Belajar dari Khabib Nurmagomedov yang Berani Bela Negara dan Agama

0
50 views

Gulalives.co – Di saat laga UFC 229, Khabib Nurmagomedov berhasil mengalahkan Conor McGregor, Minggu 7 Oktober 2018 kemarin. Khabib Nurmagomedov berhasil keluar menjadi pemenang, usai mengalahkan Conor McGregor di ronde keempat, pada laga MMA di T_Mobile Arena, Las Vegas.

Related image
foxsports.com

Penuh kesabaran, hingga akhirnya Khabib menangkan kunci pitingan di ronde keempat, McGregor pun menyerah akibat tak lagi mampu bertahan dari cekikan sang juara bertahan tersebut. Sebelumnya, McGroger sempat memberikan pukulan pada Khabib yang diarahkan ke rahang kirinya.

Namun, serangan tersebut tidak membuat Khabib menyerah. Pada ronde keempat, Khabib langsung menghabisi McGroger saat lengah, hingga ia McGroger pun menyerah. Kemenangan ini mengantarkan pegulat asal Rusia tersebut berhasil mempertahankan gelar kelas ringan UFC untuk pertama kalinya, sejak kemenangan pada April lalu.

Sayangnya, laga itu diwarnai oleh aksi ‘rusuh’ yang dibuat Khabib Nurmagomedov, di akhir laga juara kelas ringan tersebut. Namun, akhirnya fakta terungkap saat Khabib Nurmagomedov angkat bicara terkait ulahnya yang yang tidak biasa di Octagon, kemarin.

Sesudah dinyatakan menang, Khabib merasa emosional pada orang yang diduga dari tim McGroger, di luar arena. Khabib melompat keluar arena, dan membuat petugas keamanan harus turun tangan. Bukan tanpa alasan, Khabib menjelaskan aksinya itu saat konferensi press.

Dilansir dari Independent, Khabib Nurmagomedov mengatakan jika dirinya kehilangan ketenangan usai mendengar ucapan rasis, mulai dari sebelum pertarungan dimulai.

Sebelum pertarungan berlangsung, McGregor sempat mengucapkan kata-kata rasis yang menyinggung Khabib. Pada laman tersebut, Khabib menyebut jika dirinya hanya manusia biasa yang tidak bisa menahan umpatan yang berbau rasis.

Baca Juga: Inilah Petinju Muslim “Kelas Berat”

“Saya ingin meminta maaf pada komisi atletik, maaf pada Vegas,” ujar Khabib.

“Ini bukan sisi baikku, aku manusia dan aku tidak tahu bagaimana orang dapat berkata dengan sekotor itu, saya tidak sadar langsung keluar arena saja,” lanjut Khabib.

“Bagaimana kalau dia bicara tentang keluarga dan agama saya? Mungkin orang-orang akan membicarakan kebringasan saya, tapi saya ingat pesan ayah saya tentang rasa hormat,” pungkas Khabib.

Karena hal ini, pihak UFC tidak memberikan langsung sabuk juara kelas ringan tersebut. Presiden UFC, Dana White tidak ingin mengambil resiko terlalu banyak.

“Jika saya langsung memberikan sabuk juara kepada Khabib, maka penonton akan lebih menyerang pun melempari semua benda ke oktagon,” jelas Dana White.

Namun, meski kerusuhan ini mengejutkan, nyatanya kini Khabib menjadi perbincangan publik. Pasalnya, aksi berani Khabib membela keluarga, agama, dan ras-nya membuat Khabib semakin mendapat pujian. Bukankah kamu juga akan melakukan hal yang sama saat keluarga, agama, dan ras-mu dihina? Dijatuhkan?

Related image
heavy.com

Seharusnya, pertandingan olahraga tidak perlu diwarnai dengan umpatan-umpatan murahan. Kalau kalah ya terima kekalahan, dan akui jika pemenang layak berada di atas kita. Jadikan pelajaran untuk pertandingan berikutnya. Setuju?

LEAVE A REPLY