Kuku Bisa Jadi Cermin Kesehatan Ginjalmu

Merawat kuku

Gulalives.com, JAKARTA – Jangan abaikan tampilan kuku ya. Pasalnya, kuku kita sering dapat menunjukkan perubahan spesifik yang mengindikasikan kondisi tertentu.

Penyakit ginjal misalnya, dikaitkan dengan beberapa masalah kuku yang khas, menurut Asosiasi Pasien Ginjal Amerika. Penumpukan produk limbah nitrogen terjadi dalam tubuh pasien dengan penyakit ginjal, yang dapat menyebabkan perubahan jari dan kuku.

Kondisi lain seperti kekurangan gizi dan obat-obatan dapat berkontribusi terhadap perubahan pada kuku.  Lantas, apa saja perubahan pada kuku yang dapat mengindikasikan sebuah penyakit? Simak daftarnya sepertu dilansir laman Livestrong berikut ini:

1. Garis Beau.

Menurut New Zealand Dermatological Society, salah satu jenis perubahan kuku disebut garis Beau. Garis Beau  tampak seperti ‘pegunungan’ melintang  dan mempengaruhi semua kuku. Garis Beau ini merupakan hasil dari suatu penyakit akut yang mengganggu pertumbuhan kuku. Kondisi ini dapat terlihat pada penyakit lain selain penyakit ginjal.

2. Kuku bergerigi.

Tipe lain dari perubahan terlihat pada kuku pasien dengan penyakit ginjal adalah koilonikia. Pada koilonikia, kuku yang bergerigi ke tempat kuku agak berbentuk sendok dan cekung, menurut New Zealand Dermatological Society. Perubahan ini dikaitkan dengan anemia akibat defisiensi besi, yang terjadi umumnya pada pasien dengan penyakit ginjal.

3. Garis-garis dan bintik putih.

Pada leukonikia, kuku memiliki gurat-gurat putih dan berbintik-bintik, menurut University of Maryland Medical Center. Kondisi ini berhubungan dengan penyakit ginjal kronis.

4. Kuku setengah.

Perubahan lain yang dapat dilihat pada kuku pasien ini adalah kuku setengah, yang juga dikenal sebagai kuku Lindsay. Dalam kasus ini, bagian proksimal kuku berwarna putih, dan bagian distal dari kuku berwarna cokelat. Pembengkakan kuku menyebabkan bagian kuku menjadi putih, menurut Asosiasi Pasien Ginjal Amerika.

5. Kuku rapuh.

Kuku rapuh juga umum pada pasien dengan penyakit ginjal dan anemia akibat defisiensi besi, tetapi kondisi ini juga dapat terlihat pada pasien sebagai tanda penuaan, menurut University of Maryland Medical Center. (VW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here