Kenapa Terjadi Perselingkuhan di dalam Rumah Tangga yang Harmonis?

bustle.com

Gulalives.co – Menyedihkan memang jika menatap fakta tentang perselingkuhan yang selalu menduduki peringkat teratas sebagai perusak hubungan rumah tangga. Namun, sampai hari ini masih banyak yang salah kaprah, menganggap jika hubungan yang kelihatan harmonis, tidak mungkin terlibat dalam perselingkuhan. Padahal, pasangan tetap bisa selingkuh, meskipun rumah tangga kalian berjalan lancar.

Related image
economictimes.indiatimes.com

Penelitian yang dilakukan oleh Fakultasi Psikologi Universitas Marylan yang diterbitkan pada Journal of Sex Research, mengungkapkan bahwa sebanyak 562 orang dewasa mengaku pernah berselingkuh.

Alasannya beragam, mulai dari merasa diabaikan, hilang minat pada pasangan, hasrat seksual tidak terpuaskan, atau sekadar ingin balas dendam, karena dulu pernah mengalami hal serupa.

Penelitian tersebut memang menunjukkan beragam alasan pasangan berselingkuh, tapi tidak fokus pada hubungan rumah tangga yang kualitasnya baik. Para ahli psikologi pun mengungkap beberapa alasan lain, mengapa pasangan masih saja berselingkuh, padahal mereka memiliki kualitas hubungan yang baik?

Bosan

Rumah tangga yang bahagia, tidak menjadi jaminan jika pasanganmu terbebas dari perselingkuhan. Karena, sebenarnya bahagia tidak dapat diukur, dan pada dasarnya manusia selalu menginginkan seseuatu yang lebih, dan senantiasa merasa tidak puas, jika lupa bersyukur.

Perasaan bahagia mungkin kamu rasakan, tapi belum tentu sama dengan yang dirasakan oleh pasanganmu. Maka, hal ini dapat menimbulkan rasa jenuh dalam menjalani hubungan kalian. Dan, pasangan yang bosan ini bisa dengan mudah terpengaruh untuk bermain mata dengan sosok lain.

Keraguan

Alasan lain mengapa pasanganmu tetap berselingkuh meski rumah tangga kalian harmonis adalah untuk memastikan bahwa kamu adalah pasangan yang tepat untuknya. Meski keraguan itu muncul di tengah perjalanan, nyatanya selingkuh bukan cara yang tepat untuk mengukur seberapa ideal pasangan kamu dan hubungan kalian.

Keharmonisan dalam suatu hubungan bukan dilihat dari seberapa idealnya pasangan untuk kamu. Namun, adanya kepercayaan dan saling menerima kekurangan satu sama lain, hingga kalian bisa saling melengkapi satu sama lain.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Sesal Pasca Berselingkuh dari Pasangan?

Penasaran dan Ada Kesempatan

Sama halnya dengan anak kecil yang ingin mencoba suatu hal yang baru, ada beberapa orang yang merasa memiliki motivasi untuk selingkuh, karena ingin tahu bagaimana rasanya.

Hal ini kemungkinan besar dapat terjadi, karena adanya peluang di depan mata, sehingga membuat orang berpikir untuk mencobanya. Apalagi jika ada kesempatan, maka keinginannya pun akan semakin besar. Padahal, ia tidak sadar jika sedang merusak kepercayaan yang selama ini sudah ia genggam.

Tertarik dengan Sosok Berbeda

Jika hubungan rumah tangga kalian sudah berjalan cukup lama, kamu pasti tahu betul apa kelebihan dan kekurangan pasangan. Namun, nyatanya hal ini tetap tidak menutup peluang seseorang untuk berselingkuh.

Karena, perselingkuhan tetap bisa terjadi saat kamu menaruh perhatian pada orang lain yang lebih menarik dari pasanganmu. Entah itu secara kepribadian pun penampilan. Nah, orang-orang seperti ini biasanya tidak menyadari bahwa kedekatan dirinya dengan orang lain yang dianggapnya menarik itu, bisa berakhir dengan perselingkuhan.

Related image
globalnews.ca

Jadi, pikirkan matang-matang konsekuensinya, saat terbesit pikiran untuk berselingkuh. Ingat, menjalani rumah tangga bukan hanya menikah dan hidup bersama, tapi juga harus saling terbuka dan percaya.

Kalau kamu tidak ingin dibohongi oleh pasangan dan merasakan sakitnya dikhianati, maka jangan pernah mencoba bermain api, yang perlu kalian lakukan hanyalah meningkatkan kualitas komunikasi satu sama lain, agar hubungan senantiasa harmonis, langgeng, dan jauh dari perselingkuhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here