nikita.grid.id

Gulalives.co – Membiarkan anak berjalan tanpa alas kaki memang cukup mengkhawatirkan. Banyak dari kita yang berfikir bahwa berjalan tanpa menggunakan sandal ataupun sepatu akan membahayakan kaki mereka, seperti khawatir akan kotor, terkena batu, pecahan beling dan lainnya. Padahal, generasi Kakek-Nenek dulu lebih suka berjalan tanpa alas kaki loh. Di samping itu, sesekali bertelanjang kaki juga bermanfaat bagi kesehatan balita. Penasaran apa saja manfaat bertelanjang kaki untuk si kecil? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Image result for bayi jalan tanpa sepatu
aura.co.id

Memperkuat Otot dan Ligamen Kaki Anak

Tak seperti berjalan menggunakan sepatu atau alas kaki lainnya, berjalan tanpa alas kaki memungkinan si kecil menjajak langsung ke tanah. Hal ini memiliki dampak positif, terutama untuk kekuatan otot serta ligamen kakinya. Otot-otot itu terangsang secara langsung, sehingga dapat berkembang lebih optimal. Si kecil memiliki telapak kaki yang cenderung datar.

Berjalan dengan kaki telanjang akan membantu membentuk lengkung alami pada telapak kaki si kecil, sekaligus memungkinkan ia belajar menggunakan jari-jemarinya untuk mencengkram tanah. Dari sini, secara tidak langsung si kecil terbantu untuk melatih koordinasi otot kakinya secara alami, sehingga ia pun lebih kokoh saat menapak.

Membuat Anak Bergerak Lebih Gesit

Dengan berjalan tanpa alas kaki anak juga akan terlatih untuk lebih mawas diri terhadap lingkungan di sekitarnya. Saat bertelanjang kaki, sang anak lebih sigap untuk memanjat, mengerem, berputar, menyeimbangkan, mudah mendeteksi benda tajam yang perlu mereka hindari, dan menyesuaikan diri dengan cepat ketika tanah bergeser di bawah kaki.

Seperti halnya saat kita berjalan di medan yang tidak rata, atau di atas lahan apa pun selain beton dan trotoar. Alhasil, anak tumbuh menjadi lebih gesit dan lebih tahan banting terhadap cedera, misalnya tersandung.

Membuat Tulang Kaki Si Kecil Lebih Kuat

Di usia batita, tekstur tulang kaki si kecil masih cenderung lunak dan belum mengeras sepenuhnya, sehinnga mengurung kaki mugil itu di dalam sepatu yang kaku justru berisiko mencegah tulang berkembang dengan baik. Terkait hal ini, Fred Beaumont, seorang pakar Podiatri dari Institute of Chiropodists and Podiatrists mengungkapkan, penggunaan sepatu bisa mengakibatkan perubahan struktur dan fungsi kaki, serta menyebabkan kaki tidak berkembang secara alami.

Ia juga mengungkapkan bahwa struktur tulang anak-anak sangat cepat dan mudah berubah. Ketika hal itu telanjur terjadi, kita akan sulit mengembalikannya ke struktur semula. Berdasarkan fakta tersebut, membiarkan si kecil berjalan tanpa menggunakan alas kaki mendukung tulang si Kecil berkembang secara normal. Inilah yang kemudian membuatnya lebih kuat.

Menyehatkan Saraf Kaki

Dibanding anggota tubuh lain, telapak kaki adalah bagian yang memiliki titik saraf terbanyak. Berjalan tanpa menggunakan alas kaki membuat titik-titik saraf penting pada kaki si kecil mendapat tekanan-tekanan lembut yang menyerupai pijatan, lho. Jadi, bertelanjang kaki juga turut berdampak positif bagi kesehatan anak.

Baca Juga: 11 Cara Alami ini Ampuh untuk Menghaluskan Kulit Kakitul

Anak Akan Tumbuh dengan Postur Tubuh yang Lebih Baik

Jika ingin sang anak tumbuh dengan postur tubuh yang baik, membiarkannya lebih sering berjalan tanpa alas kaki adalah salah satu cara yang bisa dicoba. Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, berjalan tanpa alas kaki membantu memperkuat otot dan ligamen kakinya. Hal ini memengaruhi cara berdiri dan berjalannya. Si kecil akan terbiasa berdiri dan berjalan dengan benar, sehingga postur tubuhnya pun terbentuk dengan baik.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membiarkan si Kecil Berjalan Tanpa Alas Kaki di Luar Rumah

Image result for anak berjalan tanpa alas kaki
hellosehat.com

Setelah membaca info di atas, kamu kini tentu mulai berpikir untuk lebih sering membebaskan si kecil bertelanjang kaki, ya? Nah, agar ia tetap aman selama bermain, perhatikan beberapa hal berikut, ya.

  1. Pastikan medan tempat si kecil berjalan cukup bersih, sehingga ia terhindar dari risiko infeksi cacing tambang.
  2. Selalu awasi si kecil saat bermain. Pastikan tempat bermainnya bersih dari berbagai “ranjau”, seperti kotoran hewan, pecahan beling, bebatuan, dan benda-benda tajam.
  3. Perkuat daya tahan tubuh si kecil dari dalam dengan memberinya beragam asupan kaya nutrisi serta susu pertumbuhan balita secara rutin setiap hari.

LEAVE A REPLY