hellosehat.com

Gulalives.co – Umumnya mereka yang senang bekerja, bermain, berbicara, berjalan dan mengemudi secara tergesa-gesa, turut berindikasi untuk memiliki kebiasaan makan cepat. Meskipun sekilas kebiasaan ini terlihat efisien, tapi lain halnya pandangan dari sisi medis. Menurut para peneliti yang tergabung dalam American Heart Association, makan terlalu cepat ternyata dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan. Apa saja efek buruk yang bisa terjadi? Berikut beberapa gangguan kesehatan yang dapat dialami, jika kamu terbiasa makan terlalu cepat.

Tersedak

Image result for Tersedak
hellosehat.com

Hal ini bisa terjadi kerena kamu makan terlalu cepat atau terburu-buru, tersedak terjadi karena makanan belum dikunyah secara sempurna. Tersedak tergolong sangat berbahaya untuk kesehatan, makanan yang tersangkut dikerongkongan dapat menyumbat selauran pernapasan. Bahkan pada beberapa kasus, hal ini dapat menyebabkan kematian. Maka dari itu, ajarkanlah anak sejak usia dini untuk tidak makan secara terburu-buru.

Obesitas

Image result for Obesitas
www.dosenpendidikan.com

Makan terlalu cepat juga bisa menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan yang tidak wajar. Hal ini terjadi karena otak dan perut bekerja sama untuk mengontrol nafsu makan. Biasanya diperlukan waktu sekitar 20 menit bagi perut untuk menyampaikan pesan ke otak, jika makanan yang dikonsumsi sudah mencukupi.

Makan terlalu cepat meningkatkan kemungkinan dimana kamu membutuhkan lebih banyak makanan untuk merasa kenyang, karena kamu mengandalkan kepuasan emosional, bukan sinyal otak untuk memberi tahu kapan kamu harus berhenti makan. Nah, kelebihan kalori yang kamu konsumsi secara otomatis berdampak pada kelebihan berat badan yang dapat memicu obesitas.

Diabetes

Related image
womansday.com

Obesitas tidak hanya mengancam kesehatan jantung, kondisi kelebihan berat badan ini juga turut berdampak pada meningkatnya risiko diabetes. Hal ini terjadi karena obesitas merupakan penyebab utama dari resisten insulin yang merupakan penyebab utama diabetes. Kondisi ini terjadi saat hormon insulin yang dihasilkan pankreas dalam mengontrol kadar gula darah tidak lagi bekerja dengan baik di dalam tubuh.

Untuk mencegah hal ini ada baiknya untuk membiasakan diri mengunyah makanan hingga teksturnya hancur dengan sempurna. Selain memperkecil kalori yang diserap tubuh, kamu juga mempermudah kinerja pencernaan.

Sindrom Metabolik

cdn.hellosehat.com

Dampak buruk dari makan terlalu cepat adalah sindrom metabolik dapat menyebabkan terserang stroke dan juga jantung. Sindrom metabolik ini terkait erat dengan resistensi insulin yang dihasilkan akibat makan terlalu cepat. Universitas Hiroshima, Jepang melakukan satu penelitian yang melibatkan hampir 1.000 orang yang terdiri dari pria dan wanita, berusia 40 tahun ke atas, yang tidak memiliki sindrom metabolik sejak awal.

Selama tiga tahun berikutnya, mereka yang terbiasa makan cepat memiliki risiko menderita sindrom metabolik lebih tinggi dibandingkan mereka yang makan secara pelan-pelan. Hasil penelitian menunjukkan mereka yang terbiasa makan cepat cenderung memiliki lingkar pinggang yang besar dan kadar kolesterol yang tinggi, dimana 2 hal tersebut, merupakan faktor utama yang membentuk sindrom metabolik.

Gangguan Pencernaan

Related image
doktorn.com

Ketika makan terlalu cepat, kamu juga turut meningkatkan risiko gangguan pencernaan. Menurut MedlinePlus, layanan dari Perpustakaan Kedokteran Nasional AS. Saat kamu makan terlalu cepat, makanan yang belum dikunyah secara sempurna tidak akan hancur sepenuhnya, hal ini menyebabkan lambung harus bekerja ekstra keras untuk melumatkan dan mencerna makanan tersebut.

Kondisi ini dapat memicu terjadinya gastritis, peradangan pada lapisan lambung, serta refluks asam lambung. Gangguan pencernaan memiliki banyak gejala, mulai dari naiknya asam lambung, rasa terbakar sampai perasaan kembung pada perut.

Terakhir, makan dengan tergesa-gesa akan menimbulkan beberapa masalah yang menyangkut kesopanan dan kepribadian. Menurut kamu, apa yang kamu katakan ketika melihat orang lain melahap makanan di restoran dengan sangat cepat dan terburu-buru? Apa reaksi kamu ketika melihat seseorang dengan mulut belepotan dan banyak makanan yang berceceran di sekitar piringnya? Tentu pemandangan tersebut sangat menyebalkan.

Nah, itulah 5 bahaya akibat makan terlalu cepat bagi kesehatan. Cara makan ternyata menunjukkan pribadi seseorang dan mempengaruhi kesehatan tubuh. Mulailah makan dengan perlahan dan hati-hati. Kebiasaan makan yang baik merupakan salah satu bagian dari cara hidup sehat.

LEAVE A REPLY