7 Kondisi Tubuh yang Terkesan Wajar, Padahal Berbahaya!

std-gov.org

Gulalives.co – Kita sering lalai atas tanda-tanda yang tubuh berikan, tentang kesehatan kita. Tidak menyadarinya jika kondisi tubuh tersebut menjadi tanda adanya sesuatu yang berbahaya, terkait dengan kesehatan kita. Sebab, kita terbiasa menganggap tanda-tanda tersebut sebagai hal yang wajar. Lantas, apa saja kondisi tubuh yang dimaksud? Berikut 7 di antaranya versi Gulalives:

Alis Rontok

Related image
knowfacts.org

Alis merupakan indikator kesehatan yang penting. Kerontokan alis, jika terjadi secara berkala, adalah hal yang cukup normal. Tapi kalau kamu mendapati kerontokan alis yang cukup banyak, bahkan sampai muncul bald spot, kamu harus segera menghubungi dokter. Karena, kondisi tubuh ini bisa dihubungkan dengan tingkat aktivitas tiroid yang berlebihan, atau bahkan tidak memadai.

Bibir Kering, Pecah-pecah, dan Mengelupas

Image result for Dry, Chapped and Peeling Lips
consumerhealthdigest.com

Kalau kamu jarang minum air putih, dan tubuhmu mengalami dehidrasi, maka hal ini akan ditandai dengan bibir yang kering. Namun, kalau bibirmu kering, dan kulitnya sering mengelupas, itu tidak bisa kamu atasi, walaupun kamu sudah banyak minum air putih. Maka, kamu harus mulai mencari tahu penyebabnya.

Kulit kering dan mengelupas adalah salah satu tanda alergi. Dan, dalam hal ini, kamu harus memperhatikan baik-baik kosmetik dan produk kebersihan mulut yang kamu gunakan, makanan yang kamu makan, hingga obat-obatan yang kamu konsumsi. Sebab, keretakan pada sudut mulut, menunjukkan kurangnya vitamin B, A, dan E.

Apalagi jika mata dan mulutmu juga kering, serta ada masalah dengan sistem pencernaanmu, maka sebaiknya kamu segera konsultasi dengan dokter, karena bisa jadi kondisi tubuh itu adalah kombinasi gejala spesifik untuk penyakit autoimun yang disebut sindrom Sjögren.

Perubahan Warna Dasar Bibir

perubahan warna dasar bibir
depositphotos.com

Jika batas merah bibir bawah menjadi bengkak dan ada gelembung kecil yang muncul di atasnya, maka kemungkinan kamu sangat sensitif terhadap sinar ultraviolet. Apa yang bisa kamu lakukan dalam situasi ini adalah dengan mengurangi paparan sinar matahari, dan memakai sunblock untuk bibir.

Pembengkakan dan kemerahan yang parah pada seluruh bibir, menunjukkan reaksi alergi, sama seperti nomor satu, maka kamu harus lebih memperhatikan kosmetik dan pasta gigimu, untuk mengetahui bahan apa yang menyebabkan reaksi ini bisa terjadi.

Baca Juga: 7 Penyakit Kejiwaan yang sering Kita Anggap Wajar

Rambut Rontok

Related image
hindustantimes.com

Rata-rata, rambut seseorang rontok sekitar 100 helai setiap harinya, karena folikel rambut melewati tahap pertumbuhan tertentu, yang bisa berlangsung dari 2 hingga 8 tahun. Ketika tahap pertumbuhan berakhir, helai rambut akan rontok, dan yang baru pun akan mulai tumbuh setelah istirahat selama 2 bulan.

Artinya, pada satu titik waktu, 80 hingga 90 persen rambut seseorang sedang tumbuh, sedangkan sisanya adalah rambut yang akan rontok, atau sedang dalam fase istirahat.

Namun, kalau kamu mendapati kerontokan rambut yang signifikan, ada baiknya kamu konsultasi dengan dokter, karena ada banyak penyakit yang tersembunyi di balik kondisi tubuh ini. Mulai dari infeksi kulit, gangguan tiroid, gangguan autoimun, dan masih banyak lagi.

Tangan dan Kulit Kering

Image result for Hand and Dry Skin
health.howstuffworks.com

Kulit kering bisa diatasi dengan menggunakan krim pelembap, mengonsumsi banyak air, dan vitamin. Tapi kalau solusi yang disebutkan di atas tidak membantu, sebaiknya kamu segera konsultasi dengan dokter kulit, karena kulit kering juga bisa menjadi salah satu tanda umum dari penyakit diabetes dan hipotiroidisme.

Apalagi jika kulitmu tidak hanya kasar dan terkelupas, tapi juga terasa kencang dan banyak retakan, bisa jadi itu adalah gejala dari dermatitis, yang disebabkan oleh reaksi alami terhadap paparan kimia.

Tumit Kering

Image result for dry heels
triadfoot.com

Kulit di kaki bisa mengering karena kekurangan vitamin A dan E. Hal ini juga bisa disebabkan karena adanya infeksi jamur yang mempengaruhi kondisi epidermis secara keseluruhan.

Namun, infeksi jamur biasanya datang dengan banyak retakan pada kulit bagian tumit, dan menguningnya lempengan kuku. Jadi, jika kekeringan dan kekasaran di tumit tidak hilang bahkan dengan perawatan yang tepat dan asupan vitamin yang cukup, kemungkinan ini adalah kondisi tubuh yang menjadi tanda gangguan endokrin.

Wajah Memerah

Related image
dailymail.co.uk

Terakhir adalah wajah memerah, selain karena perubahan suhu, konsumsi alkohol, pun karena emosi, ada 3 alasan wajah seseorang bisa berubah menjadi merah. Bagi wanita setelah usia 40 tahun, bisa jadi hal ini disebabkan karena penurunan kadar hormon yang menunjukkan masa-masa awal menopause.

Wajah memerah juga bisa menunjukkan adanya infeksi yang menyebabkan demodicosis. Jika kemerahan hanya terjadi pada sebagian wajah yang disertai dengan kepala pusing, maka ini bisa disebabkan oleh perubahan tekanan yang mendadak pada tubuh, dan bisa diatasi dengan obat-obatan khusus. Tapi tetap tidak diperkenankan untuk sembarangan mengkonsumsi obat-obatan khusus tersebut, ya. Harus dengan anjuran dokter ahli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here