Keluarga Tidak Harmonis? Mungkin ini Penyebabnya!

sumberayu.id

Gulalives.co – Keluarga yang bahagia tentunya akan memberikan dampak positif bagi anggota keluarga di dalamnya. Kehidupan menjadi lebih tenang dan damai serta tidak menimbulkan berbagai pertengkaran yang mana dapat berakibat perpecahan sesama anggota keluarga. Namun terdapat beberapa kasus yang mana memperlihatkan jika kondisi keluarga dapat menjadi tidak harmonis.

Image result for suami istri bertengkar
islam.babe.news

Bahkan hal ini bisa menyebabkan perceraian dan perpisahan yang nantinya menimbulkan dampak negatif bagi seluruh anggota keluarga. Tentunya setiap orang tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada keluarganya. Untuk mengatasi hal ini tentu saja penting untuk mengetahui penyebab keluarga tidak harmonis terlebih dahulu.

Faktor Ekonomi

Salah satu penyebab keluarga tidak harmonis adalah faktor ekonomi. Setelah hidup berumah tangga, tentunya kebutuhan dapat menjadi berkali-kali lipatnya. Pemenuhan kebutuhan yang begitu banyak tentunya membutuhkan kondisi ekonomi yang lancar. Namun seringkali terjadi masalah ekonomi yang kemudian menjadi penyebab ketidakharmonisan di dalam rumah tangga dan keluarga.

Kondisi ekonomi yang kekurangan tentunya memicu pertengkaran jika tidak adanya rasa lapang dada dan bersyukur dalam diri suami dan istri serta anak-anaknya. Disini, peran Ayah dalam keluarga sangat penting untuk menyeimbangkan keharmonisan rumah tangga.

Adanya Perbedaan Prinsip

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam menjalain suatu hubungan baik, termasuk hubungan keluarga. Dengan komunikasi yang baik serta intensif akan menghasilkan hubungan yang baik pula sehingga tidak terjadi kesalahpahaman diantara kedua belah pihak dan tidak menjadi penyebab rasa cinta berkurang pada pasangan.

Jangan sungkan untuk mengabarkan pasangan jika terjadi apa-apa atau akan melakukan suatu hal yang belum direncanakan atau secara tiba-tiba agar pasangan tetap berprasangka baik sehingga menghindari adanya pikiran-pikiran negatif yang dapat memicu adanya pertengkaran.

Kurangnya Rasa Perhatian

Memberikan perhatian kepada seluruh anggota keluarga secara tidak langsung akan membuat mereka lebih betah dan senang tinggal di rumah. Namun apa jadinya jika tidak ada rasa perhatian pada setiap anggota keluarga di dalamnya, maka tentu saja tidak akan ada rasa saling mengerti dan memperhatikan satu sama lainnya. Baik itu antara suami dan istri maupun orang tua terhadap anak.

Untuk Hal ini, peran Ibu dalam keluarga lah yang memainkan peran penting untuk menyeimbangkan sisi emosional setiap keluarga. Kurangnya perhatian juga menjadi salah satu faktor penyebab kenakalan anak yang sering terjadi yang patut diperhatikan orang tua. Rumah tangga yang tidak memiliki perhatian di dalamnya akan membuat sistem kekeluargaan menjadi kurang harmonis.

Adanya Orang Ketiga

Dalam hubungan suami istri kesetiaan menjadi kunci kelanggengan suatu hubungan. Kesetiaan merupakan bukti bahwa pasangan masih memiliki rasa cinta yang terjalin pada kedua belah pihak. Orang ketiga seringkali datang atau sering juga datang karena unsur ketidaksengajaan. Orang ketiga ini yang akan membuat hubungan keluarga menjadi tidak harmonis bahkan bisa sampai menyebabkan perceraian.

Orang ketiga biasanya datang lebih karena adanya kesempatan maka hati-hati dan jaga hubungan keluarga anda dengan pasangan secara baik-baik dan selalu memiliki cara menghadapi masalah keluarga bukan hanya menggunakan emosi saja.

Adanya Perbedaan Prinsip

Setiap orang pasti mempunyai prinsip, tetapi jika antara suami atau istri mempunyai prinsip yang sangat berbeda akan menyebabkan hubungan keluarga menjadi kurang harmonis. Prinsip merupakan pokok dari pemikiran dan perbuatan sehingga prinsip yang berbeda akan sangat berisiko menimbulkan perdebatan atau percekcokan dalam rumah tangga sehingga hubungan keluarga yang tadinya harmonis bisa berubah menjadi tidak harmonis.

Baca Juga: Orang Ketiga Dalam Persahabatanmu Akan Merubah Segalanya

Kurangnya Keterbukaan

Dalam keluarga tentunya dibutuhkan sharing dan rasa saling keterbukaan satu sama lainnya. Dengan keterbukaan tentunya setiap masalah yang terjadi di dalam keluarga dapat terselesaikan dengan mudah. Sehingga tidak ada salahnya untuk saling terbuka satu sama lainnya tanpa menutupi sesuatu sehingga keharmonisan di dalam keluarga dapat tercipta.

Membandingkan Pasangan dengan Orang Lain

Jika kita menjalin hubungan suami istri jangan sekali-kali membandingkan pasangan dengan orang lain. Membanding-bandingkan pasangan dengan orang lain akan menimbulkan rasa kekecewaan yang akhirnya bermuara pada sakit hati yang merupakan cirri-ciri cinta mulai pudar sehingga menimbulkan hubungan keluarga tidak harmonis. Pahami pasangan kamu dan berusahalah untuk menghargainya.

Timbulnya Rasa Bosan

Rasa bosan dalam menjalin hubungan dalam keluarga setiap orang pasti pernah mengalaminya. Kebosanan merupakan hal yang wajar dan normal, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Apakah dengan alasan bosan sebuah hubungan rumah tangga harus berkhir? Tentunya tidak.

Walapun terjadi kebosanan rasa cinta tetap masih ada hanya saja tertutup oleh rasa bosan. Tugas kamu dan pasangan adalah bagaimana mensikapi rasa bosan tersebut agar keharmonisan dalam rumah tangga akan tetap terjalin dan lebih baik ada yang mengalah dan mencari cara menenangkan hati dan pikiran salah satunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here