Jangan Terapkan 6 Kebiasaan Salah ini dalam Mendidik Anak

todaysparent.com

Gulalives.co – Anak adalah anugerah Tuhan yang begitu pandai meniru apa pun yang ia lihat. Mereka belum bisa berpikir dengan matang, dan akan menerima mentah-mentah apa pun yang ia terima. Baik melalui mata, telinga, pikiran, hingga hati. Maka, sebagai orangtua kita harus bisa bijak untuk mendidik anak. Jangan sampai terapkan 6 hal ini, karena jelas-jelas salah, dan akan memberikan pengaruh buruk untuk buah hati kita.

Related image
domesticshelters.org

Bertengkar di Depan Anak

Bijak dalam mengendalikan emosi atau beradu opini adalah hal baik pertama. Jangan pernah melakukan pertengkaran di depan anak. Apalagi jika kamu dan pasangan saling mengumpat satu sama lain.

Karena, hal ini dapat memicu trauma serta efek negatif dalam diri buah hati kalian. Kebiasaan tersebut seakan mengajarkan pada anak, bahwa perselisihan adalah solusi yang tepat untuk segala permasalahan.

Melampiaskan Stres Lewat Perilaku Negatif

Jika mengalami hari yang buruk di tempat kerja, jangan sampai kamu bawa ke rumah. Karena, hal ini hanya akan berpotensi untuk kamu dan pasangan menjadi berperilaku negatif di depan anak-anak.

Maka, cobalah untuk temukan pilihan yang sehat, agar kamu dapat menghilangkan stres atau memulihkan energi. Olahraga, meditasi, atau melakukan hobi santai yang melibatkan seluruh keluarga bisa menjadi salah satu pilihan.

Membanding-bandingkan Anak

Kebiasaan membanding-bandingkan anak kamu dengan saudaranya, atau anak tetangga yang lebih baik dan pintar, bukanlah cara yang baik untuk menumbuhkan motivasi pada anak. Apalagi jika kamu dan suami memberikan target terlalu tinggi pada anak, hal ini pada akhirnya hanya akan membuat anak merasa tertekan.

Lebih baik belajar untuk memberikan pujian pada anak, saat ia berperilaku baik dan sudah berusaha keras. Karena, dengan begitu, bisa saja bakatnya akan muncul dengan sendirinya. Ingat, kemampuan seseorang berbeda-beda, sekalipun dilahirkan dari orangtua yang sama.

Baca Juga: 5 Ciri-ciri Orangtua Pilih Kasih pada Anak

Menjadikan Materi sebagai Tolak Ukur Kebahagiaan

Banyak hal di dunia ini yang bisa menjadi sumber kebahagiaan. Maka, tak ada salahnya sesekali ajak anakmu untuk mengenal dunia luar, sekadar mengagumi keindahan alam ciptaan Tuhan, atau dengan melibatkan anak pada kegiatan kemanusiaan. Jangan hanya mengenalkan anak pada aktivitas belanja, perawatan diri, dan semua aktivitas yang berhubungan dengan uang.

Sibuk dengan Gadget

Sebagai orangtua, kita kerap melarang anak menggunakan gadget, tapi tanpa memberikan contoh. Jelas, ini adalah hal yang salah besar. Seharusnya, saat kamu memberikan peraturan tentang batas waktu penggunaan smartphone dan perangkat elektronik lainnya, kamu dan pasangan sebagai orangtua juga harus menaatinya. Jauhkan gadget saat keluarga sedang berkumpul, seperti saat makan, ibadah, pun kegiatan lainnya.

Sibuk dengan Penampilan Sendiri

Kamu terbiasa mengeluhkan penampilan fisik? Maka, kamu harus sadar jika kebiasaan ini bisa memengaruhi pola pikir anak tentang penerimaan diri, untuk mencintai dirinya sendiri. Anak-anak akan ikut berpikir bahwa mereka tidak sempurna.

Related image
wass.edu.vn

Maka, akan jauh lebih baik jika kamu mengajarkan anak untuk bersyukur dan mencintai dirinya sendiri, tentunya tanpa berlebihan, ya. Sehingga nantinya ia akan bisa menghargai orang lain, bukan berdasarkan penampilan fisik semata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here