Langkah Demi Langkah Membuat Aquascape

Aquascape adalah seni mengatur tanaman air, batu, karang dan kayu agar terlihat alami dan indah dipandang dalam akuarium sehingga memberikan efek/sensasi seperti berkebun di bawah air. Aquascape, fokus utamanya adalah tanaman air, fosil/batu, dan kayu sebagai media pertumbuhan tanaman (moss); jadi ikan yang digunakan adalah ikan berukuran kecil yang tidak merusak tanaman (pemakan tanaman) atau ikan bertipe predator. Umumnya display atau tampilan dari aquascape sendiri berbentuk taman, hutan, gunung/bukit, atau pun kombinasi dari semuanya.

Aquascape merupakan bentuk ekosistem/biota laut kecil. Umumnya setelah aquascape berumur 2 bulan, ekosistemnya sudah mulai tercipta. Ada 4 faktor utama dalam aquascape, yaitu lighting/pencahayaan (pengganti matahari untuk fotosintesis), co2 untuk tanaman (terlalu banyak co2 juga menyebabkan ikan akan sering mengapung ke permukaan, dan bisa mati), nutrisi/pupuk pada tanaman, dan filterisasi (saringan untuk menjaga kualitas air). Selain itu juga perlu diperhatikan suhu air dijaga antara 26-28 derajat celcius (kalau air terlalu panas bisa terjadi alga booming karena fotosintesis berlangsung cepat, tumbuhan dan ikan mati, sedangkan kalau air terlalu dingin juga bisa membuat beberapa tipe ikan menjadi pasif), tingkat keasaman air (pH) dengan rentang nilai 1 -14, idealnya 7 (netral), kandungan mineral dalam air (Ca, Mg, Sr, Fe, Mn, dsb), serta karbon dioksida (co2) dan oksigen (o2) terlarut.

 

 

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY