9 Makanan Sehat ini Justru Menyebabkan Berat Badan Naik

findatopdoc.com

Gulalives.co – Meskipun ada beberapa wanita yang ingin mengalami kenaikan berat badan, nyatanya mayoritas dari kita tetap tidak menginginkan berat badan naik, ya? Berbagai cara pun kita lakukan, termasuk berusaha untuk terus mengkonsumsi makanan sehat. Namun, tahukah kamu jika 10 makanan sehat yang akan Gulalives bahas kali ini justru menyebabkan berat badan naik? Lantas, apa saja makanan yang dimaksud? Yuk, simak sebelum terlambat!

Granola

Related image
thepioneerwoman.com

Granola sering kali dianggap sebagai makanan sehat dan mengandung bahan-bahan bernutrisi, seperti oat, kacang-kacangan, biji-bijian, serta kelapa. Namun, nyatanya ada beberapa granola yang ditambahkan gula sebagai perasa, maka jelas mengkonsumsi granola yang ditambahkan gula, justru akan membuat berat badan naik.

Jadi, agar kamu tetap bisa mengontrol asupan gula, pilihlah granola dengan gula tidak lebih dari 6 gram per sajian, ya.

Tentunya akan jauh lebih baik jika kamu membuatnya sendiri di rumah dengan memanggang oat, kayu manis, kacang, kelapa, minyak kelapa, dan buah-buahan kering lainnya, pada suhu rendah, untuk memastikan granola-mu benar-benar sehat.

Jus Buah

Related image
thealternativedaily.com

Meski tidak semua jus buah mengandung gula yang tinggi. Nyatanya kebanyakan dari jus buah yang kita konsumsi pada umumnya, mengandung tinggi gula. Padahal, tidak sedikit dari kita yang mengira jika jus segar yang terbuat dari buah, sayuran, atau kombinasi keduanya sangat baik untuk kesehatan, dan bisa membantu menurunkan berat badan.

Jadi, agar lebih sehat, konsumsilah sayur-sayuran rendah kalori seperti kale dan buah rendah gula seperti lemon, untuk mengontrol asupan kalori, agar berat badan naik tidak terjadi pada kamu.

Kopi Berasa

Related image
knowyourgrinder.com

Kafein dalam kopi bisa menekan rasa lapar, sehingga banyak orang mengkonsumsinya untuk membantu menurunkan berat badan. Padahal, banyak meminum kopi berasa, seperti latte, frappe, dan cappuccuno, justru akan menyebabkan berat badan naik, karena mengandung banyak kalori dan gula.

Misalnya, Cinnamon Dolce Latte Starbucks ukuran venti yang mengandung susu skim dan tidak ditambah whipped cream, ia tetap mengandung 280 kalori dan sekitar 12 sendok teh gula (50 gram). Jadi, kalau kamu ingin mengkonsumsi kopi, pastikan kopi yang akan kamu minum tersebut tidak ditambahkan gula atau pemanis buatan lainnya, ya.

Makanan Rendah Lemak

Related image
nusabali.com

Banyak orang memangkas asupan lemak ketika sedang berupaya menurunkan berat badan. Namun, nyatanya sebuah penelitian menunjukkan bahwa hal ini kontraproduktif. Sebab sebuah ulasan menemukan bahwa makanan rendah lemak atau tanpa lemak, justru mengandung lebih banyak gula, daripada versi normal dari makanan tersebut.

Sedangkan mengkonsumsi gula tambahan meski dalam jumlah yang sedikit, bisa memicu berat badan naik, masalah gula darah, hingga meningkatnya risiko penyakit jantung.

Baca Juga: Berantas 3 Bahaya Lemak Perut dengan 3 Cara Ampuh Ini

Salad

Related image
sepalika.com

Salad terdiri dari banyak sayuran yang kaya akan serat, dan bisa menjadi sahabat bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan. Namun, kamu perlu memilih dressing yang tepat, ya. Minyak zaitun salah satunya.

Sereal Rendah Kalori

Related image
detik.com

Dan saat sedang berusaha menurunkan berat badan, tidak sedikit juga orang yang memilih mengkonsumsi sereal rendah kalori di pagi hari. Karena dianggap kadar kalorinya rendah, terkadang mereka pun menambahkan gula. Padahal, banyak sereal rendah kalori yang mengandung sedikit protein dan lemak sehat, sehingga menyebabkan konsumennya sulit kenyang.

Smoothies

Related image
opachef.com

Beberapa smoothies dan protein shake mungkin memiliki kandungan nutrisi yang baik, tapi ada juga yang jumlah kalori dan gulanya justru lebih tinggi. Contohnya, beberapa smoothies dalam botol berukuran 450 ml, mengandung hampir 14 sendok teh gula (55 gram).

Dan beberapa kemasan protein shake lainnya pun mengandung hampir 400 kalori per botolnya (ukuran 450 ml). Smoothies dan protein shake yang langsung diasup inilah yang membuat berat badan naik, karena dengan cepat menimbun gula dan kalori dalam jumlah besar.

Sushi

Related image
kobesteakhouse.com

Sushi, sering kali dianggap sebagai makanan sehat. Namun, perlu kamu tahu jika cermat dalam memilih jenis menu yang satu ini adalah penting. Sushi rolls dengan bahan seperti tempura atau saus manis, misalnya, bisa mengandung tinggi kalori, lho.

Maka, pilihlah sushi rolls dengan bahan-bahan yang sehat, seperti sayur-sayuran, alpukat, ikan segar atau udang panggang. Dan akan lebih baik jika kamu bisa mengganti nasi pada sushi dengan nasi merah, untuk meningkatkan asupan serat, dan memperkecil kemungkinan berat badan naik.

Yogurt Rendah Lemak

Image result for Yogurt Rendah Lemak
kompas.com

Lemak adalah nutrisi yang bisa menambah rasa pada makanan. Maka, saat lemak dihilangkan untuk mengurangi kandungan kalori dalam sebuah produk, biasanya produk tersebut akan ditambahkan gula, untuk memberi rasa.

Tidak seikit lho yogurt rendah lemak yang justru mengandung banyak gula. Maka, tentu ini bukan asupan yang diinginkan kamu jika sedang menjaga kesehatan tubuh, kan? Kamu perlu tahu jika susu berlemak justru bisa menjadi pilihan yang lebih baik, daripada susu rendah lemak.

Karena sebuah penelitian yang mempelajari 8.238 perempuan yang mengkonsumsi lebih banyak produk susu tinggi lemak, ditemukan bahwa kenaikan berat badan mereka justru lebih sedikit, daripada yang mengkonsumsi produk-produk rendah lemak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here