4 Manfaat Kolang-kaling yang Perlu Kamu Tahu

wikipedia.org

Gulalives.co – Setuju atau tidak, jika kolang-kaling menjadi lebih terkenal saat bulan Ramadhan? Meskipun ia tetap bisa kita temukan di hati-hari biasa. Kamu termasuk salah satu orang yang jatuh cinta dengan kolang-kaling? Tapi sudahkah kamu tahu jika ternyata banyak manfaat yang ada pada makanan kesukaanmu itu? Apa saja manfaat yang bisa kita dapatkan?

Related image
merdeka.com

Sebelumnya, kita ulik dulu asal-usul kolang-kaling. Berasal dari biji tanaman aren yang memiliki nama latin Arenga pinnata. Buah ini banyak ditemukan di negara-negara Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Di Indonesia sendiri, kolang-kaling juga sering disebut sebagai buah atap atau buah aren. Buah satu ini berwarna putih transparan, berbentuk lonjong, dan bertekstur kenyal. Jika diolah menjadi minuman, kolang-kaling akan memberikan rasa yang menyegarkan.

Namun, sebelum menjadi makanan yang nikmat untuk disantap, kolang-kaling harus melalui serangkaian proses panjang, hingga akhirnya menjadi buah yang biasa kita lihat di pasar tradisional.

Diperlukan buah aren yang masih setengah matang untuk membuat kolang-kaling. Biasanya, buah aren yang setengah matang ini memiliki kulit buah yang berwarna hijau segar.

Setelah itu, buah aren harus dibakar terlebih dulu, hingga daging buahnya terasa hangus. Hal ini dilakukan agar getah yang menempel pada permukaan kulitnya bisa hilang. Getah harus dihilangkan, karena jika mengenai kulit dapat menyebabkan gatal-gatal. Ini juga alasan mengapa buah aren tidak bisa kita konsumsi secara langsung.

Nah, setelah menjalani proses pembakaran, selanjutnya buah aren akan melalui proses perebusan yang biasanya memakan waktu sekitar 1 hingga 2 jam. Setelah direbus, buah aren akan ditiriskan hingga dingin.

Jika sudah dingin, barulah buah aren dikupas satu per satu untuk diambil bijinya. Namun, belum berhenti di situ, karena biji buah aren masih harus digeprek atau dipipihkan, agar bentuknya sedikit melebar.

Biji aren yang sudah memipih, kemudian akan dicuci bersih dan langsung direndam dalam air kapur selama beberapa hari, atau hingga warnanya berubah menjadi lebih bening. Perendaman ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran, dan membuat biji aren semakin kenyal.

Setelah biji berwarna bening dan bertekstur kenyal, maka ia siap kita panggil kolang-kaling! Lantas, apa saja manfaat yang kolang-kaling tawarkan untuk kesehatan kita? Berikut 4 di antaranya versi Gulalives:

Memperlancar Sistem Pencernaan

Manfaat kolang-kaling yang pertama adalah membantu melancarkan sistem pencernaan. Karena dalam 100 gram kolang-kaling, mengandung sekitar 1,6 gram serat kasar (serat tidak larut).

Jenis serat ini mendukung pergerakan sistem pencernaan, dan meningkatkan massa feses, sehingga serat yang tidak larut air, akan bermanfaat untuk kamu yang sedang mengalami sembelit.

Kandungan senyawa galactomannan juga dipercaya dapat mempengaruhi kadar serat pangan yang terkandung di dalam buah kolang-kaling. Serat pangan sendiri memiliki banyak manfaat kesehatan. Selain baik untuk kesehatan pencernaan, serat pangan juga dapat mengurangi risiko penyakit hati, stroke, hipertensi, diabetes, hingga obesitas.

Mencegah Pengeroposan Tulang

Penurunan hormon estrogen secara drastis pasca wanita menopause, membuat kita lebih rentan untuk kehilangan kepadatan dan jaringan tulang. Akibatnya, tulang pun akan menjadi lebih tipis dan rentan mengalami osteoporosis.

Namun, kandungan kalsium dan fosfor dalam kolang-kaling bisa membantu mencegah penurunan kepadatan tulang pada wanita, setelah menopause. Karena, dalam 100 gram kolang-kaling diketahui mengandung sekitar 91 kalsium dan 243 fosfor.

Kandungan kalsium dan fosfor inilah yang membuatnya baik untuk kesehatan dan kekuatan tulang.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal IIOAB, menyatakan bahwa wanita setelah menopause yang mengkonsumsi penganan ini dan melakukan senam tai chi secara rutin, akan mengalami peningkatan kepadatan tulang, dibandingkan dengan mereka yang melakukan senam tai chi saja, tanpa mengkonsumsi kolang-kaling.

Namun, tetap masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan jumlah responden yang lebih banyak untuk memastikan manfaat yang satu ini.

Mencegah Penuaan Dini

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pharmacognosy Research, membeberkan hasil penelitian yang menemukan bawah galactomannan dalam penganan ini mampu menghambat tirosinase lebih dari 50 persen.

Tirosinase sendiri adalah senyawa yang terlibat dalam sintesis melanin, yang memberikan pigmen warna pada kulit.

Nah, karena melanin juga bertanggung jawab sebagai salah satu penyebab bintik-bintik hitam, maka kemampuan galactomannan dalam menghambat tirosinase menjadi hal yang positif. Selain itu, galactomannan juga diketahui mampu melawan radikal bebas pemicu penuaan dini.

Baca Juga: 9 Manfaat Biji Alpukat untuk Kesehatan

Menghidrasi Tubuh

Terakhir, kolang kaling memiliki kadar air yang relatif tinggi. Kandungan vitamin dan berbagai mineral di dalamnya pun menjadikan buah satu ini mampu membantu menghidrasi tubuh dengan baik.

Hidrasi atau mempertahankan jumlah cairan di dalam tubuh merupakan hal yang sangat penting untuk semua orang, baik yang sehat apalagi yang sedang sakit. Jadi, selain banyak minum air putih, kamu juga bisa mendapatkan asupan cairan tambahan dari kolang kaling.

Namun, berbagai manfaat kolang kaling di atas tidak akan bisa kamu rasakan secara optimal, jika kamu mengolah buah ini dengan asal-asalan. Kamu harus menghindari konsumsi kolang kaling secara berlebihan. Apalagi kalau buah ini sudah kamu olah menjadi manisan.

Related image
kompasiana.com

Nanti, alih-alih mendapatkan berbagai manfaat yang sudah disebutkan di atas, kamu justru berisiko lebih tinggi mengalami obesitas dan berbagai penyakit kronis lainnya, jika berlebihan dalam mengkonsumsi manisan. Gulalives yakin kalian bisa bijak dalam mengunyah tiap-tiap makanan yang hendak masuk ke dalam tubuh, agar kalian senantiasa sehat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here