10 Makanan yang Memicu Keguguran

0
278
okezone.com

Gulalives.co – Siapa yang tidak meningkatkan kewaspadaan saat tahu dirinya sedang hamil? Semua perempuan pasti menjadi ekstra teliti terhadap apa pun yang menyangkut kehamilannya, termasuk makanan. Jadi, kalau kamu sedang hamil, menanti buah hati dengan penuh cinta dan bahagia, maka kamu harus tahu jika 10 makanan yang memicu keguguran ini wajib untuk dihindari, ya!

Pepaya Muda

Image result for pepaya muda
merdeka.com

Alasan mengapa pepaya muda menjadi makanan yang memicu keguguran adalah karena pepaya yang masih muda memilliki kandungan lateks yang bisa menyebabkan rahim mengalami kontraksi. Kandungan lateks diduga bisa berfungsi layaknya prostaglandin dan oksitoksin.

Merupakan hormon yang diproduksi tubuh untuk mendukung proses persalinan yakni memperkuat kontraksi. Kamu tetap bisa memakan pepaya saat hamil, tapi harus yang sudah matang. Buah pepaya yang sudah matang memiliki sumber serat dan asam folat yang baik untuk tubuh. Selain itu, dengan memakan pepaya matang, kamu juga bisa mendapat asupan vitamin C dan E.

Nanas

Related image
independent.co.uk

Nanas bisa menjadi makanan yang memicu keguguran, karena buah yang satu ini mengandung enzim bromelain. Enzim tersebut dianggap berbahaya bagi janin karena bisa melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi. Karena efek tersebut, nanas kerap diduga menjadi pemicu keguguran. Jadi, sebaiknya kamu tidak mengonsumsi nanas di awal masa kehamilan, ya.

Telur Setengah Matang

Related image
ypati.gr

Makanan pemicu keguguran lainnya adalah telur setengah matang, karena mengandung Salmonella, yakni bakteri yang bisa meningkatkan risiko kamu mengalami keguguran. Bahkan, bukan hanya keguguran, efek yang bisa ditimbulkan dari bakteri ini juga bisa membahayakan nyawa kamu, lho.

Deli Meat

Related image
picklebarrelcatering.com

Deli Meat adalah daging olahan yang sudah dipotong menjadi lembaran. Daging ini biasa dijadikan isian untuk sandwich atau hamburger rumahan. Deli meat memiliki kandungan Listeria Monocytogenes, yaitu bakteri yang bisa menjadi pemicu keguguran. Bakteri ini bisa masuk ke plasenta dan mungkin bisa membahayakan janin. Jika kamu mengonsumsinya saat hamil, kamu harus memanaskan kembali daging itu sampai matang.

Daging Mentah atau Setengah Matang

Related image
uzone.id

Daging mentah atau setengah matang juga termasuk ke dalam kelompok makanan yang memicu keguguran. Itu sebabnya ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi daging mentah atau setengah matang, untuk mengurangi risiko terkontaminasi parasit yang bernama Toxoplasma gondii yang terdapat pada makanan tersebut.

Kondisi ini bisa menyebabkan keguguran, atau bayi terlahir dalam keadaan meninggal (stillbirth). Bukan hanya terkontaminasi Toxoplasma gondii, daging mentah atau setengah matang juga bisa membuat ibu hamil terkontaminasi bakteri Salmonella.

Baca Juga: Cara Terbaik untuk Pulih dari Trauma Pasca Keguguran

Kepiting

Related image
sbs.com.au

Tahukah kamu jika di balik kenikmatan dan kandungan nutrisi yang ada pada kepiting, ternyata hewan satu ini juga bisa menjadi salah satu makanan yang memicu keguguran, jika dikonsumsi selama tiga bulan pertama usia kandungan. Karena, kepiting bisa mengakibatkan ukuran rahim menyusut, dan juga mengakibatkan perdarahan genital hingga keguguran kandungan.

Buah Delima

Related image
merdeka.com

Bukan berarti kamu akan langsung keguguran saat pertama kali minum jus atau makan buah delima, ya. Tapi buah delima bisa menyebabkan keguguran saat dikonsumsi secara berlebihan, di mana hal ini akan menyebabkan terjadinya kontraksi hingga kram pada rahim.

Jika kram yang muncul sangat hebat, maka kamu harus waspada, karena hal itu merupakan salah satu tanda keguguran. Dan, perlu kamu ketahui juga, bahwa sebenarnya biji buah delima adalah yang paling berbahaya untuk ibu hamil.

Ikan

Related image
jakartainsight.com

Sebenarnya ikan mengandung banyak protein dan juga vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Tapi saat kamu masih berada dalam usia kandungan tiga bulan pertama, maka disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi jenis ikan kalengan, ya.

Karena makanan ini mengandung banyak bahan pengawet, dan bahan kimia lainnya yang bisa berdampak meningkatkan tekanan darah pada ibu hamil. Pengawet yang terkandung pada ikan kaleng juga bisa mengakibatkan retensi air. Bukan hanya ikan kalengan, tapi ikan yang hidup di air tercemar pun harus kamu hindari, ya!

Durian

Related image
foodandhealth.ru

Kalau kamu salah satu penggemar durian, sebaiknya belajar untuk menghindari konsumsi buah ini selama masa kehamilan. Karena kandungan asam arachidonat dan alkohol dalam durian inilah yang membuatnya tidak cocok dikonsumsi ibu hamil.

Asam arachidonat akan memicu pembentukan prostaglandin yang merangsang kontraksi dan berakibat fatal bagi janin. Sedangkan, alkohol menyebabkan kelahiran prematur dan juga bayi lahir dengan berat badan yang rendah. Dalam jumlah banyak, alkohol dapat menyebabkan keguguran.

Keju

Related image
greatlakescheese.com

Ternyata, makan keju juga harus dihindari saat ibu hamil muda. Bukan karena kandungannya yang berbahaya, tapi karena keju yang lembut dibuat dari susu yang tidak dipasteurisasi terlebih dahulu.

Maka, jenis keju ini diketahui bisa menjadi salah satu penyebab keguguran. Oleh karena itu, usahakan agar kamu benar-benar memilih keju yang berkualitas dan aman untuk kesehatan, ya.

Semoga, siapa dan di manapun kamu berada, kamu senantiasa sehat, begitu juga bayi di dalam kandunganmu. Selamat berbahagia menanti buah hati tercinta.