5 Kebiasaan yang Bisa Rusak Kekebalan Tubuh Anda

Gulalives.com, SEMARANG – Ladies, tubuh yang sehat adalah impian tiap orang. Namun terkadang, kebiasaan kita yang justru merusak kesehatan. Seperti menurut Susan Blum, MD, penulis The Immune System Recovery Plan, pendiri dan direktur Blum Center for Health, sangat penting bagi kita untuk menghindari hal-hal yang dapat merusak usus dan sistem pencernaan.

Dilansir Gulalives.com dari Prevention, Sabtu (26/3/2016), hal itu dikarenakan sistem pencernaan yang terganggu akan membahayakan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan. Nah, perlu diketahui ada lima kebiasaan yang dapat merugikan pencernaan sehingga merusak juga kekebalan tubuh Anda.

1. Kecanduan alkohol

Gagal diet _ minum alkoholHobi minuman keras dapat menekan produksi sumsum tulang dari sel-sel darah merah dan putih. Hal ini dapat merugikan sistem kekebalan tubuh Anda. Apa yang harus dilakukan: bukan berarti Anda tidak boleh minum alkohol sesekali. Pada acara-acara khusus seperti ulang tahun, silakan saja asal tidak melebihi dua takaran dalam sehari itu.

2. Sering bepergian

Ilustrasi keluarga liburan
Ilustrasi keluarga liburan

Banyak wanita yang bepergian mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh. Alasan utamanya, mereka sering terkena kuman dan polutan asing yang mungkin ada di pesawat dan di hotel. Selain itu, tidak mendapatkan istirahat yang cukup dan makan jadi tidak teratur. Sehingga, yang dilakukan adalah pertahankan sebanyak mungkin rutinitas selama ada di tempat asing. Pastikan untuk berolahraga selama setidaknya 15 sampai 20 menit sehari.

3. Konsumsi antasida

Source foto : shutterstock
Source foto : shutterstock

Antasida, terutama jenis yang kuat, memiliki efek negatif pada sistem kekebalan tubuh. Blum menjelaskan bahwa beberapa antasida, bersifat menyerap asam. Jenis lain yang lebih kuat yang disebut proton-pump inhibitors (PPI) dapat mengubah pH perut Anda, yang seharusnya sangat asam untuk mensterilkan semua makanan yang Anda makan. Ketika perut tidak bisa mensterilkan makanan dengan benar, tubuh akan mudah infeksi.

Satu studi Mayo Clinic menemukan bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi PPI memiliki lebih sedikit keragaman bakteri usus dan ini meningkatkan risiko penyakit seperti infeksi Clostridium difficile dan pneumonia. Blum memperingatkan agar konsumsi antasida harus berjarak tiga bulan dari konsumsi sebelumnya. Hindari makanan yang yang dapat memicu asam refluks.

4. Konsumsi obat pereda nyeri

meredakan-sakit-kepala-bisa-tanpa-obatSelain antasid, Blum mengatakan bahwa beberapa obat nyeri seperti steroid dan NSAID dapat merusak lapisan usus dan menyebabkan sindrom usus bocor, yang ditandai dengan peningkatan permeabilitas usus. Akibatnya, infeksi dan partikel makanan membuat jalan melalui dinding usus dan masuk ke tubuh Anda.

Alhasil, sistem kekebalan tubuh menurun. Sehingga, cara yang dilakukan adalah jangan menggunakan obat pereda nyeri setiap hari atau secara rutin misalnya beberapa kali seminggu.

5. Sedang mengonsumsi antibiotik

Jangan Sembarangan Konsumsi Antibiotik, Kenali Risikonya
Jangan Sembarangan Konsumsi Antibiotik, Kenali Risikonya

Antibiotik juga dapat berkontribusi melemahkan sistem kekebalan tubuh, kata Shilpi Agarwal, MD, dokter integratif dan holistik obat dokter. Wanita, karena lebih rentan menderita penyakit infeksi, seperti infeksi saluran kemih, yang sering diobati dengan antibiotik, memiliki risiko penurunan sistem imun lebih tinggi.

Antibiotik dapat membunuh bakteri baik di pencernaan. Jika pencernaan tidak sehat maka kekebalan tubuh akan terganggu. Nah, jika Anda sering infeksi.dan menggunakan antibiotik, konsultasilah dengan dokter mengenai alternatif pengobatan yang lain. Misalnya, vitamin C yang berguna menambah keasaman urin, sehingga tidak mudah diserang bakteri. (DP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here