Kosmetika The Saem,Khasiat Tumbuhan Dunia

0
165 views

Gulalives.com,JAKARTA – Bumi menyediakan sejumlah tumbuhan yang berkhasiat bagi manusia. Bagaimana bila tumbuhan dari penjuru dunia diteliti dan khasiatnya dimasukkan ke dalam kandungan produk skincare dan make up?

Inilah yang dilakukan The Saem, brand kosmetika asal Korea. Kosmetika ini 85 persen dibuat dari bahan tumbuhan berkhasiat yang diambil dari sejumlah tempat di dunia, mulai Korea, Islandia, hingga New Zealand.

“Dengan tagline ‘Global Eco” yang ramah lingkungan dan kandungan tumbuhan, The Saem menawarkan kosmetika dan skincare yang dapat membuat kulit menjadi awet muda dan cocok untuk semua jenis kulit,” kata Brand Director PT.Agung Jaya Retailindo, Iswandy Lim, distributor The Saem untuk Indonesia, di Mal Lotte Shopping Avenue, di Jakarta, Sabtu (27/6).

Konsumen yang menyukai gaya hidup kembali ke alam, kata Iswandy, tentunya akan senang mendapatkan pilihan seperti ini. Bagaimana tidak, The Saem dibuat dari berbagai tumbuhan di dunia yang belum pernah digunakan produk lain. Sementara sejumlah tumbuhan tersebut memiliki bahan aktif yang berkhasiat untuk meremajakan kulit.

“Kami berbeda dengan kosmetika Korea lainnya karena 85 persen menggunakan bahan tumbuhan dan ramah lingkungan. Misalnya saja untuk Harakeke Series, skincare ini dibuat dari tumbuhan Harakeke yang tumbuh di hutan-hutan New Zealand, bahkan New Zealand sendiri belum memanfaatkan tumbuhan ini untuk skincare,” ungkap Iswandy.

“Yang kami manfaatkan dari Harakeke adalah daunnya yang teksturnya mirip Aloe vera. Kalau Aloe vera kan sudah biasa,” kata Iswandy.

Produk lainnya, yaitu O2 Bubble Mask, lanjut Iswandy, terbuat dari mutiara hitam laut Tahiti. Lalu ada Iceland Line yang diambil dari air di laut dalam Islandia. Selanjutnya ada antiaging yang terbuat dari caga, yaitu jamur yang berasal dari Korea.

“Dengan pengalaman Hankook Cosmetic Co.Ltd Korea selama 53 tahun, The Saem yang berada di bawah Hankook, kuat di riset sehingga bisa mendapatkan bahan-bahan berkhasiat itu dari seluruh dunia,” lanjut Iswandy.

Untuk rangkaian make up, terdiri atas Cushion BB Cream, Eco Soul BB Cake, Henna Series, dan Wrappinf Tint. “Seluruh make up ini menggunakan bahan-bahan tumbuhan, termasuk pewarnaan alami yang menggunakan daun pacar cina hingga tumbuhan hena. Karena itu, kami optimis produk ini bisa diterima pasar Indonesia yang sebagian besar muslim. Mereka tidak harus menghapus bersih make up nya bila ingin beribadah sholat karena ini dibuat dari tumbuhan” tegas Iswandy kepada Gulalives.com.

Selain berbahan tumbuhan, The Saem juga memiliki komitmen kuat untuk ramah lingkungan. “Kemasan The Saem dibuat dari bahan yang bisa terurai sendiri sehingga tidak meningkatkan sampah dan mencemari lingkungan,” tegas Iswandy.

Di Indonesia, The Saem mengincar konsumen kelas menengah atas dengan rentang usia mulai 17-40 tahun. Butik pertama dibuka di Lotte Shopping Avenue. “Berikutnya kami akan buka di Sogo,” ungkap Iswandy.

The Saem diluncurkan pertama kali di Myoung-Dong, Seoul, Korea, pada Agustus 2010. Arti The Saem sama dengan fountain atau spring. Kata itu bermakna kebijaksanaan, ide, dan inspirasi. Pada 2013, The Saem mengusung slogan baru ‘Global Eco’. Sukses di Korea, brand kosmetika ini makin agresif hingga menembus pasar dunia pada 2014. Kini, di 2015, The Saem telah memiliki 350 toko di Korea dan sejumlah negara, termasuk di Indonesia.(SY)

LEAVE A REPLY