9 Makanan pun Minuman yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Ibu Hamil

4moms.gr

Gulalives.co – Semua ibu hamil pasti ingin memberikan nutrisi yang terbaik bagi calon bayinya, ya? Agar kelak ia tumbuh sehat dan cerdas. Janin sangat membutuhkan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangannya dalam kandungan. Maka, kamu perlu tahu daftar 9 makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil.

Related image
onlymyhealth.com

Makanan yang bergizi untuk ibu, mulai dari buah, sayuran, makanan yang direbus, dan lain sebagainya adalah pilihan terbaik. Namun, ada juga beberapa makanan dan minuman yang ternyata harus dihindari oleh ibu hamil, karena jika terus dikonsumsi, dapat menyebabkan dampak yang buruk terhadap janin, ada yang bisa menyebabkan keracunan, hingga terganggunya perkembangan otak janin. Lantas, apa saja makanan dan minuman tersebut? Berikut 9 di antaranya versi Gulalives:

Alkohol

Related image
sciencedaily.com

Jika kamu minum alkohol saat mengandung, maka kemungkinan risiko keguguran hingga kematian bayi saat lahir pun akan menjadi lebih tinggi. Mengkonsumsi alkohol saat hamil, dapat mengakibatkan fetal alcohol syndrome yang dapat menyebabkan kelainan bentuk wajah, kelainan jantung, hingga kemunduran mental pada anak. Bahkan, hanya dengan minum sedikit alkohol, bisa berdampak pada terganggunya perkembangan otak bayi. Jelas, minuman keras ini tidak boleh dikonsumsi ibu hamil, ya.

Daging Sapi, Unggas Setengah Matang

Related image
dhakatribune.com

Daging sapi pun unggas (ayam, burung, bebek) yang dimasak setengah matang, dapat mengandung parasit toksoplasmosis yang berbahaya bagi janin. Maka, untuk mencegah keracunan, sebaiknya masak daging sapi dan unggas sampai benar-benar matang sempurna, yakni tidak ada darah tersisa. Jika perlu, gunakan termometer untuk memastikan kematangannya.

Hati

Related image
hgwalter.com

Hati, seperti hati ayam atau hati sapi, mengandung banyak vitamin A. Namun, mengkonsumsi vitamin A berlebihan, nyatanya dapat membahayakan janin. Maka, sebaiknya batasi konsumsi hati untuk kamu yang sedang hamil, ya.

Ikan dengan Merkuri Tinggi

Related image
travel.kompas.com

Seafood mengandung sumber protein dan asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak serta fungsi penglihatan bayi. Namun, juga ditemukan kandungan zat berbahaya bagi tubuh, pada beberapa jenis ikan. Ikan yang mengandung merkuri tinggi, dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak bayi.

Semakin besar ukuran ikan, semakin besar pula merkuri yang dikandungnya. Dilansir dari The Food and Drug Administration (FDA), melarang ibu hamil untuk memakan ikan todak, ikan hiu, ikan makerel raja, dan tilefish, karena kandungan merkurinya yang sangat tinggi. Jenis ikan tersebut mungkin jarang ditemukan di Indonesia, tapi kamu tetap perlu mengetahui hal ini.

Beberapa jenis seafood lain yang juga diketahui mempunyai kadar merkuri tinggi, tapi tidak setinggi ikan-ikan yang telah disebutkan di atas. Contohnya adalah udang, salmon, tuna, sarden, catfish, ikan bilis, ikan tilapia, dan ikan trout. Sebaiknya, batasi hanya 2 kali per minggu makanan ini untuk dikonsumsi ibu hamil.

Baca Juga: Bahaya Menjadi Perokok Pasif, Terutama untuk Anak-anak dan Ibu Hamil

Kafein

Image result for cafein
littlerocksoiree.com

Kafein dapat melewati plasenta, hingga berdampak pada detak jantung bayi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, konsumsi banyak kafein selama hamil, berhubungan dengan peningkatan risiko keguguran, berat badan bayi lahir rendah, hingga kematian bayi saat lahir. Tapi diperlukan penelitian lebih lanjut. Sebaiknya, batasi konsumsi minuman dan makanan yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi, pada ibu hamil, ya.

Minuman yang Tidak Dipasteurisasi

Related image
sozcu.com.tr

Susu menyehatkan jika sudah dipasteurisasi atau sudah melalui tahap pemanasan. Namun, jika belum melalui tahap pasteurisasi, diajurkan untuk tidak dikonsumsi ibu hamil. Karena, susu atau produk susu yang belum melalui proses pasteurisasi, dapat menyebabkan keracunan, karena kemungkinan masih terdapat bakteri di dalamnya. Hindari juga minum susu murni yang mentah, seperti susu sapi atau susu kambing yang belum dipasteurisasi, ya.

Seafood Mentah atau Setengah Matang

Image result for seafood mentah
google.co.id

Seafood mentah atau dimasak setengah matang, nyatanya dapat membahayakan janin, lho. Karena terkadang terdapat cacing parasit pada makanan laut mentah ini. Maka, sebaiknya hindari ikan dan kerang mentah, seperti yang biasanya ada di menu shushi dan sashimi, serta masaklah ikan hingga matang sempurna, yakni dengan memasak ikan pada temperatur 63 derajat Celcius. Dan, masaklah udang, lobster, dan kerang sampai mereka berubah warna menjadi putih seperti susu, khusus untuk kerang, masak sampai cangkang mereka terbuka, ya.

Suplemen Vitamin dan Minyak Ikan

Related image
hellosehat.com

Suplemen multivitamin dengan dosis tinggi, suplemen minyak hati ikan, atau suplemen lain yang mengandung vitamin A dosis tinggi, juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil. Karena, terlalu banyak asupan vitamin A, dapat membahayakan janin. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter terlebih dulu, kalau kamu ingin mengonsumsi suplemen.

Telur Mentah atau Setengah Matang

Related image
yogyatelur.com

Masaklah telur sampai matang, sampai kuning dan putih telur berubah menjadi padat. Hal ini dilakukan untuk mencegah keracunan, karena bakteri salmonella yang ada dalam telur. Salmonella yang masuk ke dalam tubuh ibu hamil, dapat membahayakan janin, dan juga membuat ibu terkena diare serta muntah. Hindari juga makanan yang mengandung telur mentah atau setengah matang, seperti mayonnaise yang dibuat sendiri, ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here