Konsumsi Minuman Isotonik Terlalu Banyak tak Baik Bagi Tubuh

0
166 views

Gulalives.com, JAKARTA – Siapa yang tidak mengenal segudang manfaat air isotonik Tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku minuman segar, air isotonik pun dipercaya memiliki kemampuan untuk menyembuhkan beberapa keluhan penyakit misalnya alergi, demam berdarah, diare, panas dalam, membersihkan kulit yang berjerawat dan membantu mendapatkan kulit mulus, dan lain-lain.

young teenager drinking water after exercise.
young teenager drinking water after exercise.

Beberapa produsen minuman isotonik pun mengeluarkan produk-produk minuman isotonik. Hal ini dikarenakan air isotonik banyak mengandung mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh saat kehilangan cairan. Mengonsumsi minuman isotonik terlalu banyak akan membuat garam masuk secara berlebihan ke dalam tubuh.

Salah satu dampak negatif terlalu banyak mengonsumsi garam adalah tekanan darah meningkat, sehingga timbul risiko penyakit jantung dan stroke.”Cara meminum minuman isotonik juga tidak boleh sekaligus, tapi beberapa teguk setiap jeda waktu tertentu saat beraktivitas seperti olah raga,” kata pakar gizi Emilia Achmadi dilansir Gulalives.com dari laman Antaranews.com, Jumat (15/4/2016).

minum isotonikDia juga menegaskan minuman isotonik hanya boleh dikonsumsi ketika sedang berolahraga karena saat itu tubuh kehilangan cairan sehingga harus segera diganti. “Jadi Bukan sebelum atau sesudah berolahraga,” katanya.

Lebih lanjut, Emilia mengingatkan bahwa minuman isotonik hanya patut dikonsumsi oleh orang yang menjalani aktivitas berat seperti mereka mereka yang rutin berolahraga minimal dua jam per hari.”Bagi orang-orang yang aktivitas sehari-hari tidak menguras banyak tenaga, minuman isotonik tidak bermanfaat bagi tubuh,” katanya.

minumanHal yang juga penting, porsi asupan minuman isotonik harus disesuaikan dengan jumlah cairan yang terbuang saat berkeringat.”Sebelum dan sesudah berolahraga badan ditimbang, kalau turun 500 gram, harus diganti minimal 500 gram lebih sedikit,”

Dia mencontohkan, seorang atlet yang berolahraga selama dua jam butuh minum minimal dua liter air dengan perbandingan 60 persen air dan 40 persen isotonik. Emilia juga menegaskan minuman isotonik hanya boleh dikonsumsi ketika sedang berolahraga karena saat itu tubuh kehilangan cairan sehingga harus segera diganti. “Bukan sebelum atau sesudah berolahraga,” imbuh dia.

Konsumsi minuman manis setiap hari meningkatkan lemak berbahaya dalam tubuh dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
Konsumsi minuman manis setiap hari meningkatkan lemak berbahaya dalam tubuh dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Nah, perlu diketahui bahwa isotonik yang mengandung mineral dan vitamin baik untuk dikonsumsi setelah kita melakukan aktifitas yang melelahkan dan memeras keringat. Ternyata, minum air isotonik saja tidak cukup. Ketika mengeluarkan keringat, tubuh kita akan mengalami kekurangan sodium. Sedangkan kadar sodium dalam air isotonik tidaklah mencukupi untuk mengganti kekurangan sodium di tubuh kita. Konsumsi air mineral tetap disarankan.

Selain itu, minuman isotonik merupakan minuman yang rendah lemak. Namun jangan menjadikan air isotonik sebagai obat penurun berat badan atau obat diet alami. Karena konsumsi air isotonik yang berlebihan kemungkinan dapat menyebabkan diare.

Banyak kalangan menginginkan pendidikan lebih lanjut tentang risiko minum minuman keras dan minuman energi bersama-sama.
Banyak kalangan menginginkan pendidikan lebih lanjut tentang risiko minum minuman keras dan minuman energi bersama-sama.

Bagi orang yang mengalami sembelit, air isotonik memiliki manfaat yang besar karena membantu melancarkan pencernaan yang terganggu.

Walaupun asam amino yang terkandung dalam air isotonik lebih tinggi daripada kandungan asam amino dalam susu sapi, tidak berarti kita berhenti minum susu dan menggantinya dengan air isotonik. Karena susu mengandung vitamin dan mineral yang lebih lengkap daripada air isotonik. Jadi ketika Anda mengganti susu dengan air isotonik, Anda akan mengalami kekurangan nutrisi dan dapat mengganggu kinerja organ tubuh.

Minuman energi sebaiknya hanya dikonsumsi sesekali, bukan dijadikan sebagai kebiasaan.
Minuman energi sebaiknya hanya dikonsumsi sesekali, bukan dijadikan sebagai kebiasaan.

Air isotonik memang memiliki kandungan sejumlah zat mineral yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun mengkonsumsi air isotonik tidak menjamin kuatnya sistem imun kita melawan serangan penyakit yang disebabkan bakteri dan virus. Padahal sistem kekebalan tubuh manusia sangat kompleks dan membutuhkan nutrisi yang cukup untuk membangun sistem imun yang kuat.

mengkonsumsi air kemasan
Via life.viva.co.id

Nah, Anda juga disarankan jangan meminum air isotonik saat Anda berada dalam perjalanan ke suatu tempat. Salah satu efek samping air isotonik adalah dapat menimbulkan kejang otot dan rasa lelah akibat kadar kalsium dalam kandungan air isotonik.

Meski air isotonik memang bermanfaat bagi penderita penyakit batu ginjal, namun berbahaya bagi orang yang fungsi ginjalnya telah mengalami penurunan.  Maka harus dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada penderita batu ginjal tersebut. Karena kalium dan zat elektrolit lainnya dalam air isotonik dapat menyebabkan hiperkalemi. (DP)

LEAVE A REPLY