Mengapa Pisang Menjadi Santapan Wajib Para Atlet?

Siapa tak kenal pisang? Buah berdaging putih dengan rasa manis lembut ini merupakan makanan favorit banyak orang, mulai dari bayi hingga orang tua. Kandungan karbohidrat, gula, dan seratnya cocok untuk mendapatkan energi dalam waktu singkat. Dalam 100 gram pisang, terkandung 22,84 gram karbohidrat, 12,23 gram gula, dan 2,6 serat. Karena itulah manfaat buah pisang menjadi andalan para olahragawan untuk mengembalikan energi secara cepat.

Seperti dikabarkan Whfoods.com, kombinasi unik dari vitamin, mineral, dan karbohidrat berkadar gula rendah menjadikan pisang buah favorit untuk ketahanan tubuh para atlet. Sebuah studi pada 2012 menunjukkan bahwa mengonsumsi satu setengah buah pisang setiap 15 menit dalam tiga jam balapan setara dengan menenggak minuman berenergi olahan yang mengandung karbohidrat dan mineral, tanpa efek samping tentunya.

source : www.shutterstock.com
source : www.shutterstock.com

Buah berkulit kuning tebal ini juga mampu mencegah kram otot pada atlet. Pisang merupakan sumber potasium alias kalium yang baik. Kekurangan potasium dapat meningkatkan risiko kram otot. Karena itu, kandungan potasium yang tinggi dalam pisang diyakini mampu mengurangi risiko kram otot pada atlet. Pada sebuah studi terbaru, mengonsumsi satu sampai dua pisang untuk satu jam latihan mampu menjaga tingkat potasium dalam darah.

Potasium yang terdapat dalam pisang juga diyakini mampu mempertahankan tekanan darah dan menjaga fungsi jantung. Para peneliti di Amerika Serikat mengamati lebih dari 40.000 pria selama lebih empat tahun. Mereka yang menjalani diet makanan tinggi potasium diketahui mengalami penurunan risiko stroke. Demikian juga dengan risiko tekanan darah tinggi dan kolesterol.

source : www.shutterstock.com
source : www.shutterstock.com

Buah yang termasuk dalam keluarga Musaceae ini juga sangat baik menjadi cemilan ibu hamil untuk mengurangi morning sick yang kerap terjadi. Kandungan asam folatnya penting bagi kesempurnaan janin, pembentukan sel-sel baru, dan melindungi bayi dari kerusakan saraf, baik saat di dalam perut maupun ketika persalinan.

Vitamin C dan B6 yang terdapat dalam buah yang bisa dijumpai di hampir seluruh dunia ini melindungi tubuh dari radikal bebas yang masuk, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi, serta berperan penting untuk menjaga sistem saraf. Vitamin A, B, D, dan K membantu pembentukan darah dan menjaga kebugaran tubuh sepanjang hari.

source : lensza.co.id
source : lensza.co.id

Karena mengandung zat besi, buah yang tidak mengenal musim ini mampu mengatasi anemia alias kurang darah. Dua pisang setiap hari cukup membantu penderita anemia. Buah ini juga baik dikonsumsi penderita asam lambung. Selain itu, kandungan serat yang tinggi membantu melancarkan pencernaan dan proses metabolisme.

Buah yang terdapat di hampir setiap negara di dunia ini berasal dari Asia Tenggara. Oleh para penyebar agama Islam, pisang dibawa ke Afrika Barat, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah. Selanjutnya pisang menyebar ke seluruh dunia, meliputi daerah tropis dan subtropis. Negara-negara penghasil pisang yang terkenal di antaranya Brasil, Filipina, Panama, India, Ekuador, Thailand, Meksiko, Venezuela, dan Hawai. Indonesia termasuk negara yang banyak memproduksi buah ini. Jenisnya pun dikenal paling beragam ketimbang negara lain. Pisang ambon, raja, susu, dan barangan cukup dikenal dan banyak dijual di kios-kios buah.

Meskipun terdapat beragam jenis pisang yang sering kita lihat di pasaran, semua memiliki kandungan gizi yang kurang lebih sama. Untuk mendapatkan manfaat terbaik, pilih buah yang telah berwarna kuning. Buah pisang yang matang berwarna kulit kuning cerah dan tidak terlalu keras. Buah yang baik terbebas dari jamur atau kecacatan lain. Ukuran buah tidak memengaruhi kualitasnya. Pilih saja yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here