descopera.ro

Gulalives.co – Racun adalah sebuah zat yang bisa menyebabkan sakit bahkan kalau sudah parah bisa juga menyebabkan kematian. Semuanya tergantung dengan seberapa banyak racun yang masuk ke dalam tubuh orang tersebut. Dan, bicara soal racun, kamu sudah tahu belum kalau ternyata makanan dan minuman berikut ini ternyata mengandung racun?

Jamur

Related image
linkedin.com

Jamur ada banyak sekali variasinya, dan tidak semua bisa dimakan. Kira-kira sekitar 5% dari semua jenis jamur itu beracun. Jamur dapat menyebabkan gangguan pencernaan sampai kematian. Keracunan jamur biasanya merupakan akibat dari konsumsi jamur liar setelah salah meng-identifikasi jamur beracun sebagai jenis yang dapat dimakan. Alasan paling umum untuk kesalahan identifikasi ini adalah kemiripan yang amat sangat dalam hal warna dan morfologi umum dari jenis jamur beracun dengan jenis yang dapat dimakan.

Singkong

Related image
nationwideradiojm.com

Menjadi satu makanan pokok di Indonesia dan paling banyak dikonsumsi setelah nasi. Banyak yang tak sadar jika singkong memiliki kandungan intoksikasi akut sianida yang mampu menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Untungnya racun itu dapat hilang setelah makanan diolah. Tapi, kamu harus tetap hati-hati karena kalau kamu merendam singkongnya terlebih dahulu dalam jangka waktu tertentu sebelum dimakan, kadar asam sianida (HCN) dalam singkong akan berkurang, baru aman deh buat dimakan.

Sayur Bayam

Related image
vebma.com

Makanan popeye ini terkenal dengan kandungan zat besi tinggi yang baik untuk tubuh. Tapi katanya sayur ini juga bisa berbahaya lho kalau kamu salah cara mengonsumsinya. Banyak yang menyebut kalau bayam itu gak boleh dimakan lagi kalau sudah terlalu lama dimasak atau sudah dipanasin berulang-ulang, ada juga yang menyebut dengan pasti sayur bayam gak layak dikonsumsi kalau sudah lewat dari 8 jam. Karena kalau sudah terlalu lama bereaksi dengan udara, zat besi itu akan berubah menjadi senyawa Fero yang bersifat racun bagi tubuh. Begitu juga dengan kandungan senyawa nitrat yang ketika teroksidasi akan berubah jadi nitrit yang juga bersifat racun.

Klembak

Related image
telegraph.co.uk

Klembak, atau bisa juga disebut kelembak, adalah tumbuhan penghasil bahan obat dan wangi-wangian. Klembak merupakan salah satu bahan dalam pembuatan jamu, tumbuhan ini berkhasiat sebagai pencahar (laksatif). Akar dan batang dari klembak juga bisa digunakan untuk mengatasi sembelit, dan juga memiliki bahan aktif untuk pengobatan hepatitis B. Terlepas dari khasiatnya, anda juga harus hati-hati. Daun hijau dari tumbuhan ini mengandung asam oksalat yang mengakibatkan batu ginjal, dan apabila dikonsumsi dalam jumlah besar, bisa berakibat fatal.

Udang

Related image
rgbstock.com

Udang beracun ini bukan yang berada di alam bebas melainkan yang dikembangkan dipeternakan. Untuk mencegah penyebaran infeksi, penyakit, dan parasit, petani memompa pakan hewan dengan antibiotik dan mengisi air dengan pestisida serta fungisida. Sejumlah besar bahan kimia tambahan, termasuk klorin, juga ditambahkan. Kandungan ini tentu sangat berbahaya jika sampai dikonsumsi manusia.

Gula

Related image
martinsouthondentist.co.uk

Gula sering dianggap sebagai musuh nomor satu. Gula adalah alasan utama penyebab diabetes dan obesitas. Gula juga ternyata buruk untuk organ hati, pankreas dan sistem pencernaan. Gula dapat mengganggu sistem saraf hingga 50 persen setiap kali Anda mengonsumsinya. Tapi ingat, tidak semua gula berbahaya. Gula alami yang terdapat pada madu dan buah-buahan sangat bermanfaat untuk tubuh, jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Kacang Merah

Image result for Kacang Merah
hellosehat.com

Kacang merah merupakan salah satu makanan yang digemari rakyat Indonesia, selain mempunyai banyak manfaat untuk tubuh (antara lain: sumber protein nabati, mengontrol kadar gula darah dan lain-lain), rasanya juga enak dan memasaknya pun praktis. Namun siapa yang menyangka bahwa kacang ini memiliki kandungan racun lectin dalam jumlah besar, hanya dengan memakan 3 biji kacang mentah dapat membuat anda muntah-muntah parah dan diare. Karena itu pastikan kacangnya sudah termasak sempurna ya!

Kentang

Related image
siasat.com

Secara umum, kentang merupakan jenis sayuran yang aman. Racun yang dimaksud berasal dari kecambah yang muncul dari kentang. Kecambah pada kentang mengandung senyawa beracun yang dikenal sebagai glycoalkaloids. Untuk menghindarinya cukup mudah. Ada baiknya menghindari kentang yang sudah muncul kecambahnya.

Makanan Kalengan

Related image
vix.com

Makanan kaleng berlimpah akan garam. Meskipun sup kaleng sering disebut-sebut sebagai makanan sehat, sebenarnya makanan ini mengandung hingga 890 miligram sodium. Ketika tubuh terlalu banyak dimasukkan natrium, hal ini akan memberi tekanan pada jantung dan meningkatkan tekanan darah yang berisiko menyebabkan serangan jantung.

Apel

Image result for Apel Beracun
she.id

Kamu gak salah baca kok, apel memang ada di dalam list ini. Tapi tenang dulu, yang beracun adalah biji apelnya saja. Sama seperti kacang merah, memakan biji apel dapat mengakibatkan kamu muntah-muntah. Jadi, hati-hati, ya. Ada baiknya bersihkan dulu apel dari bijinya, baru deh kamu makan buah segar satu ini.

Tepung

Related image
bogasari.com

Mungkin, tepung terlihat tidak berbahaya, tetapi saat masuk ke dalam tubuh Anda, pengaruh tepung sama saja dengan gula. Tepung dapat memberikan tekanan pada pankreas dan menyebabkan ketidakseimbangan tingkat insulin.

Rebung

Related image
nelive.in

Rebung banyak dikonsumsi sebagai masakan. Tak banyak yang tahu jika rebung yang renyah itu mengandung glikosida sianogen, racun yang sama yang terkandung dalam singkong. Racun ini harus dihancurkan secara menyeluruh dengan cara memasaknya. Ada baiknya rebus rebung sebelum mengolahnya menjadi berbagai masakan.

Susu

Related image
asiancrush.com

Kaget gak? Ternyata susu juga masuk dalam daftar! Kita sering dianjurkan untuk mengonsumsi susu agar tulang kita kuat, tetapi ahli gizi Patrick Holford mengatakan, seiring bertambahnya usia, kita kehilangan kemampuan untuk mencerna laktosa, komponen utama dalam susu. Itu sebabnya susu dapat menyebabkan intoleransi makanan, kembung, memberikan asam dalam tubuh dan menyebabkan penyakit inflamasi. Sama seperti kalau kamu biarkan kucing mengonsumsi susu yang mengandung lactosa, mereka juga akan keracunan, lho. Jadi, coba untuk teliti sebelum bertindak, ya.

Tomat

Related image
nahlbee.com

Lho, bukannya tomat bagus ya untuk kesehatan? Terutama kesehatan mata? Memang benar, kok. Tapi, ternyata tomat juga mengandung racun, lho. Untungnya daerah yang beracun adalah daerah di dekat batang dan daun, yang mengandung racun tomatine, jadi bukan di buahnya. Racun tomatine ini merupakan salah satu racun yang digunakan dalam pembasmian hama!

Cherry

Related image
superlife.com

Selain apel, biji dari buah cherry juga tidak aman untuk dikonsumsi. Karena pada bijinya mengandung bahan kimia hidrogen sianida, yang mana akan mengakibatkan muntah-muntah, gangguan pernapasan, dan kerusakan ginjal yang dapat berakibat fatal jika kamu mengonsumsinya.

Ikan Fugu

Related image
healthycoala.com

Ikan ini banyak dikonsumsi di Jepang. Meski dikenal beracun, namun ada beberapa bagian yang bisa dimakan. Biasanya dijadikan sashimi. Hanya orang-orang berpengalaman saja yang bisa mengolahnya. Kamu berani coba?

Fast Food

Image result for Fast Food
ulil-amri.com

Ini merupakan makanan yang disiapkan dalam waktu yang singkat, itulah sebabnya makanan ini sangat buruk untuk kesehatan tubuh. Apalagi daging yang diproses kerap kali mengandung natrium dan lemak jenuh. Gak heran deh kalau orang yang gemar menyantap fastfood memiliki tubuh yang gemuk dan mudah sakit.

Soda

Related image
thecocktailproject.com

Minuman ini tidak mengandung bahan-bahan yang bermanfaat untuk tubuh kita. Dan yang lebih buruk lagi, soda berlimpah akan bahan kimia dan gula, yang dapat mengurangi tingkat suplemen dalam organ tubuh kita. Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention menerbitkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa minum soda selama seminggu dapat menggandakan bahaya pertumbuhan pankreas. Ngeri gak sih?

Buah Pala

Related image
mennarikdibaca.blogspot.co.id

Pala adalah salah satu jenis tanaman rempah yang merupakan tumbuhan asli indonesia, berasal dari kepilauan Banda, Maluku Sulawesi. Selain digunakan untuk bumbu masakan, Buah Pala juga bagus untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Tapi tahukah anda bahwa Buah Pala juga mengandung unsur halusinogen yang dapat menyebabkan gangguan mental.

Cabai

Related image
specialtyproduce.com

Sepertinya tidak ada seorang pun diantara kita yang tidak pernah memakan cabai, ya? Apa pun jenis cabai tersebut (rawit, keriting, hijau, dan lain sebagainya) mengandung bahan kimia yang disebut capsaicin. Capsaicin inilah yang bikin cabe itu menjadi pedas. Kimia ini sangalah keras dimana bisa digunakan untuk menghilangkan cat, bahkan digunakan sebagai “pepper spray” yang bisa membutakan mata. Bilan capsaicin ini di mana dalam jumlah tertentu, akan menyebabkan kematian.

Almond

Related image
vidyasari.id

Walaupun orang menyebutnya kacang Almond sebenarnya adalah biji-bijian, yang sangat terkenal di dunia. Seperti hal nya Apel, Almond juga mengadung sianida. Almond ini sangat beracun bila tidak diproses di panas yang benar untuk mengeluarkan racun nya. Pada banyak negara, Almond ini dilarang dijual sebelum diproses untuk mengeluarkan racun sianida darinya.

Kacang Mede

Related image
cookpad.com

Seperti halnya almond, kacang mede ini sebenarnya bukanlah kacang melainkan adalah biji-bijian. Pada saat anda membeli kacang mede yang mentah, sebenarnya kacang tersebut sudahlah tidak mentah tetapi sudah dikukus terlebih dahulu. Ini dikarenakan, kacang ini mengandung racun urushiol yang harus di kukus dulu untuk menghilangkan racun tersebut. Keracunan kacang mede ini sangat jarang, tetapi orang-orang yang bekerja di pabrik untuk memisahkan kacang mede dari kulitnya kadang mengalami efek samping yang disebabkan oleh racun urushiol.

Nah, itu dia 22 makanan sehari-hari yang ternyata mengandung racun dan bisa berbahaya untuk tubuh kita kalau salah dalam proses konsumsi pun memasaknya. Karena sekarang kamu sudah tahu, jadi sudah bisa untuk lebih hati-hati, ya!

LEAVE A REPLY