepat pemulihan pasien kanker pasca kemoterapi.

“Ini penelitian baru yang saat ini sedang diperbincangkan. Bahwa kol dapat membantu para pasien kanker cepat pulih,” jelasnya pada salah satu acara di stasiun televisi swasta, Kamis, 20 September 2018.

Baca Juga: Konsumsi 7 Makanan Ini Agar Terhindar dari Penyakit Kanker

Ia menjelaskan bahwa kol mengandung zat yang memiliki efek untuk menurunkan radiasi kemoterapi.

“Saat melakukan kemo itu, darah pasien cenderung turun, sehingga pasien rentan anemia. Kol memiliki zat baik yang mampu mempertahankan penurunannya, sehingga pasien cukup bugar untuk menjalani kemoterapi,” sambungnya.

Selain itu, dijelaskan juga bahwa kol salah satu golongan sayuran yang mengandung zat fitokimia, yakni sangat bagus untuk menghambat proliferasi kanker (menghambat perkembangan sel kanker). Namun, meski demikian, Ida tetap menyarankan untuk berhati-hati mengonsumsi kol, karena mengandung kadar gas yang tinggi.

Related image
huffingtonpost.ca

“Kol memiliki PH 6, sehingga saat dikonsumsi berpotensi menimbulkan banyak gas. Apalagi jika dikonsumsi mentah. Hal itu tentunya mampu menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan. Maka, sebaiknya kol harus dimasak terlebih dahulu agar mengurangi kadar gasnya,” ujarnya.

LEAVE A REPLY