Kamu Suka Makan Mi Instan Saat Sahur? Baca!

0
341 views
hipwee.com

Gulalives.co – Memasuki bulan Ramadhan, tak bisa dipungkiri jika kita akan memikirkan menu berbuka puasa dan sahur, agar tidak jenuh dan semangat menjalani ibadah, melawan kantuk dan menebus lapar pun dahaga. Namun, apa kamu salah satu orang yang kerap makan mi instan saat sahur? Kalau iya, kamu harus ikut Gulalives membahas dampaknya pada artikel kali ini.

Related image
breakingnews.co.id

Mi instan memang memiliki rasa yang lezat, mengenyangkan, dan sangat mudah untuk dibuat. Mi instan asli buatan Indonesia sendiri terkenal sebagai salah satu mi dengan kualitas terbaik di dunia, dan sudah tersebar hingga ke benua Afrika, Eropa, bahkan Amerika. Inilah alasannya masyarakat Indonesia gemar mengonsumsi mi instan kapanpun, dan di manapun.

Hanya saja, saat berpuasa kamu membutuhkan asupan nutrisi yang cukup, agar tetap fit selama belasan jam ke depan. Maka itu, kamu harus memastikan sajian yang kamu makan saat sahur mengandung nutrisi lengkap seperti serat, mineral, vitamin, protein, dan lemak.

Baca Juga: 4 Tips luruhkan Pengawet Pada Mie Instan

Pada dasarnya mi instan adalah makanan darurat yang bisa dikonsumsi saat kamu membutuhkan asupan kalori dan karbohidrat dalam waktu singkat. Seperti yang dilansir National Geographic, mi instan dibuat dengan bahan tepung. Sementara, tepung sendiri adalah bentuk gula sederhana yang sangat mudah untuk dicerna oleh tubuh, sehingga dalam waktu singkat kamu akan kembali merasa lapar.

Kalau kamu salah satu yang sering atau bahkan pernah makan mi instan saat sahur, bukan tidak mungkin tubuhmu akan kehilangan tenaga saat siang hari. Kandungan bahan pengawet dalam mi instan pun jelas tidak baik bagi kesehatan. Sehingga, tidak boleh sering dikonsumsi, apalagi jika kamu mengandalkan makan mi instan saat sahur.

Makan mi instan saat sahur sebenarnya boleh-boleh saja, asal …

Image result for Makan Mie Instan Saat Sahur
dreamers.id

Dalam kondisi mendesak, kamu sebetulnya diperbolehkan makan mi instan saat sahur. Asalkan kamu menambahkan bahan lainnya, seperti sayuran dan daging. Pakar gizi, Patrick Holfond, pun menyarankan agar konsumsi mi instan juga diimbangi dengan sayuran yang setara dengan penganan itu sendiri.

Kamu bisa memilih sayuran seperti bayam, sawi, kangkung, tomat, wortel, mentimun, dan sebagainya. Untuk beberapa jenis sayuran yang memiliki tekstur keras sebaiknya rebus terlebih dahulu dan baru tambahkan mie instan. Sayuran lebih enak dipadu dengan mie rebus yang hangat dan gurih.

Dengan menambahkan sayuran, maka asupan zat besi, vitamin, antioksidan, dan berbagai mineral penting lainya akan membuatmu tetap fit selama menjalani puasa. Sayuran pun akan membuat kesehatanmu terjaga, sebab kandungan nutrisinya akan melawan radikal bebas, memastikan produksi sel darah merahmu tetap normal, dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Jika masih kurang, kamu juga bisa menambahkan daging ayam, daging sapi, ikan, atau telur ke dalam mi tersebut agar kandungan lemak dan proteinmu tercukupi. Mie instan merupakan 100 persen sumber karbohidrat. Sehingga tidak disarankan untuk hanya mengonsumsi mie saja, terutama saat sahur.

Image result for Makan Mie Instan Saat Sahur
arah.com

Agar lebih seimbang dan lengkap gizinya, kamu bisa menambahkan protein berupa telur ayam, bakso sapi, dan juga tahu. Rebus mie bersama kaldu dan tambahkan protein yang ingin kamu campur ke dalam masakan hingga matang. Namun, Holfond lebih menyarankan agar kamu mengutamakan sajian sayuran terlebih dahulu yang lebih mudah dan lebih banyak manfaatnya untuk menjaga kesehatanmu.

Beberapa orang meyakini bahwa bumbu mie instan ini mengandung tinggi natrium. Untuk itu, kamu bisa mengurangi penggunaan bumbu instan. Kemudian menambahkan bumbu alami seperti bawang putih yang dicincang untuk dimasukkan ke dalam air rebusan. Bawang putih dikenal mengandung senyawa yang bisa memperkuat daya tahan tubuh.

Agar kandungan proteinnya lebih tinggi, kamu juga bisa mengganti kaldu dengan susu atau stok kaldu ayam homemade. Dalam proses pembuatannya, masak mie hingga setengah matang dan tiriskan air rebusannya.

Jika ingin menggunakan susu, kamu bisa menggunakan 250 ml susu untuk 1 bungkus mie instan. Namun, kalau kamu ingin menggunakan kaldu ayam buatan sendiri, bisa menggunakan setengah bumbu instan dan mengganti garam serta lada bubuk.

Jadi, setelah ini sudah tahu bagaimana cara aman untuk makan mi instan saat sahur, kan?

LEAVE A REPLY