Koleksi Etnik 3 Desainer Busana Muslim Ini Pantang Dilewatkan

Karya Vivi Zubedi di Indonesia Fashion Week 2016

Gulalives.com, JAKARTA – Hijup.com, toko online yang khusus menawaran busana muslim, untuk pertama kalinya melakukan pergelatan busana di ajang Indonesia Fashion Week 2016.

Mengusung tema ‘Ethnocentrism’ yaitu rasa bangga terhadap etnik dan kebudayaan sendiri, Hijup hendak mengungkapkan bahwa Indonesia sangat kaya budaya sehingga bisa terus dieksplor.

Koleksi Vivi Zubedi di Indonesia Fashion Week 2016
Koleksi Vivi Zubedi di Indonesia Fashion Week 2016

Di ajang pergelaran busana akbar ini, Hijup.com menggandeng 3 desainer muslim yang cukup punya nama di Tanah Air, yaitu Zaskia Sungkar, Vivi Zubedi dan Ria Miranda.

Dalam pergelaran busana yang dihelat Jumat (11/3), ketiga desainer mengusung kreasi berbeda. Vivi misalnya, menggunakan teknik akulturasi Bali dan Maroko dalam karyanya. Vivi yang berdarah Arab ini memang menyukai motif Maroko dan juga batik.

Koleksi Vivi Zubedi di Indonesia Fashion Week 2016
Koleksi Vivi Zubedi di Indonesia Fashion Week 2016

Sedangkan Zaskia Sungkar, mengangkat etnik Jakarta lewat koleksi bertemakan batik dan tenun hitam putih yang ia khusus rancang hingga mendatangi perajin. Zaskia mendapat sambutan meriah atas karyanya

Sedangkan Ria Miranda, desainer muda usia ini mengusung etnik Minang. Dengan tema ‘Tanaka’ Ria memberikan sentuhan warna baru dengan menampilkan sisi kesederhanaan budaya Minang.

Busana yang ditampilkan perpaduan warna-warna ceria yang lembut ditambah dengan sentuhan goresan songket.

“Sangat mengedepankan kebudayaan Minang seperti asal Ria Miranda yang  dari Padang.Temanya “Tanaka” berarti “teringat”. Terinspirasi songket Minang dengan goresan kainsatin,” kata Humas Ria Miranda, Mutia, sesaat sebelum pergelaran berlangsung. Ria tak bisa hadir di pergelaran busana ini karena ada keperluan lain.

Ria Miranda mengangkat kekayaan songket Minang di IFW 2016
Ria Miranda mengangkat kekayaan songket Minang di IFW 2016

Mengangkat kain tradisional songket, kata Mutia, Ria ingin mengajak para kaum muda untuk lebih mencintai kain tradisional. Ria yakin kain tradisional seperti songket tidak hanya digunakan pada event tertentu saja tapi bisa ke acara santai seperti pergi ke pusat belanja alias mal.

“Pesannya Ria lebih ingin menggunakan kain tradisional nggak harus ke acara tertentu,” kata Mutia.

Sementara untuk bahan, Ria menggunakan bahan-bahan nyaman seperti kain satin print goresan tangan Minang. Ria  menampilkan 13 koleksi hasil kolaborasi dengan hijup.com di pergelaran Indonesia Fashion Week kali ini.

Meski tidak menghadiri acara pergelaran busana ini, Ria cukup sukses menampilkan semua koleksinya. Itu terlihat banyaknya pengunjung yang menyaksikan peragaan busana miliknya.

Hitam Etnik ala Zaskia Sungkar

Koleksi Zaskia Sungkar di IFW 2016
Koleksi Zaskia Sungkar di IFW 2016

Akan halnya Zaskia Sungkar, aktris ini mengangkat tema kain tradisional dengan menampilkan busana warna hitam putih sesuai dengan warna favoritnya.

“Kebetulan aku mix tradisional dan modern cut sesuai dengan temanya. Mengangkat hitam putih. Warna kesukaan aku banget. Aku susah cari kain batik hitam putih. Aku langsung ke pengrajin tenun hitam putih,” kata Zaskia.

Selain tenun, istri dari Irwansyah itu menampilkan sentuhan batik dalam busananya. Ia menciptakan karya-karya batik dalam koleksi hitam putih melalui teknik cap, lipatan, dan origami.

Shireen Sungkar mengenakan busana karya Zaskia Sungkar di IFW 2016. Foto: Liputan6
Shireen Sungkar mengenakan busana karya Zaskia Sungkar di IFW 2016. Foto: Liputan6

Kain tradisional seperti tenun dan batik sengaja dipilih lantaran ingin mengajak para kawula muda mencintai kain tradisional.

“Ingin mengajak anak-anak muda lainnya. Tidak melupakan kain tradisional yang luar biasa bagusnya. Karena kain tradisional itu kultur,” ujar istri pesinetron Irwansyah yang tampil berhijab ini.

Pada saat fashion show, desainer yang akrab disapa Kia itu memberikan kejutan dengan menghadirkan sang adik, Shireen Sungkar, di atas panggung.

Shireen nampak cantik dengan busana monokrom hitam putih dengan sentuhan tenun dibalut jilbab warna putih tulang.

Secara keseluruhan Zaskia menampilkan 12 total look dengan sentuhan rangrang asal Bali, tenun dan katun. Benang merahnya adalah batik cap Garutan dan nuansa rangrang Bali, tenun dan katun. Hmmm, tidak mengecewakan kok.

 

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY