Hati-hati, Kebiasaan Buruk Ini Sebabkan Kanker!

intisari.grid.id

Gulalives.co – Kanker menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya sel secara tidak terkendali ini dapat merusak sel-sel sehat di dalam tubuh. Jika sel kanker sudah ganas, maka akan sulit disembuhkan.

Sebagian besar kasus kanker berakhir dengan kematian. Hal ini yang menyebabkan kanker sangat ditakuti semua orang. Kanker dapat disebabkan oleh berbagai hal, beberapa di antaranya faktor keturunan, lingkungan, dan gaya hidup. Berikut kebiasaan buruk yang bisa sebabkan kanker.

Menggunakan Penyegar Udara

Related image
plimbi.com

Produk penyegar udara yang kerap kamu gunakan tidak meningkatkan kualitas udara dengan cara apapun. Penyegar udara hanya menutupi bau yang tak sedap. Namun memberimu sanitasi yang salah. Penyegar udara atau pengharum ruangan mengandung zat berbahaya yang sebabkan kanker, yang masuk melalui hidung saat kamu menyemprotkannya.

Minum dari Botol Plastik

Image result for Minum dari Botol Plastik
lifestyle.okezone.com

Kebiasaan yang bisa sebabkan kanker ini secara tidak sadar sering sekali kita lakukan. Paparan Bisphenol A (BPA) dapat meningkatkan risiko kanker terkait hormon seperti kanker payudara dan ovarium. BPA adalah produk umum dalam botol dan wadah air plastik. BPA adalah xenoestrogen atau senyawa kimia yang dapat meniru estrogen.

Karena susunannya cukup dekat dengan estrogen, ia dapat mengganggu keseimbangan hormonal dalam tubuh dan menyebabkan inisiasi pembentukan kanker. Bukti ilmiah menghubungkan paparan rutin kami dengan BPA ke berbagai penyakit, termasuk kanker payudara, kanker prostat, penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Menggunakan Lilin

Image result for Lilin parafin
seputarinfo888.blogspot.com

Siapa sangka jika lilin juga bisa sebabkan kanker? Sebuah studi mengatakan bahwa asap yang dilepaskan dari lilin parafin mengandung karsinogen dan komponen bahan bakar fosil lainnya. Lilin yang mengandung parafin dapat menyebabkan kematian jika kamu menggunakannya setiap hari. Sebagai gantinya, bakar lilin yang berasal dari lilin lebah murni, karena tidak akan merusak tubuh.

Menggunakan Kosmetik

Image result for Kosmetik
gitzmedia.co

Kosmetik digunakan untuk menunjang penampilan agar lebih terlihat cantik dan menawan. Namun, bahan kimia tertentu dalam kosmetik dapat mengendap di tubuh bahkan setelah dibersihkan. Pewangi yang digunakan dalam produk kosmetik dicurigai menjadi salah satu penyebab kanker. Pilih kosmetik organik untuk mengurangi risiko kanker kulit.

Penggunaan Bedak Tabur Dekat Vagina

Related image
style.tribunnews.com

Kemudian, kebiasaan menaburkan bedak, seperti bedak bayi, dekat vagina juga berisiko memicu kanker. Menurut seorang ahli, bedak tabur telah terbukti meningkatkan risiko kanker endometrium pada perempuan karena partikel dari bedak untuk berjalan melalui vagina dan ke dalam ovarium, menyebabkan peradangan.

Baca Juga: Bedak Bayi Ternyata Bisa Mengatasi Beberapa Permasalahan Ini, Loh!

Terlalu Banyak Duduk

Image result for wanita yang terlalu lama duduk
skanaa.com

Perempuan terlalu banyak duduk berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan jenis kanker tertentu, termasuk kanker kolon, kanker endometrium, dan kanker paru-paru. Peneliti dari American Cancer Society menemukan perempuan yang menghabiskan waktu luang dengan duduk berada pada risiko lebih tinggi terkena kanker myeloma, payudara, dan ovarium.

Untuk mengatasinya, cobalah perbanyak bergerak. Jadwalkan setidaknya 30 menit berjalan kaki selama lima hari dalam seminggu. Orang dewasa dengan peningkatan aktivitas fisik mereka dapat mengurangi risiko terkena kanker usus hingga 40 persen, dibandingkan dengan mereka yang tidak aktif.

Kurang Mengonsumsi Makanan Berserat

Image result for makanan berserat
hellosehat.com

Kurang makanan berserat menyebabkan sembelit dan kondisi ini tidak bisa dianggap remeh. Sebab, terlalu lama menyimpan sampah di dalam usus bisa memicu terjadinya kanker kolon atau usus besar. Kanker kolon bisa terjadi dikarenakan bakteri pembusuk di usus yang bekerja dalam proses pembusukan makanan akan merusak sel usus besar ketika terlalu lama di dalam organ tersebut.

Hal itu mulanya akan menyebabkan timbulnya polip pada usus besar. Polip yang semakin besar dan semakin banyak bisa menjadi kanker. Oleh karena itu, mulailah banyak makan makanan berserat tinggi seperti sayuran dan buah-buahan. Selain itu, bila mulai mengalami sembelit, segeralah berobat agar tidak terlalu lama menyimpan kotoran di dalam usus.

Makan Makanan Gosong

Related image
budaya-indonesia.org

Makanan gosong atau makanan yang dibakar seperti sate, ayam bakar dan yang lainnya, berisiko bisa sebabkan kanker. Meski bagian gosong memberikan rasa berasap yang khas, makanan tersebut dapat meningkatkan risiko kanker perut, usus besar dan pankreas. Mulai sekarang kurangi mengonsumsi makanan yang dibakar, ya.

Melakukan Diet Soda

Related image
school-bites.com

Diet soda mengandung pemanis buatan yang telah dikaitkan dengan peningkatan kasus kanker pankreas dan jenis kanker lainnya. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa diet soda juga menyebabkan kanker kandung kemih dan tumor otak.

Memakai Sunscreen

Related image
abdielfigueira.com.br

Untuk mencegah kanker kulit dan kerusakan kulit lainnya, kebanyakan orang menggunakan sunscreen tabir surya. Tapi kamu akan terkejut mengetahui bahwa tabir surya mengandung bahan yang disebut seng oksida. Bahan ini diketahui menghasilkan radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan DNA dan memicu pertumbuhan kanker.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here